- Hingga Februari 2026, Bank Mandiri menyalurkan kredit infrastruktur senilai Rp491,63 triliun untuk mendukung pembangunan nasional di seluruh Indonesia.
- Penyaluran kredit tersebut mengalami pertumbuhan sebesar 30,8 persen secara tahunan untuk membiayai berbagai subsektor strategis dan produktif.
- Direktur Utama Riduan menyatakan pembiayaan ini bertujuan meningkatkan konektivitas, daya saing ekonomi, serta pemerataan kesejahteraan bagi masyarakat.
Selain itu, pembiayaan pada pembangunan jalan meningkat 11,08 persen menjadi Rp54,84 triliun, sedangkan subsektor telematika tumbuh 12,61 persen menjadi Rp44,34 triliun.
Ke depan, Bank Mandiri optimistis prospek sektor infrastruktur tetap positif seiring berlanjutnya Proyek Strategis Nasional yang menopang pertumbuhan ekonomi.
Sebagai bagian dari ekosistem Danantara, Bank Mandiri akan terus memperkuat perannya melalui berbagai solusi pembiayaan, termasuk skema sindikasi dan pembiayaan berkelanjutan.
“Kami ingin terus menjadi bagian dari perjalanan Indonesia menuju kesejahteraan yang merata. Dengan jaringan, pengalaman, dan kapabilitas pembiayaan yang solid, Bank Mandiri siap menghadirkan solusi finansial yang adaptif dan berkelanjutan,” tutup Riduan.