Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.630.000
Beli Rp2.525.000
IHSG 5.916,070
LQ45 584,483
Srikehati 289,903
JII 349,817
USD/IDR 17.994

Dana Asing Kabur Rp 23 Triliun, IHSG Anjlok 14% Sepanjang Maret

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Selasa, 07 April 2026 | 09:27 WIB
Dana Asing Kabur Rp 23 Triliun, IHSG Anjlok 14% Sepanjang Maret
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi [Suara.com/Rina A]
baca 10 detik
  • Asing Net Sell Rp 23,34 Triliun. Terjadi pembalikan drastis dari net buy di Februari, dipicu ketidakpastian global. 
  • IHSG turun 14,42 persen secara bulanan, sementara yield SBN naik mencerminkan peningkatan risiko. 
  • Kinerja reksa dana tetap stabil dengan net subscription Rp 29,12 triliun, menunjukkan kepercayaan lokal masih kuat. 

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan banyak investor asing membawa kabur dananya dari pasar modal Indonesia. Hal ini seiring dengan kondisi geopolitik di Timur Tengah.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, mengatakan dengan kondisi itu membuat banyak investor asing jual saham RI secara massal.

"Investor asing membukukan net sell sebesar Rp 23,34 triliun di pasar saham pada Maret 2026. Angka tersebut berbalik tajam dibandingkan Februari 2026 yang masih mencatat net buy Rp 0,36 triliun. Lonjakan aksi jual ini dipicu transaksi di pasar negosiasi pada sejumlah saham emiten," ujarnya saat konferensi pers RDK Bulanan di kutip dari Youtube OJK, Selasa (6/3/2026).

Dia mengatakan tekanan tersebut turut menyeret Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang ditutup di level 7.048,22 pada akhir Maret 2026. Secara bulanan, IHSG terkoreksi 14,42 persen, sementara secara tahun berjalan melemah 18,49 persen.

Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (27/1/2026). [Suara.com/Rina]
Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (27/1/2026). [Suara.com/Rina]

Menurut Hasan, meningkatnya volatilitas pasar dipengaruhi oleh ketegangan geopolitik yang masih berlangsung di kawasan Timur Tengah, sehingga mendorong pelaku pasar cenderung mengambil sikap wait and see.

Dari sisi aktivitas perdagangan, Rata-rata Nilai Transaksi Harian (RNTH) tercatat sebesar Rp 20,66 triliun, turun dibandingkan Februari 2026 yang mencapai Rp 25,62 triliun.

Meski demikian, likuiditas pasar dinilai masih terjaga dengan rata-rata bid-ask spread sebesar 1,55 kali.

Sementara itu, tekanan juga terjadi di pasar obligasi. Indonesia Composite Bond Index (ICBI) ditutup di level 433,16, terkoreksi 2,03 persen secara bulanan dan 1,74 persen secara tahun berjalan.

Kenaikan yield Surat Berharga Negara (SBN) rata-rata sebesar 44,47 basis poin secara bulanan dan 54,51 basis poin secara tahun berjalan mencerminkan meningkatnya persepsi risiko investor.

baca juga

Di pasar SBN, investor asing mencatatkan kasi jual Rp 21,80 triliun secara bulanan, sehingga total net sell sepanjang tahun berjalan mencapai Rp 25,09 triliun. Sebaliknya, di pasar obligasi korporasi, investor masih mencatat aksi beli Rp 0,92 triliun secara bulanan.

Di tengah tekanan pasar, kinerja industri pengelolaan investasi relatif lebih stabil. Nilai dana kelolaan atau Asset Under Management (AUM) tercatat sebesar Rp 1.084,10 triliun, turun 1,62 persen secara bulanan, namun masih tumbuh 3,97 persen secara tahun berjalan.

Adapun Nilai Aktiva Bersih (NAB) reksa dana tercatat sebesar Rp 695,71 triliun, terkoreksi 2,51 persen secara bulanan, tetapi tetap mencatatkan pertumbuhan 3,02 persen secara tahun berjalan.

Hasan menambahkan, kinerja reksa dana yang masih terjaga didukung oleh tingginya minat investor, tercermin dari net subscription sebesar Rp 29,12 triliun sepanjang tahun berjalan.

"Hal ini menunjukkan kepercayaan investor domestik masih cukup kuat di tengah dinamika pasar global," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Mulai Gaspol, Dibuka Menguat ke Level 7.001

IHSG Mulai Gaspol, Dibuka Menguat ke Level 7.001

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 09:15 WIB

IHSG Anjlok di Bawah Level 7.000, Mampukah Rebound Hari Ini?

IHSG Anjlok di Bawah Level 7.000, Mampukah Rebound Hari Ini?

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 08:12 WIB

Ada Harapan Perang AS-Iran Usai, Wall Street Langsung Ngegas

Ada Harapan Perang AS-Iran Usai, Wall Street Langsung Ngegas

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 08:06 WIB

Terkini

Presiden RI dan PM Singapura Tegaskan Kesepakatan Perihal Selat Malaka

Presiden RI dan PM Singapura Tegaskan Kesepakatan Perihal Selat Malaka

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 22:44 WIB

Mulai Juli 2026, Pemutihan Data SLIK Wajib Selesai dalam 3 Hari Kerja

Mulai Juli 2026, Pemutihan Data SLIK Wajib Selesai dalam 3 Hari Kerja

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 21:57 WIB

Sudah Dapat 4 Juta Ha Lahan, Agrinas Akan Buka 400.000 Ha Kebun Sawit Baru

Sudah Dapat 4 Juta Ha Lahan, Agrinas Akan Buka 400.000 Ha Kebun Sawit Baru

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 21:06 WIB

Penyeragaman Kemasan Rokok Akan Picu Masalah-masalah Baru

Penyeragaman Kemasan Rokok Akan Picu Masalah-masalah Baru

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 20:57 WIB

Agrinas Palma Buka 20.000 Lowongan Pekerjaan di Perkebunan Sawit Hasil Sitaan Satgas PKH

Agrinas Palma Buka 20.000 Lowongan Pekerjaan di Perkebunan Sawit Hasil Sitaan Satgas PKH

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 20:34 WIB

Riwayat Pinjol Kecil 'Dihapus' dari SLIK OJK, Ajukan KPR Kini Bisa Lebih Mudah

Riwayat Pinjol Kecil 'Dihapus' dari SLIK OJK, Ajukan KPR Kini Bisa Lebih Mudah

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 20:10 WIB

Ekonomi Kreatif Disiapkan Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Jakarta, OJK Perkuat Akses Pembiayaan

Ekonomi Kreatif Disiapkan Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Jakarta, OJK Perkuat Akses Pembiayaan

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 19:50 WIB

Utang di Bawah Rp1 Juta Tidak Masuk SLIK OJK, Ini Penjelasan Lengkapnya

Utang di Bawah Rp1 Juta Tidak Masuk SLIK OJK, Ini Penjelasan Lengkapnya

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 19:37 WIB

Lagi-lagi SLIK Biang Masalah, Bikin Susah MBR Punya Rumah Murah

Lagi-lagi SLIK Biang Masalah, Bikin Susah MBR Punya Rumah Murah

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 19:32 WIB

Terungkap! Masifnya Aliran Dana Investasi Kripto RI Rata-rata Hasil Penipuan

Terungkap! Masifnya Aliran Dana Investasi Kripto RI Rata-rata Hasil Penipuan

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 19:26 WIB

×