Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.760.000
IHSG 7.279,209
LQ45 733,624
Srikehati 347,649
JII 498,161

Banyak Investor Ambil Untung, IHSG Merah Lagi di Sesi I

Achmad Fauzi | Suara.com

Kamis, 09 April 2026 | 12:51 WIB
Banyak Investor Ambil Untung, IHSG Merah Lagi di Sesi I
Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Gedung Bursa Efek Indonesia. [Suara.com/Alfian Winanto]
  • IHSG turun 0,15 persen ke level 7.268 akibat tekanan sentimen global.
  • Konflik Timur Tengah dan kenaikan harga minyak meningkatkan ketidakpastian pasar.
  • World Bank memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi RI menjadi 4,7 persen untuk 2026.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan pelemahan pada sesi I perdagangan Kamis, 9 April 2026.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG tercatat turun 11 poin atau 0,15 persen ke level 7.268.

Pilarmas Investindo Sekuritas dalam risetnya, mengungkapkan, pelemahan ini terjadi seiring meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, terutama setelah adanya serangan baru Israel di Lebanon dan langkah Iran yang masih memblokir Selat Hormuz.

Kondisi ini dinilai menambah ketidakpastian terhadap kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran.

Seorang pejabat senior Iran bahkan menyebut adanya pelanggaran dalam proposal gencatan senjata, menyusul eskalasi terbaru di kawasan tersebut.

Pekerja melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (16/4/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pekerja melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]

Pasar menilai situasi ini menunjukkan rapuhnya kesepakatan damai, sehingga mendorong pelaku pasar untuk lebih berhati-hati.

Di sisi lain, kenaikan harga minyak dunia akibat gangguan distribusi energi global turut memberikan tekanan tambahan terhadap pasar saham.

Dari dalam negeri, sentimen negatif juga datang dari revisi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia oleh World Bank.

Lembaga tersebut menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 4,7 persen pada 2026, dari sebelumnya 4,8 persen.

Penurunan ini dipengaruhi tekanan eksternal, termasuk kenaikan harga minyak global dan meningkatnya sikap hati-hati investor di pasar keuangan internasional.

Adapun untuk rekomendasi saham, riset tersebut merekomendasikan BUY untuk saham HRTA dengan rentang support dan resistance di level 2.450 hingga 2.770.

Trafik Perdagangan

Pada perdagangan Sesi I, sebanyak 15,28 juta saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 8,82 triliun, serta frekuensi sebanyak 1,31 juta kali.

Dalam perdagangan sesi I, sebanyak 292 saham bergerak naik, sedangkan 375 saham mengalami penurunan, dan 291 saham tidak mengalami pergerakan.

Pada perdagangan sesi pertama, sejumlah saham mencatatkan penguatan tertinggi, di antaranya CTTH, HDFA, TRUK, PMUI, dan ROCK.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Terkoreksi Pagi Ini ke Level 7.238, Tapi Diproyeksi Menguat

IHSG Terkoreksi Pagi Ini ke Level 7.238, Tapi Diproyeksi Menguat

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 09:14 WIB

Kejar Target Modal dari Bank Indonesia, CASH Siapkan Rights Issue Rp237,2 Miliar

Kejar Target Modal dari Bank Indonesia, CASH Siapkan Rights Issue Rp237,2 Miliar

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 08:15 WIB

Konflik Iran-AS Mereda, Wall Street Terus Melejit

Konflik Iran-AS Mereda, Wall Street Terus Melejit

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 08:03 WIB

Terkini

Berapa Tarif yang Dikenakan Iran untuk Lewati Selat Hormuz?

Berapa Tarif yang Dikenakan Iran untuk Lewati Selat Hormuz?

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 12:03 WIB

BRI Jadi Merek Paling Bernilai di Indonesia Versi Brand Finance Global 500 2026

BRI Jadi Merek Paling Bernilai di Indonesia Versi Brand Finance Global 500 2026

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 11:56 WIB

Akui Harga Plastik Naik, Industri Mulai Cari Bahan Baku Lain di Luar Timur Tengah

Akui Harga Plastik Naik, Industri Mulai Cari Bahan Baku Lain di Luar Timur Tengah

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 11:24 WIB

Harga Avtur Terbang 70 Persen, Tarif Kargo Udara Ikut Melambung 40 Persen

Harga Avtur Terbang 70 Persen, Tarif Kargo Udara Ikut Melambung 40 Persen

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 11:09 WIB

Permata Bank Bagi Dividen Rp1,226 Triliun hingga Romba Direksi

Permata Bank Bagi Dividen Rp1,226 Triliun hingga Romba Direksi

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 10:57 WIB

Harga Plastik Melonjak, Komisi XII DPR Koordinasi dengan Kemenperin

Harga Plastik Melonjak, Komisi XII DPR Koordinasi dengan Kemenperin

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 10:27 WIB

Harga Pangan Bergerak Liar, Bawang Naik Tajam, Cabai Ambruk

Harga Pangan Bergerak Liar, Bawang Naik Tajam, Cabai Ambruk

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 10:08 WIB

Bahlil Jamin LPG Tak Langka, Stok Sudah di Atas 10 Hari

Bahlil Jamin LPG Tak Langka, Stok Sudah di Atas 10 Hari

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 09:52 WIB

Kurs Rupiah Hari Ini : Melemah ke Rp17.043 per Dolar AS

Kurs Rupiah Hari Ini : Melemah ke Rp17.043 per Dolar AS

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 09:49 WIB

Harga Emas Antam Turun Drastis, Kembali Dibanderol Rp 2,85 Juta/Gram

Harga Emas Antam Turun Drastis, Kembali Dibanderol Rp 2,85 Juta/Gram

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 09:41 WIB