Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.778.000
Beli Rp2.653.000
IHSG 6.162,045
LQ45 620,444
Srikehati 309,367
JII 386,908
USD/IDR 17.712

Berapa Tarif yang Dikenakan Iran untuk Lewati Selat Hormuz?

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 09 April 2026 | 12:03 WIB
Berapa Tarif yang Dikenakan Iran untuk Lewati Selat Hormuz?
ran dan Oman dilaporkan berencana memungut biaya transit bagi setiap kapal yang melintasi Selat Hormuz selama masa gencatan senjata dua pekan dengan Amerika Serikat (AS). Foto Gemini AI.
  • Iran-Oman pungut biaya transit Selat Hormuz untuk dana rekonstruksi pasca-perang.
  • Gencatan senjata AS-Iran buka kembali jalur minyak global dengan syarat komersial.
  • Donald Trump sebut proposal 10 poin Iran jadi kunci perdamaian di Selat Hormuz.

Suara.com - Iran dan Oman dilaporkan berencana memungut biaya transit bagi setiap kapal yang melintasi Selat Hormuz selama masa gencatan senjata dua pekan dengan Amerika Serikat (AS).

Melansir laporan Kantor Berita Tasnim yang dikutip CNN, Kamis (9/4/2026), dana hasil pungutan tersebut nantinya akan dialokasikan khusus untuk biaya rekonstruksi pasca-konflik. Langkah ini menandai babak baru dalam pengelolaan jalur distribusi energi paling vital di dunia tersebut.

Selama ini, Selat Hormuz yang memiliki lebar 34 kilometer dianggap sebagai jalur air internasional bebas hambatan, meski secara geografis berada di perairan teritorial Oman dan Iran. Namun, eskalasi militer sejak serangan Israel yang didukung AS pada 28 Februari lalu telah mengubah peta kekuatan di wilayah tersebut.

"Kami sedang menyusun protokol dengan Oman terkait hal ini," ujar Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Kazem Gharibabadi. Ia menegaskan bahwa langkah ini bukan untuk membatasi pergerakan logistik, melainkan untuk memfasilitasi transit yang lebih aman di bawah pengawasan mereka.

Rencana ini muncul tepat saat AS dan Iran menyepakati gencatan senjata selama 40 hari untuk mengakhiri konflik berdarah. Presiden AS Donald Trump menyebut proposal 10 poin dari Iran sebagai "dasar yang layak" untuk negosiasi lebih lanjut yang akan digelar di Islamabad, Jumat (10/4/2026).

Berdasarkan data pelacakan maritim, sejak perang meletus volume pengiriman turun drastis hingga tersisa 5%, harga minyak global melonjak tajam akibat penutupan jalur, Iran dilaporkan sempat memungut biaya hingga US$2 juta per kapal secara informal.

Besaran biaya transit yang akan diberlakukan secara resmi ini kabarnya akan bervariasi, tergantung pada jenis kapal muatan dan nilai komoditas yang dibawa dan protokol keamanan tambahan yang diterapkan selama masa transisi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran Mengamuk Siap Hukum Israel yang Nekat Bombardir Lebanon Saat Gencatan Senjata

Iran Mengamuk Siap Hukum Israel yang Nekat Bombardir Lebanon Saat Gencatan Senjata

News | Kamis, 09 April 2026 | 11:25 WIB

Iran Bocorkan Rute Alternatif Selat Hormuz Anti Ranjau Laut

Iran Bocorkan Rute Alternatif Selat Hormuz Anti Ranjau Laut

News | Kamis, 09 April 2026 | 10:52 WIB

Selat Hormuz vs Malaka: Mana yang Lebih Penting untuk Ekonomi Dunia?

Selat Hormuz vs Malaka: Mana yang Lebih Penting untuk Ekonomi Dunia?

News | Kamis, 09 April 2026 | 10:45 WIB

Terkini

Awas Aksi Jual Asing! Saham Perbankan Jadi Sasaran Empuk Profit Taking

Awas Aksi Jual Asing! Saham Perbankan Jadi Sasaran Empuk Profit Taking

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 18:01 WIB

Ekonom Ramal Rupiah Susah Turun ke Level Rp 16.000/USD

Ekonom Ramal Rupiah Susah Turun ke Level Rp 16.000/USD

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:46 WIB

Bos GoTo Lapor ke Seskab Teddy, Telah Turunkan Potongan Komisi Ojol 8%

Bos GoTo Lapor ke Seskab Teddy, Telah Turunkan Potongan Komisi Ojol 8%

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:39 WIB

Prabowo Diminta Evaluasi PLN Imbas Insiden Blackout Sumatra: Rakyat Rugi Besar!

Prabowo Diminta Evaluasi PLN Imbas Insiden Blackout Sumatra: Rakyat Rugi Besar!

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:35 WIB

Tekanan Ekonomi Bikin Investor RI Mulai Lirik Aset Kripto dan Emas Digital

Tekanan Ekonomi Bikin Investor RI Mulai Lirik Aset Kripto dan Emas Digital

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:28 WIB

Begini Kondisi Listrik di Sumatra, Masih Banyak yang Padam?

Begini Kondisi Listrik di Sumatra, Masih Banyak yang Padam?

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:16 WIB

OJK Lihat Bisnis BPD Masih Baik-baik Saja

OJK Lihat Bisnis BPD Masih Baik-baik Saja

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:05 WIB

Harga Minyak DIproyeksi Bergejolak dalam 60 Hari ke Depan Usai Sanksi Iran Dicabut

Harga Minyak DIproyeksi Bergejolak dalam 60 Hari ke Depan Usai Sanksi Iran Dicabut

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 16:57 WIB

Bantah Krisis 1998 Terulang, Purbaya: Saya Pinteran Dikit dari IMF

Bantah Krisis 1998 Terulang, Purbaya: Saya Pinteran Dikit dari IMF

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 16:24 WIB

NCKL Siapkan Rp1 Triliun untuk Buyback Saham, Cek Jadwalnya

NCKL Siapkan Rp1 Triliun untuk Buyback Saham, Cek Jadwalnya

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:55 WIB