Harga LPG Nonsubsidi Naik, Pengusaha Warteg Menjerit

Liberty Jemadu, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 20 April 2026 | 12:54 WIB
Harga LPG Nonsubsidi Naik, Pengusaha Warteg Menjerit
Kenaikan harga LPG non-subsidi mencapai Rp36.000 per tabung yang memicu lonjakan biaya operasional bagi pengusaha warteg. (Suara.com/M Iqbal)
baca 10 detik
  • Pertamina menaikkan harga LPG non-subsidi ukuran 5 kg dan 12 kg secara nasional mulai 18 April 2026.
  • Kenaikan harga LPG non-subsidi mencapai Rp36.000 per tabung yang memicu lonjakan biaya operasional bagi pengusaha warteg.
  • Tambahan beban biaya bahan bakar menyebabkan penurunan margin keuntungan harian bagi pemilik warteg skala menengah hingga besar.

Suara.com - Kenaikan harga LPG non-subsidi ukuran 5 kilogram dan 12 kilogram mulai menekan pelaku usaha kecil, khususnya warung tegal atau warteg. Kebijakan tersebut membuat biaya operasional usaha makanan rakyat ini meningkat signifikan.

Ketua Komunitas Warung Tegal Nusantara (Kowantara), Mukroni, menyebut kenaikan harga LPG nonsubsidi 12 kilogram yang kini mencapai sekitar Rp228.000 per tabung berdampak langsung terhadap pengeluaran harian pengusaha warteg.

“Kenaikan harga LPG sangat berdampak pada para pengusaha dan pemilik warteg karena lonjakan biaya operasional,” kata Mukroni kepada Suara.com, Senin (20/4/2026).

Ia menjelaskan, harga LPG 12 kilogram sebelumnya berada di kisaran Rp192.000 per tabung. Artinya, ada kenaikan sekitar Rp36.000 per tabung dalam periode 18-20 April 2026.

Menurutnya, kenaikan tersebut langsung memangkas margin keuntungan, terutama bagi warteg skala menengah hingga besar yang mengandalkan LPG non-subsidi untuk aktivitas memasak.

“Bagi warteg yang menggunakan gas 12 kilogram, kenaikan ini langsung menekan profitabilitas harian,” ungkapnya.

Mukroni memaparkan, dalam kondisi normal, satu warteg bisa menghabiskan 1 hingga 2 tabung LPG 12 kilogram per hari. Dengan kenaikan harga tersebut, tambahan biaya yang harus ditanggung pelaku usaha menjadi cukup besar.

“Dengan rata-rata pemakaian 1-2 tabung per hari, pengeluaran tambahan bulanan bisa mencapai Rp1 juta hingga Rp2 juta hanya dari sektor bahan bakar,” ucap dia.

Sebelumnya, PT Pertamina Patra Niaga tak hanya menaikan harga BBM nonsubsidi, tetapi juga menaikan harga LPG nonsubdisi mulai 18 April 2026. Adapun, terdapat dua jenis LPG nonsubsidi, yaitu LPG ukuran Rp 12 kg dan ukuran 5 kg.

baca juga

Seperti dilansir situs resmi Pertamina, Senin, 20 April 2026, kenaikan harga LPG nonsubsidi rata-rata sesar Rp 17.000 hingga Rp 36.000.

Paling mahal LPG 12 kg dibanderol seharga Rp 285.000 per tabung, sedangkan untuk LPG 5,5 kg paling mahal sebesar Rp 134.000 per tabung.

Sementara, paling murah LPG 12 kg dipatok seharga Rp 228.000 per tabung dan paling murah untuk LPG 5,5 kg sebesar Rp 107.000 per tabung.

Perlu diingat harga LPG nonsubsidi berbeda tergantung wilayah itu sendiri. Kendati demikian, harga LPG subsidi 3 kg masih tetap sebesar Rp 19.000 per tabung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Harga LPG 5,5 Kg dan 12 Kg yang Alami Kenaikan

Daftar Harga LPG 5,5 Kg dan 12 Kg yang Alami Kenaikan

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 10:44 WIB

Petaka Goreng Kentang: Pemilik Ketiduran, Warteg di Fatmawati Ludes Diamuk Api!

Petaka Goreng Kentang: Pemilik Ketiduran, Warteg di Fatmawati Ludes Diamuk Api!

News | Kamis, 09 April 2026 | 09:32 WIB

Harga LPG Tak Naik per April 2026, Pemerintah Jamin Stok Aman

Harga LPG Tak Naik per April 2026, Pemerintah Jamin Stok Aman

Foto | Senin, 06 April 2026 | 18:00 WIB

Warteg di Manggarai Hangus Terbakar Usai Ledakan Gas, Kerugian Capai Rp230 Juta

Warteg di Manggarai Hangus Terbakar Usai Ledakan Gas, Kerugian Capai Rp230 Juta

News | Rabu, 01 April 2026 | 08:45 WIB

Bank Jago Sulap Tirai Warteg Ramadan Jadi Lahan Cuan UMKM

Bank Jago Sulap Tirai Warteg Ramadan Jadi Lahan Cuan UMKM

Bisnis | Selasa, 10 Maret 2026 | 08:03 WIB

Terkini

Terus Naik, Kredit Nganggur di Bank Tembus Rp2.562,57 Triliun

Terus Naik, Kredit Nganggur di Bank Tembus Rp2.562,57 Triliun

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 08:00 WIB

KDM Lantik Asep Surya Atmaja Jadi Bupati Bekasi Definitif Hari Ini

KDM Lantik Asep Surya Atmaja Jadi Bupati Bekasi Definitif Hari Ini

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 07:58 WIB

Pemerintah Dorong Usulan Kendaraan Hybrid dan PHEV Bebas Ganjil Genap

Pemerintah Dorong Usulan Kendaraan Hybrid dan PHEV Bebas Ganjil Genap

Otomotif | Kamis, 22 Oktober 2026 | 07:55 WIB

Pameran "Kura-kura" Yohanes, Satu Lukisan Langsung Terjual di Malam Pembukaan

Pameran "Kura-kura" Yohanes, Satu Lukisan Langsung Terjual di Malam Pembukaan

Riau | Kamis, 22 Oktober 2026 | 07:50 WIB

Teriaki Armuji dan Wabup Mimik Get Out!, Borok Bos Resto Asal Suriah Terbongkar

Teriaki Armuji dan Wabup Mimik Get Out!, Borok Bos Resto Asal Suriah Terbongkar

Jatim | Kamis, 22 Oktober 2026 | 07:45 WIB

Pemerintah Siapkan Rp31,8 Triliun untuk Program Bantuan hingga Diskon Nataru

Pemerintah Siapkan Rp31,8 Triliun untuk Program Bantuan hingga Diskon Nataru

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 07:45 WIB

Seskab Teddy Ungkap Arahan-arahan Penting Prabowo di Sidang Kabinet Paripurna

Seskab Teddy Ungkap Arahan-arahan Penting Prabowo di Sidang Kabinet Paripurna

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 07:37 WIB

Modal Rp25 Juta Beli 5 Kg Ganja di Medsos, Petani Asal Malang Diciduk Polisi

Modal Rp25 Juta Beli 5 Kg Ganja di Medsos, Petani Asal Malang Diciduk Polisi

Malang | Kamis, 22 Oktober 2026 | 07:33 WIB

OJK Kasih Sanksi Rp2,1 Triliun dalam Kasus Saham DSSA, BREN, dan CUAN, Ini Pihak yang Terlibat

OJK Kasih Sanksi Rp2,1 Triliun dalam Kasus Saham DSSA, BREN, dan CUAN, Ini Pihak yang Terlibat

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 07:33 WIB

Jumlah Siswa Meledak 300 Persen, Sekolah Rakyat Lampung Desak Bantuan Nakes dan Armada

Jumlah Siswa Meledak 300 Persen, Sekolah Rakyat Lampung Desak Bantuan Nakes dan Armada

Lampung | Kamis, 22 Oktober 2026 | 07:27 WIB

×