Iran Bocorkan Rute Alternatif Selat Hormuz Anti Ranjau Laut

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 09 April 2026 | 10:52 WIB
Iran Bocorkan Rute Alternatif Selat Hormuz Anti Ranjau Laut
Selat Hormuz (Google)
baca 10 detik
  • Iran membuka rute alternatif Selat Hormuz demi menghindari risiko ranjau laut selama masa gencatan.

  • Donald Trump menunda serangan militer ke Iran setelah ada kesepakatan pembukaan akses Selat Hormuz.

  • Gencatan senjata dua pekan ini merupakan hasil mediasi pemimpin Pakistan antara Iran dan AS.

Suara.com - Otoritas Iran secara resmi memperkenalkan jalur pelayaran baru bagi seluruh kapal yang hendak melewati kawasan Selat Hormuz.

Langkah strategis ini diambil sebagai respons atas kekhawatiran terhadap keberadaan ranjau laut di area utama perairan tersebut.

Dikutip dari Times Of Israel, kebijakan pembukaan akses ini menyusul tercapainya kesepakatan damai sementara yang berlaku selama kurun waktu dua pekan.

Iran berkomitmen memberikan jaminan keamanan bagi lalu lintas komoditas energi dunia yang sempat terhambat akibat ketegangan militer.

Keputusan krusial ini diambil guna memastikan stabilitas ekonomi global tetap terjaga di tengah situasi geopolitik yang fluktuatif.

Pihak Garda Revolusi Iran menegaskan bahwa perubahan jalur ini merupakan upaya preventif demi keselamatan seluruh awak kapal.

Instruksi mengenai koordinat masuk dan keluar jalur alternatif tersebut telah disebarkan secara luas kepada operator pelayaran internasional.

Langkah ini dianggap sangat penting untuk meminimalisir potensi kecelakaan fatal akibat sisa-sisa alat peledak di dasar laut.

"Semua kapal yang bermaksud melintasi Selat Hormuz dengan ini diberitahu bahwa untuk mematuhi prinsip-prinsip keselamatan maritim dan untuk terlindungi dari kemungkinan tabrakan dengan ranjau laut... mereka harus mengambil rute alternatif untuk lalu lintas di Selat Hormuz," kata Garda Revolusi Iran dalam sebuah pernyataan yang dikutip oleh media lokal.

baca juga

Dokumen teknis mengenai rute navigasi terbaru tersebut telah disiapkan untuk memandu kapal tanker agar tetap berada di jalur aman.

Momentum pembukaan jalur vital ini merupakan hasil diplomasi intensif antara pihak Amerika Serikat dan pemerintahan Iran.

Proses deeskalasi konflik ini berawal dari pengumuman yang disampaikan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, melalui saluran komunikasi resmi.

Donald Trump memberikan lampu hijau untuk menghentikan rencana serangan militer berskala besar ke wilayah kedaulatan Iran.

Namun, penundaan aksi destruktif tersebut memiliki syarat yang sangat ketat dan harus dipatuhi secara penuh oleh Teheran.

Persyaratan utama yang diajukan adalah jaminan akses terbuka dan aman bagi seluruh pelayaran di Selat Hormuz tanpa pengecualian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selat Hormuz vs Malaka: Mana yang Lebih Penting untuk Ekonomi Dunia?

Selat Hormuz vs Malaka: Mana yang Lebih Penting untuk Ekonomi Dunia?

News | Kamis, 09 April 2026 | 10:45 WIB

Trump Sebut China Jadi Sosok Penting di Balik Keputusan Iran Setuju Gencatan Senjata

Trump Sebut China Jadi Sosok Penting di Balik Keputusan Iran Setuju Gencatan Senjata

News | Kamis, 09 April 2026 | 10:32 WIB

Apa Itu Amandemen ke-25? Didorong untuk Lengserkan Trump Pasca Kekalahan AS dari Iran

Apa Itu Amandemen ke-25? Didorong untuk Lengserkan Trump Pasca Kekalahan AS dari Iran

News | Kamis, 09 April 2026 | 10:21 WIB

Terkini

Sengketa Lahan SDI Pembangunan Pamulang, Polisi Sebut Kedua Pihak Sepakat Mediasi

Sengketa Lahan SDI Pembangunan Pamulang, Polisi Sebut Kedua Pihak Sepakat Mediasi

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 13:18 WIB

BNI wondrX Gratis, Hadirkan Kesempatan Ikut Lelang Rejeki wondr Setiap Hari

BNI wondrX Gratis, Hadirkan Kesempatan Ikut Lelang Rejeki wondr Setiap Hari

Bisnis | Minggu, 23 Agustus 2026 | 13:14 WIB

Sengketa Lahan SDI Pembangunan Pamulang: Sempat Ricuh, Kini Situasi Kembali Kondusif

Sengketa Lahan SDI Pembangunan Pamulang: Sempat Ricuh, Kini Situasi Kembali Kondusif

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 13:09 WIB

Ulasan Drama Genius Girlfriend: Kisah Pendewasaan dan Persahabatan yang Tulus

Ulasan Drama Genius Girlfriend: Kisah Pendewasaan dan Persahabatan yang Tulus

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 13:00 WIB

Ahli Waris Tagih Ganti Rugi Lahan Stadion Sudiang, Pemprov Sulsel : Sudah Bersertifikat dan Clear

Ahli Waris Tagih Ganti Rugi Lahan Stadion Sudiang, Pemprov Sulsel : Sudah Bersertifikat dan Clear

Sulsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:53 WIB

5 Cara Membaca Jam Analog dengan Mudah, Kenali Ketiga Fungsi Jarum

5 Cara Membaca Jam Analog dengan Mudah, Kenali Ketiga Fungsi Jarum

Tekno | Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:51 WIB

Bye Bekas Jerawat! 4 Night Cream Arbutin Wajah Auto Glowing di Pagi Hari

Bye Bekas Jerawat! 4 Night Cream Arbutin Wajah Auto Glowing di Pagi Hari

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:45 WIB

Pakai Beskap Biru Dongker, Prabowo Jadi Saksi Akad Nikah Sespri Rizky Irmansyah di JCC Senayan

Pakai Beskap Biru Dongker, Prabowo Jadi Saksi Akad Nikah Sespri Rizky Irmansyah di JCC Senayan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:37 WIB

Api di Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Kemenhut Pastikan Kondisi Gajah Sumatra Aman

Api di Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Kemenhut Pastikan Kondisi Gajah Sumatra Aman

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:32 WIB

Review BukuMelihat Diri Sendiri: Belajar Bercermin Sebelum Sibuk Menilai Orang Lain

Review BukuMelihat Diri Sendiri: Belajar Bercermin Sebelum Sibuk Menilai Orang Lain

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:30 WIB

×