Nego Buntu, Trump Ancam Serang Wilayah Sipil Iran Jika Selat Hormuz Tetap Tutup

M Nurhadi

Selasa, 07 April 2026 | 12:32 WIB
Nego Buntu, Trump Ancam Serang Wilayah Sipil Iran Jika Selat Hormuz Tetap Tutup
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, melontarkan pernyataan kontroversial terkait rakyat Iran dalam acara penggalangan dana Partai Republik di Washington, 25 Maret 2026. [Tangkap layar X]
baca 10 detik
  • Amerika Serikat, Iran, dan mediator internasional sedang melakukan negosiasi gencatan senjata selama 45 hari untuk mencegah eskalasi konflik.
  • Presiden Donald Trump menetapkan tenggat waktu hingga Selasa malam dan mengancam akan melancarkan serangan besar jika kesepakatan gagal.
  • Negosiasi dua tahap diupayakan mencakup pembatasan stok uranium Iran serta pemulihan jalur pelayaran laut di Selat Hormuz.

Suara.com - Ketegangan di Timur Tengah mencapai titik nadir saat Amerika Serikat, Iran, dan sejumlah mediator internasional berpacu dengan waktu dalam negosiasi gencatan senjata 45 hari.

Upaya diplomasi ini dipandang sebagai kesempatan terakhir untuk menghentikan peperangan secara permanen sebelum eskalasi militer yang lebih merusak terjadi.

Mengutip laporan Axios dan Anadolu Agency pada Senin (6/4/2026), peluang untuk mencapai kesepakatan dalam waktu dekat dinilai masih sangat tipis.

Ironisnya, di tengah proses yang sensitif ini, Gedung Putih dilaporkan mulai mengambil langkah mandiri tanpa mengoordinasikan rencana militer mereka di kawasan tersebut dengan sekutu utamanya, Israel.

Presiden AS Donald Trump menunjukkan sikap keras dengan menetapkan tenggat waktu baru. Setelah sebelumnya memberikan waktu 10 hari, Trump memperpanjang batas waktu tersebut selama 20 jam, yang berarti jatuh pada Selasa pukul 20.00 waktu setempat.

Dalam wawancara dengan Axios, Trump menegaskan bahwa meski pintu dialog masih terbuka, ia tidak segan untuk mengambil tindakan ekstrem.

"Peluangnya cukup besar, tetapi jika kesepakatan gagal, saya akan menghancurkan segalanya di sana," ancam Trump.

Pesan ancaman yang lebih spesifik bahkan dilontarkan Trump melalui media sosial. Ia memperingatkan bahwa hari Selasa akan menjadi momen serangan besar-besaran yang menyasar objek vital sipil seperti jembatan dan pembangkit listrik di seluruh Iran secara serentak.

Ia menggambarkan konsekuensi bagi para pemimpin Teheran akan terasa seperti "hidup di dalam neraka" jika Selat Hormuz tidak segera dibuka kembali.

baca juga

Peta Jalan Gencatan Senjata Dua Tahap

Negosiasi yang difasilitasi oleh Pakistan, Mesir, dan Turki ini mengusulkan skema dua tahap:

Tahap Pertama: Gencatan senjata selama 45 hari untuk mendinginkan suasana dan memberi ruang bagi dialog teknis.

Tahap Kedua: Pencapaian kesepakatan permanen yang mengatur pembatasan stok uranium Iran serta pemulihan lalu lintas laut di Selat Hormuz.

Sebagai imbalan, para mediator kini tengah mengupayakan jaminan tertulis dari pihak Amerika Serikat agar gencatan senjata tersebut dipatuhi sepenuhnya tanpa ada pengkhianatan di tengah jalan.

Di pihak lain, Pemerintah Iran menghadapi dilema internal yang berat. Dilaporkan bahwa beberapa pejabat Teheran telah menerima teguran keras karena dianggap terlalu terbuka dalam membicarakan opsi konsesi dengan pihak Barat.

Meski begitu, Iran secara tegas menyatakan kesiapannya untuk melakukan serangan balasan ke wilayah Israel dan negara-negara Teluk jika kedaulatan mereka dilanggar.

Sumber internal menyebutkan bahwa rencana serangan gabungan AS-Israel terhadap fasilitas energi Iran sebenarnya sudah dalam posisi siap tempur.

Namun, pemberian tambahan waktu hingga Selasa malam merupakan upaya terakhir untuk melihat apakah jalur diplomasi melalui Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi dan utusan AS Steve Witkoff masih bisa membuahkan hasil.

Meskipun retorika perang terus menguat, Trump sempat memberikan pernyataan yang sedikit optimis kepada Fox News.

Ia meyakini bahwa kesepakatan besar dengan Iran masih mungkin terwujud paling lambat pada pekan ini, meski dunia kini tengah menahan napas menanti apa yang akan terjadi pada Selasa malam nanti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AS - Israel Mau Bikin Iran Mandul Nuklir

AS - Israel Mau Bikin Iran Mandul Nuklir

News | Selasa, 07 April 2026 | 12:24 WIB

Donald Trump Ancam Penjarakan Wartawan Buntut Bocornya Data Rahasia Pilot Militer AS Jatuh di Iran

Donald Trump Ancam Penjarakan Wartawan Buntut Bocornya Data Rahasia Pilot Militer AS Jatuh di Iran

News | Selasa, 07 April 2026 | 11:55 WIB

Dokumen Ini Bongkar Nafsu Donald Trump Caplok Kanada hingga Sindir Raja Charles III

Dokumen Ini Bongkar Nafsu Donald Trump Caplok Kanada hingga Sindir Raja Charles III

News | Selasa, 07 April 2026 | 11:53 WIB

PBB Peringatkan Donald Trump yang Ancam Bom Fasilitas Sipil Iran

PBB Peringatkan Donald Trump yang Ancam Bom Fasilitas Sipil Iran

News | Selasa, 07 April 2026 | 11:48 WIB

Iran Ejek Ultimatum Gila Trump yang Ingin Hancurkan Jembatan dan Pembangkit Listrik Dalam 4 Jam

Iran Ejek Ultimatum Gila Trump yang Ingin Hancurkan Jembatan dan Pembangkit Listrik Dalam 4 Jam

News | Selasa, 07 April 2026 | 11:38 WIB

Viral! Wanita Israel Terhempas Ledakan Rudal, Ajaib Masih Bisa Bangkit dan Berjalan

Viral! Wanita Israel Terhempas Ledakan Rudal, Ajaib Masih Bisa Bangkit dan Berjalan

News | Selasa, 07 April 2026 | 11:34 WIB

Terkini

10 Tahun Debut Solo! Yesung Super Junior Bahas Perpisahan di Lagu Pedazos

10 Tahun Debut Solo! Yesung Super Junior Bahas Perpisahan di Lagu Pedazos

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:24 WIB

Tanggapi Temuan MK soal Ijazah Gibran, Deddy Sitorus: Sejak Awal Tak Penuhi Syarat

Tanggapi Temuan MK soal Ijazah Gibran, Deddy Sitorus: Sejak Awal Tak Penuhi Syarat

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:20 WIB

WhatsApp Siapkan Fitur Baru Sembunyikan Chat dari Perangkat Terhubung

WhatsApp Siapkan Fitur Baru Sembunyikan Chat dari Perangkat Terhubung

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Warga Kembali Temukan 2 Mortir Saat Mencari Tiram di Krueng Aceh

Warga Kembali Temukan 2 Mortir Saat Mencari Tiram di Krueng Aceh

Sumut | Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:16 WIB

Kasus Perundungan di Pemalang, KemenPPPA Ingatkan Anak Terduga Pelaku Tetap Harus Dilindungi

Kasus Perundungan di Pemalang, KemenPPPA Ingatkan Anak Terduga Pelaku Tetap Harus Dilindungi

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Tak Perlu Mahal, 6 HP Rp2 Jutaan Ini Sudah Dibekali Fitur NFC

Tak Perlu Mahal, 6 HP Rp2 Jutaan Ini Sudah Dibekali Fitur NFC

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Perbedaan Maskara Dazzle Me Lock & Pop Kemasan Hijau, Pink, dan Hitam

Perbedaan Maskara Dazzle Me Lock & Pop Kemasan Hijau, Pink, dan Hitam

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:12 WIB

Motul Perkuat Kemitraan Teknis dengan McLaren Racing

Motul Perkuat Kemitraan Teknis dengan McLaren Racing

Otomotif | Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:08 WIB

Nikahi Kakak Beradik, Jang Dong Yoon dan Lee You Jin Jadi Saudara Ipar

Nikahi Kakak Beradik, Jang Dong Yoon dan Lee You Jin Jadi Saudara Ipar

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:08 WIB

Buat Stabilisasi Rupiah, Cadangan Devisa Susut Jadi USD146,3 Miliar

Buat Stabilisasi Rupiah, Cadangan Devisa Susut Jadi USD146,3 Miliar

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:05 WIB

×