Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Hadapi Musim Kemarau Panjang, Menteri PU Mau Penuhi Isi Bendungan

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 10 April 2026 | 19:46 WIB
Hadapi Musim Kemarau Panjang, Menteri PU Mau Penuhi Isi Bendungan
Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, menegaskan bahwa langkah mitigasi telah digulirkan, dengan fokus utama menjaga ketahanan air nasional. Foto Fakhri-Suara.com
baca 10 detik
  • Pemerintah percepat pengisian penuh bendungan untuk cadangan air pertanian.
  • Hujan buatan difokuskan di hulu bendungan guna menjaga stok air tetap aman.
  • Duet PU-Kementan siapkan pompa air darurat untuk atasi sawah kekeringan.

Suara.com - Pemerintah tak ingin kecolongan menghadapi ancaman fenomena El Nino yang diprediksi bakal memicu cuaca ekstrem dan kemarau panjang. Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, menegaskan bahwa langkah mitigasi telah digulirkan, dengan fokus utama menjaga ketahanan air nasional.

Salah satu strategi "tempur" yang disiapkan adalah memastikan seluruh bendungan di berbagai wilayah Indonesia dalam posisi terisi penuh sebelum kekeringan melanda. Hal ini krusial untuk menjaga napas sektor pertanian agar tetap produktif meski curah hujan minim.

"Kalau soal mitigasi terhadap bencana El Nino, sebenarnya sudah kita mulai. Kementerian PU sudah mulai. Memang sekarang semua bendungan sedang posisi berusaha dibikin penuh," ujar Dody dalam konferensi pers di kantor Kementerian PU, Jakarta Selatan, Jumat (10/4/2026).

Dody menjelaskan bahwa ketersediaan air di bendungan adalah kunci vital. Dalam kondisi optimal, cadangan air yang melimpah diproyeksikan mampu mengairi lahan persawahan hingga periode September sampai Oktober, tanpa harus bergantung pada hujan.

Namun, jika "si jago merah" di langit bersinar lebih lama dari perkiraan, pemerintah sudah menyiapkan kartu as: Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Menariknya, Dody menekankan bahwa modifikasi cuaca tidak dilakukan tepat di atas bendungan untuk menghindari risiko teknis.

"Hulunya dihujani, airnya tetap turun ke bendungan. Kita tidak melakukan operasi modifikasi cuaca di bendungan karena takut meleset. Kalau meleset kita lebih repot lagi. Jadi, lebih baik kita lakukan di hulu," tegasnya.

Tak hanya mengandalkan bendungan raksasa, Kementerian PU juga menyiapkan langkah darurat berupa penyediaan pompa air atau pompa alko berukuran kecil. Langkah ini dilakukan lewat kolaborasi erat dengan Kementerian Pertanian (Kementan) untuk memetakan titik-titik rawan kekeringan.

"Kita berbagi tugas, Kementerian Pertanian di mana, PU di mana. Sehingga kalau sawah itu benar-benar kekeringan, kita pakai pompa," pungkas Dody.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Riset Global Soroti Inovasi Pertanian AI dari Indonesia, Disebut Bisa Pulihkan Tanah Rusak

Riset Global Soroti Inovasi Pertanian AI dari Indonesia, Disebut Bisa Pulihkan Tanah Rusak

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:11 WIB

Kejati Geledah Kantor Kementerian PU, Menteri Dody: 16 Item Disita, Termasuk PC dan Dokumen Audit

Kejati Geledah Kantor Kementerian PU, Menteri Dody: 16 Item Disita, Termasuk PC dan Dokumen Audit

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 17:48 WIB

Efek Domino Plastik yang Menyentuh Semua Sektor, Pertanian Juga Kena lho!

Efek Domino Plastik yang Menyentuh Semua Sektor, Pertanian Juga Kena lho!

Your Say | Kamis, 09 April 2026 | 19:50 WIB

Terkini

Emas di Rumah Jampidsus Lebih Berat dari Emas Monas

Emas di Rumah Jampidsus Lebih Berat dari Emas Monas

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:35 WIB

Kuota Produksi Batubara Akan Ditambah untuk Suap Pembangkit Listrik PLN

Kuota Produksi Batubara Akan Ditambah untuk Suap Pembangkit Listrik PLN

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:05 WIB

OJK: Konsumen Bisa Tuntut Finfluencer Secara Hukum

OJK: Konsumen Bisa Tuntut Finfluencer Secara Hukum

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:01 WIB

Pemerintah Pastikan Tak Ada Tambahan Kuota Produksi Nikel

Pemerintah Pastikan Tak Ada Tambahan Kuota Produksi Nikel

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 20:40 WIB

Belanja Subsidi & Kompensasi Naik 44% ke Rp 233 T, Purbaya Akui Gegara BBM hingga Pelemahan Rupiah

Belanja Subsidi & Kompensasi Naik 44% ke Rp 233 T, Purbaya Akui Gegara BBM hingga Pelemahan Rupiah

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:17 WIB

Purbaya Kenang Tragedi Montara 2009, Janjikan Ganti Rugi ke Warga NTT

Purbaya Kenang Tragedi Montara 2009, Janjikan Ganti Rugi ke Warga NTT

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:14 WIB

Masa Depan Koperasi di Era Digital Kini di Tangan Gen Z

Masa Depan Koperasi di Era Digital Kini di Tangan Gen Z

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:07 WIB

Airlangga Bongkar Proyek Data Center Raksasa, Nvidia hingga Big Tech Masuk RI

Airlangga Bongkar Proyek Data Center Raksasa, Nvidia hingga Big Tech Masuk RI

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:35 WIB

Tiket Indomaret Fun Run 2026 Bisa Dibeli Lewat BRImo, Ada Diskon Rp 25 Ribu

Tiket Indomaret Fun Run 2026 Bisa Dibeli Lewat BRImo, Ada Diskon Rp 25 Ribu

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:02 WIB

Menko Airlangga Minta Dubes Negara Sahabat Kawal Realisasi Investasi Hasil Lawatan Prabowo

Menko Airlangga Minta Dubes Negara Sahabat Kawal Realisasi Investasi Hasil Lawatan Prabowo

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 17:48 WIB

×