Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Temukan Peluang Kembangkan Usaha, Mardiana Pilih Tumbuh Bersama PNM Mekaar

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 17 April 2026 | 17:06 WIB
Temukan Peluang Kembangkan Usaha, Mardiana Pilih Tumbuh Bersama PNM Mekaar
Mardiana, salah satu nasabah Mekaar. (Dok: PNM)

Suara.com - Di sudut Cimanggis, Depok, kisah Mardiana bukan sekadar tentang berjualan beras. Ini adalah cerita tentang bagaimana pengetahuan bisa mengubah arah hidup, tentang seorang perempuan yang tak hanya bekerja keras, tetapi juga terus belajar hingga menemukan cara baru untuk berkembang.

Langkah awalnya sangatlah sederhana. Berangkat dari dapur rumah, ia menjalankan usaha beras merah seperti kebanyakan pengsaha ultra mikro lainnya. Namun titik balik itu datang bukan hanya dari tambahan modal, melainkan dari ruang-ruang belajar yang ia temui bersama PNM Mekaar.

Bagi Mardiana, setiap pelatihan bukan sekadar formalitas. Dari pelatihan digital marketing, pemasaran, hingga pengelolaan media sosial, ia seperti menemukan cahaya baru untuk membuka peluang yang sebelumnya tak terpikirkan.

Ide demi ide mulai bermunculan, dari cara memasarkan produk, memperluas jaringan, hingga mengolah beras merah menjadi produk siap saji yang lebih bernilai.

“Dari pelatihan, saya jadi tahu ternyata jualan itu bukan cuma soal barang, tapi cara kita menawarkan dan mengemasnya,” kira-kira itulah semangat yang ia jalani.

Bekal itulah yang membuat langkahnya berbeda. Ia tak lagi sekadar menunggu pembeli, tetapi aktif menjemput pasar. Ia hadir di berbagai bazar, dari lingkungan sekitar, kegiatan kecamatan dan kelurahan, hingga merambah kampus-kampus di Depok dan Jakarta. Setiap kesempatan ia jadikan ruang uji coba untuk mengasah strategi yang ia pelajari, sekaligus membaca kebutuhan pasar.

Dari sana, lahir inovasi sederhana namun berdampak besar. Beras Merah Sosoh “Cak Har” diolah menjadi nasi liwet beras merah lengkap dengan lauk. Produk ini bukan hanya menjawab kebutuhan praktis, tetapi juga menciptakan pengalaman baru bagi konsumen. Keputusan kecil yang lahir dari pelatihan itu justru menjadi pintu besar.

Kini Mardiana dipercaya sebagai penanggung jawab kantin di Kantor Kecamatan Cimanggis. Peran ini bukan hanya tentang dirinya, tetapi juga tentang bagaimana ia ikut membantu memasarkan produk pejuang usaha lainnya. Ia tumbuh, sekaligus mengajak yang lain untuk naik bersama.

Nasi liwet buatannya kini menjadi favorit para pekerja di lingkungan kecamatan. Bahkan rutin hadir dalam berbagai kegiatan bulanan. Dari satu dapur sederhana, ia kini melayani pelanggan harian hingga bulanan, dengan sistem antar yang membuat hubungan dengan pelanggan terasa lebih dekat dan personal.

baca juga

Semua itu tak lepas dari kombinasi antara pengetahuan dan permodalan. Dari pinjaman awal Rp2 juta, kini berkembang menjadi Rp7 juta. Namun bagi Mardiana, nilai terbesar bukan pada angkanya, melainkan pada kepercayaan dan wawasan yang ia dapatkan untuk terus berkembang.

Sekretaris Perusahaan PNM, L. Dodot Patria Ary, menegaskan bahwa pelatihan menjadi bagian penting dalam mendorong kemandirian nasabah.

“Nasabah PNM Mekaar memiliki potensi yang luar biasa, kapasitas usaha mereka perlu ditingkatkan melalui pelatihan dan pendampingan. Dari sana, nasabah bisa menemukan ide-ide baru, meningkatkan nilai tambah produk, dan memperluas pasar. Inilah yang kami dorong agar mereka benar-benar naik kelas,” ujarnya.

Ia menambahkan, ketika perempuan diberikan akses pengetahuan, dampaknya tidak berhenti pada individu, tetapi meluas ke keluarga hingga lingkungan sekitar.

Dalam setiap langkahnya, Mardiana seperti menghidupkan kembali semangat Kartini. Bukan sekadar tentang emansipasi, tetapi tentang keberanian untuk belajar dan beradaptasi. Ia membuktikan bahwa kemandirian tidak selalu dimulai dari sesuatu yang besar, tetapi dari kemauan untuk terus berkembang.

Di Cimanggis, dari pelatihan sederhana hingga dapur yang terus mengepul, lahir seorang perempuan yang tidak hanya berjualan, tetapi juga berpikir, berinovasi, dan menginspirasi. Kartini masa kini, yang menemukan jalannya melalui keberanian untuk mencoba. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Buka Opsi Tukar Guling PNM dan Geo Dipa Demi Bantu Kredit UMKM

Purbaya Buka Opsi Tukar Guling PNM dan Geo Dipa Demi Bantu Kredit UMKM

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 13:44 WIB

Resmi Minta Ambil Alih PNM ke Danantara, Purbaya Ingin Kemenkeu Ikut Salurkan KUR

Resmi Minta Ambil Alih PNM ke Danantara, Purbaya Ingin Kemenkeu Ikut Salurkan KUR

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 11:48 WIB

PNM Hadirkan Harapan Baru: Dari Satu Kegiatan, Tumbuh Mimpi Jadi Garda Pemberdayaan Ultra Mikro

PNM Hadirkan Harapan Baru: Dari Satu Kegiatan, Tumbuh Mimpi Jadi Garda Pemberdayaan Ultra Mikro

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:00 WIB

Saat Kelestarian Hutan Menjadi Kunci, PNM Mengajak Menjaga Bersama Kehidupan

Saat Kelestarian Hutan Menjadi Kunci, PNM Mengajak Menjaga Bersama Kehidupan

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2026 | 07:44 WIB

Cerita Ibu Eka Setelah Dua Tahun Menahan Rindu Kini Bisa Mudik Nyaman Bareng PNM

Cerita Ibu Eka Setelah Dua Tahun Menahan Rindu Kini Bisa Mudik Nyaman Bareng PNM

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 20:41 WIB

Mudik Nyaman Bersama BUMN, PNM Fasilitasi Ratusan Peserta Mudik Tanpa Cemas Ongkos

Mudik Nyaman Bersama BUMN, PNM Fasilitasi Ratusan Peserta Mudik Tanpa Cemas Ongkos

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 14:39 WIB

Terkini

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:08 WIB

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:00 WIB

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:39 WIB

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:29 WIB

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:22 WIB

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:17 WIB

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11 WIB

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Jabar | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:04 WIB

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:52 WIB

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47 WIB

×