Harga LPG Nonsubsidi Melonjak, Warteg Bingung: Kurangi Porsi atau Naikkan Harga?

Liberty Jemadu, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 20 April 2026 | 14:18 WIB
Harga LPG Nonsubsidi Melonjak, Warteg Bingung: Kurangi Porsi atau Naikkan Harga?
Ketua Kowantara Mukroni mengatakan para pengusaha warteg menghadapi dilema, menaikkan harga atau mengurangi porsi untuk mengimbangi naiknya harga LPG. [Suara.com/Mae Harsa]
baca 10 detik
  • PT Pertamina Patra Niaga menaikkan harga LPG non-subsidi di berbagai wilayah Indonesia mulai 18 April 2026 lalu.
  • Lonjakan harga gas hingga Rp36.000 per tabung menyebabkan kenaikan biaya operasional bulanan pengusaha warteg mencapai jutaan rupiah.
  • Ketua Kowantara Mukroni menyatakan pengusaha memilih strategi pengurangan porsi makanan sebagai solusi menjaga kelangsungan usaha warteg mereka.

Suara.com - Kenaikan harga gas LPG non-subsidi mulai berdampak langsung pada pola usaha warung tegal (warteg). Pelaku usaha kini tak hanya menghadapi lonjakan biaya, tetapi juga mulai mengubah strategi agar tetap bertahan.

Ketua Komunitas Warung Tegal Nusantara (Kowantara), Mukroni, mengungkapkan para pengusaha warteg kini menghadapi dilema apakah harus menaikkan harga atau mengurangi porsi ke pelanggan.

Tekanan biaya tersebut membuat pelaku usaha harus memilih antara menaikkan harga atau menekan biaya produksi. Namun, menaikkan harga bukan pilihan mudah karena berisiko kehilangan pelanggan.

“Pilihan sulit, menaikkan harga per porsi berisiko membuat pelanggan pindah, tapi kalau tidak dinaikkan bisa boncos,” kata Mukroni kepada Suara.com di Jakarta, Senin (20/4/2026).

Menurut dia, di tengah dilema itu opsi pengurangan porsi menjadi jalan tengah agar harga tetap terjangkau bagi konsumen, khususnya kalangan pekerja menengah ke bawah yang menjadi pelanggan utama warteg. Pelanggan juga diyakininya memahami kebijakan ini.

“Strategi yang banyak dipakai itu shrinkflation, mengurangi porsi atau varian lauk secara halus agar pelanggan tidak terlalu terbebani. Pembeli pasti mahfum," pungkasnya.

Ia menjelaskan, langkah tersebut diambil karena pengusaha warteg berada dalam posisi serba sulit di tengah kenaikan biaya operasional.

“Kenaikan harga LPG sangat berdampak pada para pengusaha dan pemilik warteg karena lonjakan biaya operasional,” ujarnya.

Menurutnya, harga LPG 12 kg kini mencapai sekitar Rp228.000 per tabung, naik sekitar Rp36.000 dari sebelumnya Rp192.000. Kenaikan ini langsung menekan pengeluaran harian warteg.

baca juga

Dalam kondisi normal, satu warteg bisa menghabiskan 1 hingga 2 tabung LPG per hari. Artinya, ada tambahan biaya yang harus ditanggung dalam jumlah cukup besar.

“Dengan pemakaian 1-2 tabung per hari, tambahan biaya bulanan bisa mencapai Rp1 juta hingga Rp2 juta,” ucap dia.

Sebelumnya, PT Pertamina Patra Niaga tak hanya menaikan harga BBM nonsubsidi, tetapi juga menaikan harga LPG nonsubdisi mulai 18 April 2026. Adapun, terdapat dua jenis LPG nonsubsidi, yaitu LPG ukuran Rp 12 kg dan ukuran 5 kg.

Seperti dilansir situs resmi Pertamina, Senin, 20 April 2026, kenaikan harga LPG nonsubsidi rata-rata sesar Rp 17.000 hingga Rp 36.000.

Paling mahal LPG 12 kg dibanderol seharga Rp 285.000 per tabung, sedangkan untuk LPG 5,5 kg paling mahal sebesar Rp 134.000 per tabung.

Sementara, paling murah LPG 12 kg dipatok seharga Rp 228.000 per tabung dan paling murah untuk LPG 5,5 kg sebesar Rp 107.000 per tabung.

Perlu diingat harga LPG nonsubsidi berbeda tergantung wilayah itu sendiri. Kendati demikian, harga LPG subsidi 3 kg masih tetap sebesar Rp 19.000 per tabung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga LPG Nonsubsidi Naik, Pengusaha Warteg Menjerit

Harga LPG Nonsubsidi Naik, Pengusaha Warteg Menjerit

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 12:54 WIB

Daftar Harga LPG 5,5 Kg dan 12 Kg yang Alami Kenaikan

Daftar Harga LPG 5,5 Kg dan 12 Kg yang Alami Kenaikan

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 10:44 WIB

Petaka Goreng Kentang: Pemilik Ketiduran, Warteg di Fatmawati Ludes Diamuk Api!

Petaka Goreng Kentang: Pemilik Ketiduran, Warteg di Fatmawati Ludes Diamuk Api!

News | Kamis, 09 April 2026 | 09:32 WIB

Bank Jago Sulap Tirai Warteg Ramadan Jadi Lahan Cuan UMKM

Bank Jago Sulap Tirai Warteg Ramadan Jadi Lahan Cuan UMKM

Bisnis | Selasa, 10 Maret 2026 | 08:03 WIB

Dilema Gorden Warteg: Hormati yang Puasa atau Hargai yang Cari Nafkah?

Dilema Gorden Warteg: Hormati yang Puasa atau Hargai yang Cari Nafkah?

Your Say | Senin, 09 Maret 2026 | 13:00 WIB

Terkini

Tetsuya Chiba, Kreator Ashita no Joe, Meninggal Dunia pada Usia 87 Tahun

Tetsuya Chiba, Kreator Ashita no Joe, Meninggal Dunia pada Usia 87 Tahun

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:50 WIB

Cerita Penumpang Detik-detik Kecelakaan Kereta Cepat Spanyol hingga Tewaskan 68 Orang

Cerita Penumpang Detik-detik Kecelakaan Kereta Cepat Spanyol hingga Tewaskan 68 Orang

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:48 WIB

Setahun Tak Berfungsi, Eskalator Sky Bridge Stasiun Bojonggede Dikasih Karangan Bunga

Setahun Tak Berfungsi, Eskalator Sky Bridge Stasiun Bojonggede Dikasih Karangan Bunga

Foto | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:47 WIB

Gantikan Alan Ritchson, Keanu Reeves Bintangi Film Aksi Netflix Maelstrom

Gantikan Alan Ritchson, Keanu Reeves Bintangi Film Aksi Netflix Maelstrom

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:45 WIB

Perbedaan Gula, Stevia, dan Pemanis Buatan: Mana yang Paling Aman Dikonsumsi?

Perbedaan Gula, Stevia, dan Pemanis Buatan: Mana yang Paling Aman Dikonsumsi?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:44 WIB

Bulog Tertibkan Penyaluran Beras SPHP, Bentuk Satgas Khusus & Perkuat Pengawasan Nasional

Bulog Tertibkan Penyaluran Beras SPHP, Bentuk Satgas Khusus & Perkuat Pengawasan Nasional

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:39 WIB

Kecewa Berat, Kronologi Kasus Pemanis Beeru Stevia yang Berujung Penjualan Dihentikan

Kecewa Berat, Kronologi Kasus Pemanis Beeru Stevia yang Berujung Penjualan Dihentikan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:34 WIB

100 Persen Negara Asia Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir: Sudah Jelas

100 Persen Negara Asia Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir: Sudah Jelas

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:33 WIB

Mendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Peran Pemda Awasi Program MBG

Mendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Peran Pemda Awasi Program MBG

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:32 WIB

Kemiskinan vs Menstruasi: Saat Kebutuhan Dasar Perempuan Tak Terjangkau

Kemiskinan vs Menstruasi: Saat Kebutuhan Dasar Perempuan Tak Terjangkau

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:30 WIB

×