Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.850.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.561,329
LQ45 749,027
Srikehati 347,294
JII 525,953
USD/IDR 17.184

Gaya Koboi Purbaya Keluar Saat IMF Tawarkan Utang Jumbo Rp514 T: Wah Mukanya Langsung Asem!

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 21 April 2026 | 17:31 WIB
Gaya Koboi Purbaya Keluar Saat IMF Tawarkan Utang Jumbo Rp514 T: Wah Mukanya Langsung Asem!
Gaya koboi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa keluar saat melakukan pertemuan dengan International Monetary Fund (IMF) dan World Bank (Bank Dunia) di Washington DC, Amerika Serikat pekan lalu. Foto Gemini AI.
  • Menkeu Purbaya tolak mentah-mentah tawaran utang Rp514 T dari IMF-World Bank di Washington DC.
  • Petinggi lembaga donor disebut bermuka masam karena RI ogah bayar bunga dan pilih pakai dana sendiri.
  • Cadangan fiskal US$ 25 miliar diklaim cukup amankan ekonomi RI dari dampak perang di Timur Tengah.

Suara.com - Gaya koboi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa keluar saat melakukan pertemuan dengan International Monetary Fund (IMF) dan World Bank (Bank Dunia) di Washington DC, Amerika Serikat pekan lalu.

Pasalnya, dalam pertemuan itu para petinggi kedua lembaga keuangan dunia itu menawarkan utang jumbo kepada Indonesia dengan nilai mencapai Rp514 triliun atau setara US$ 30 miliar (Rp17.142).

Dengan lantang Purbaya langsung menolak tawaran pinjaman itu, dia bilang kekuatan fiskal Indonesia masih cukup tangguh dan aman dalam menghadapai ketidakpastian ekonomi dunia akibat eskalasi konflik Amerika Serikat-Israel dengan Iran di Timur Tengah.

"Saya bilang sama dia sekarang saya belum butuh karena saya sendiri punya persediaan hampir US$ 25 miliar untuk negara kita sendiri, jadi aman," tegas Purbaya di Gedung Juanda I Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (21/4/2026).

Penolakan tersebut rupanya memberikan dampak psikologis yang menarik bagi para petinggi IMF dan World Bank. Purbaya mengklaim, raut wajah mereka langsung berubah masam seketika setelah Indonesia menyatakan ketidaktertarikannya pada pinjaman tersebut.

Menurut Purbaya, reaksi sinis itu muncul lantaran lembaga-lembaga tersebut kehilangan potensi pendapatan besar dari bunga utang yang seharusnya dibayarkan oleh Indonesia.

"Wah mukanya asem, karena dia enggak bisa minjemin duit, enggak bisa dapet bunga tuh mereka tuh," kelakarnya.

Purbaya menegaskan bahwa kapasitas fiskal Indonesia saat ini dalam kondisi yang sangat solid. Dana cadangan sebesar US$ 25 miliar atau sekitar Rp428,55 triliun yang dimiliki pemerintah dianggap lebih dari cukup untuk membentengi ekonomi nasional dari guncangan global tanpa harus menambah beban utang luar negeri.

Ia memastikan setiap langkah yang diambil Kemenkeu didasari pada kalkulasi yang presisi, bukan sekadar tebakan.

"Tapi itu dalam keadaan apapun kondisi yang kita punyai harus kita jadikan senjata yang paling optimal. Jadi kita desain kebijakan dengan baik, kita hitung dampaknya bukan kira-kira," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Curhat Banyak Dapat Sentimen Negatif Ekonomi: Kadang Dipuji, Besoknya Diragukan

Purbaya Curhat Banyak Dapat Sentimen Negatif Ekonomi: Kadang Dipuji, Besoknya Diragukan

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 17:21 WIB

Purbaya Sebut Perang AS vs Iran Baru Selesai September 2026

Purbaya Sebut Perang AS vs Iran Baru Selesai September 2026

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 17:04 WIB

Perdana ke Luar Negeri Jadi Menkeu, Purbaya Langsung Dapat Pertanyaan Menohok dari Investor Global

Perdana ke Luar Negeri Jadi Menkeu, Purbaya Langsung Dapat Pertanyaan Menohok dari Investor Global

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 17:02 WIB

Terkini

Tanpa Subsidi Harga Pertalite Capai Rp16.000 per Liter

Tanpa Subsidi Harga Pertalite Capai Rp16.000 per Liter

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 17:29 WIB

Purbaya Curhat Banyak Dapat Sentimen Negatif Ekonomi: Kadang Dipuji, Besoknya Diragukan

Purbaya Curhat Banyak Dapat Sentimen Negatif Ekonomi: Kadang Dipuji, Besoknya Diragukan

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 17:21 WIB

Purbaya Sebut Perang AS vs Iran Baru Selesai September 2026

Purbaya Sebut Perang AS vs Iran Baru Selesai September 2026

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 17:04 WIB

Perdana ke Luar Negeri Jadi Menkeu, Purbaya Langsung Dapat Pertanyaan Menohok dari Investor Global

Perdana ke Luar Negeri Jadi Menkeu, Purbaya Langsung Dapat Pertanyaan Menohok dari Investor Global

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 17:02 WIB

Rupiah Terus Menguat pada Rabu Sore, BI Perlu Naikkan Suku Bunga untuk Jaga Momentum

Rupiah Terus Menguat pada Rabu Sore, BI Perlu Naikkan Suku Bunga untuk Jaga Momentum

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 16:56 WIB

Proyek Bioetanol Lampung Memasuki Tahap Baru

Proyek Bioetanol Lampung Memasuki Tahap Baru

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 16:46 WIB

1,3 GW PLTS Atap Terpasang, Indonesia Bidik Target Ambisius 100 GW

1,3 GW PLTS Atap Terpasang, Indonesia Bidik Target Ambisius 100 GW

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 16:26 WIB

Dony Oskaria Wanti-wanti Telkom Nggak Boleh Rugi

Dony Oskaria Wanti-wanti Telkom Nggak Boleh Rugi

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 15:38 WIB

Cek Rekening, Emiten SIDO Mulai Bayar Dividen Hari Ini

Cek Rekening, Emiten SIDO Mulai Bayar Dividen Hari Ini

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 15:19 WIB

IHSG Masih 'Dibekukan' MSCI: Apa Kabar Empat Proposal Reformasi BEI?

IHSG Masih 'Dibekukan' MSCI: Apa Kabar Empat Proposal Reformasi BEI?

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 14:51 WIB