Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 15 April 2026 | 19:27 WIB
Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan
Ilustrasi Program Gentengisasi. [Ist]
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo memulai program gentengisasi untuk memperbaiki Rumah Tidak Layak Huni di Jawa Barat dengan kuota 40.000 unit.
  • Pemerintah menggunakan genteng produksi lokal dalam program bantuan tersebut guna meningkatkan ekonomi daerah serta kesejahteraan masyarakat Jawa Barat.
  • Pelaksanaan program melalui mekanisme Pemilihan Toko Terbuka berhasil menciptakan transparansi dan efisiensi anggaran sebesar 6,83 persen bagi masyarakat.

Suara.com - Program Gentengisasi yang digagas Presiden Prabowo Subianto mulai berjalan di Jawa Barat. Bahkan, kuota program yang bertajuk Bantuan ditingkatkan menjadi 40 ribu unit pada 2026.

Adapun, program tersebut merupakan bagian dari kebijakan mengganti atap rumah menggunakan genteng alias gentengisasi.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait alias Ara menyebut peningkatan kuota dilakukan untuk mempercepat penanganan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di wilayah dengan kebutuhan tinggi.

Proyek Percontohan "Gentengisasi" Prabowo Disorot, Kontraktor Justru Jujur: Kita Pakai Spandek. Foto Fakhri-Suara.com
Proyek Percontohan "Gentengisasi" . Foto Fakhri-Suara.com

"Tahun lalu kuota BSPS di Jawa Barat sebanyak 6.374 unit, tahun ini kita tingkatkan secara signifikan menjadi 40.000 unit agar penanganan rumah tidak layak huni bisa lebih cepat," ujar Ara dalam keterangannya, Rabu (15/4/2026).

Ia menambahkan, peningkatan juga menyasar daerah prioritas seperti Kabupaten Bandung.

"Khusus Kabupaten Bandung, tahun lalu hanya 35 unit, tahun ini kita tingkatkan menjadi 1.200 rumah. Ini bentuk keberpihakan kita agar masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya," ungkapnya.

Selain fokus pada perbaikan hunian, pemerintah juga mengarahkan penggunaan material bangunan agar berdampak pada ekonomi lokal. Salah satunya melalui penggunaan genteng produksi dalam negeri sebagai pengganti atap seng.

"Untuk 40.000 unit BSPS di Jawa Barat, kita akan menggunakan produksi genteng lokal dari para pengusaha di Jawa Barat. Jadi tidak hanya memperbaiki rumah, tapi juga menggerakkan ekonomi daerah," jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, program BSPS juga dilengkapi mekanisme Pemilihan Toko Terbuka (PTT) untuk meningkatkan transparansi penggunaan anggaran.

baca juga

Simulasi PTT dilakukan di Kecamatan Ketapang dengan total anggaran Rp 175 juta untuk 10 unit rumah atau sekitar Rp 17,5 juta per unit.

Dari skema tersebut, pemerintah mencatat efisiensi anggaran sebesar 6,83 persen atau senilai Rp 11.950.000 yang kemudian dikembalikan kepada masyarakat.

Dalam pelaksanaan program ini, pemerintah daerah berperan melakukan pendataan dan pendampingan pada masyarakat penerima bantuan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Bakal Tiru Rusun di Jakbar untuk Program 3 Juta Rumah

Pemerintah Bakal Tiru Rusun di Jakbar untuk Program 3 Juta Rumah

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 07:56 WIB

1.000 Unit Rusun Bakal Dibangun di Lahan Kampung Bandan Milik KAI Pakai Skema CSR

1.000 Unit Rusun Bakal Dibangun di Lahan Kampung Bandan Milik KAI Pakai Skema CSR

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 06:57 WIB

BRI Multiguna Karya, Solusi Renovasi Rumah Nyaman Setelah Lebaran

BRI Multiguna Karya, Solusi Renovasi Rumah Nyaman Setelah Lebaran

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 09:00 WIB

Terkini

Kritik MSCI Soal Penurunan Status BEI, DPR: Jangan Ditelan Mentah-Mentah, Mereka Bukan Nabi!

Kritik MSCI Soal Penurunan Status BEI, DPR: Jangan Ditelan Mentah-Mentah, Mereka Bukan Nabi!

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 09:48 WIB

Harga Emas Antam Naik Tipis Jadi Rp2.574.000/Gram

Harga Emas Antam Naik Tipis Jadi Rp2.574.000/Gram

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 09:41 WIB

Link Download Logo Hari Santri 2026 Resmi Kemenag, Ini Tema dan Maknanya

Link Download Logo Hari Santri 2026 Resmi Kemenag, Ini Tema dan Maknanya

Tekno | Senin, 19 Oktober 2026 | 09:41 WIB

Pesan Timo Scheunemann usai MLSC Bekasi dan Kudus, Latihan Keras Menentukan Hasil

Pesan Timo Scheunemann usai MLSC Bekasi dan Kudus, Latihan Keras Menentukan Hasil

Bola | Senin, 19 Oktober 2026 | 09:35 WIB

Polda Jabar Bongkar Pabrik Obat Keras Ilegal Berkapasitas 8 Juta Butir per Hari

Polda Jabar Bongkar Pabrik Obat Keras Ilegal Berkapasitas 8 Juta Butir per Hari

Jabar | Senin, 19 Oktober 2026 | 09:34 WIB

Klaim Keberhasilan 2 Tahun Pemerintahan Prabowo Dikritik: Kontradiksi dengan Kepuasan Rakyat!

Klaim Keberhasilan 2 Tahun Pemerintahan Prabowo Dikritik: Kontradiksi dengan Kepuasan Rakyat!

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 09:33 WIB

IHSG Masih Melemah, Rupiah Jadi Tertekan ke Level Rp18.056

IHSG Masih Melemah, Rupiah Jadi Tertekan ke Level Rp18.056

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 09:30 WIB

Ekspor Produk Olahan Mau Digenjot, Tapi Industri Agro Masih Terkendala Bahan Baku

Ekspor Produk Olahan Mau Digenjot, Tapi Industri Agro Masih Terkendala Bahan Baku

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 09:29 WIB

Matinya Rasa Empati: Saat Uang Darurat Bencana Masuk ke Kantong Pribadi

Matinya Rasa Empati: Saat Uang Darurat Bencana Masuk ke Kantong Pribadi

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 09:28 WIB

Cara Cek Saldo E-Money Lewat HP, Praktis Tanpa Harus ke ATM

Cara Cek Saldo E-Money Lewat HP, Praktis Tanpa Harus ke ATM

Tekno | Senin, 19 Oktober 2026 | 09:22 WIB

×