Kinerja Kontrak ADHI Tumbuh 131,5 Persen Pada Kuartal I, Mayoritas Proyek Pemerintah

M Nurhadi

Selasa, 21 April 2026 | 17:53 WIB
Kinerja Kontrak ADHI Tumbuh 131,5 Persen Pada Kuartal I, Mayoritas Proyek Pemerintah
Proyek di bawah emiten ADHI [Suara.com/HO-Adhi Karya]
baca 10 detik
  • PT Adhi Karya mencatatkan nilai kontrak baru sebesar Rp4,72 triliun hingga akhir Maret 2026 dengan pertumbuhan 131,5 persen.
  • Pendapatan kontrak baru mayoritas berasal dari sektor pemerintah sebesar 76 persen melalui lini bisnis utama Engineering and Construction.
  • Perusahaan mengerjakan berbagai proyek strategis nasional di Indonesia, termasuk infrastruktur jalan tol, fasilitas kesehatan, serta penanganan darurat bencana.

Suara.com - Emiten konstruksi plat merah, PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI), melaporkan capaian performa positif pada periode awal tahun 2026.

Perseroan berhasil mengantongi nilai kontrak baru sebesar Rp4,72 triliun hingga akhir Maret 2026. Angka ini menunjukkan pertumbuhan signifikan sebesar 131,5% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya (Year-on-Year).

Pencapaian ini mengindikasikan stabilitas operasional perseroan dalam menjaga tren pertumbuhan positif di tengah dinamika industri konstruksi nasional.

Strategi penguatan fundamental dan diversifikasi proyek menjadi faktor kunci di balik realisasi nilai kontrak tersebut.

Ditinjau dari sumber pendanaannya, mayoritas perolehan kontrak baru ADHI didominasi oleh penugasan dari sektor Pemerintah yang memberikan kontribusi sebesar 76%.

Selanjutnya, proyek yang berasal dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyumbang sebesar 22%, sementara sisanya sebesar 2% berasal dari sektor swasta.

Berdasarkan klasifikasi lini bisnis, sektor Engineering and Construction tetap menjadi tulang punggung utama dengan kontribusi mencapai 95%.

Lini bisnis lainnya, mencakup sektor Properti, Manufaktur, serta Investasi dan Konsesi, melengkapi total capaian tersebut.

Dari sisi struktur kerja sama, perseroan menunjukkan kemandirian operasional yang kuat. Sebesar Rp4 triliun dari total kontrak diperoleh melalui proyek non-joint operation (non-JO), sedangkan skema kerja sama operasional atau joint operation (JO) mencatatkan nilai Rp183 miliar.

baca juga

Komposisi ini mencerminkan kemampuan ADHI dalam mengelola portofolio proyek secara mandiri sekaligus tetap membuka ruang kolaborasi strategis melalui kemitraan.

Daftar Proyek Strategis Nasional

Hingga Maret 2026, ADHI telah mengamankan sejumlah proyek strategis di berbagai wilayah Indonesia. Beberapa proyek signifikan tersebut meliputi:

  • Penanganan Tanggap Darurat di wilayah Aceh dan Sumatera Utara.
  • Peningkatan sungai dan tanggul Cimanuk di Indramayu (CWC-4I Package 2).
  • Pembangunan serta renovasi RSUD Kabupaten Muna Barat.
  • Pembangunan Jalan Tol Sigli - Seulimeum Seksi 1 Padang Tiji.
  • Pembangunan fasilitas On/Off Ramp Pattimura pada ruas Jalan Tol Semarang-Solo.

Raihan proyek-proyek ini mempertegas kompetensi ADHI Karya sebagai kontraktor nasional yang memiliki kapasitas pengerjaan di berbagai bidang infrastruktur, mulai dari jalan tol hingga fasilitas kesehatan dan penanganan bencana.

Corporate Secretary ADHI Karya, Rozi Sparta, menjelaskan bahwa perseroan tengah memfokuskan strategi pada peningkatan kualitas bisnis secara menyeluruh dengan mengutamakan bisnis inti konstruksi.

Langkah ini diambil untuk memastikan daya saing perusahaan tetap kompetitif dalam menangkap peluang proyek strategis di masa depan.

“ADHI Karya berkomitmen untuk terus memperkuat fundamental bisnis melalui peningkatan kualitas operasional, efisiensi, serta tata kelola perusahaan yang baik. Dengan strategi tersebut, Perseroan optimistis dapat menjaga pertumbuhan berkelanjutan,” ungkap Rozi dalam keterangan resminya.

Harga saham ADHI pada hari ini sedikit menguat di angka Rp187 dibandingkan pada pembukaan pasar yang berada di Rp185.


Disclaimer: Informasi mengenai kinerja nilai kontrak baru ini didasarkan pada laporan publikasi PT Adhi Karya (Persero) Tbk periode Maret 2026. Artikel ini disusun sebagai laporan perkembangan bisnis dan bukan merupakan rekomendasi investasi atau saran pembelian saham ADHI. Investor diharapkan melakukan analisis mendalam secara mandiri sebelum mengambil keputusan finansial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Proyek Bioetanol Lampung Memasuki Tahap Baru

Proyek Bioetanol Lampung Memasuki Tahap Baru

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 16:46 WIB

NGORBIT: Keysha Alvaro, Adi Sudirja, dan Callista Arum Ungkap Misteri Film Tumbal Proyek

NGORBIT: Keysha Alvaro, Adi Sudirja, dan Callista Arum Ungkap Misteri Film Tumbal Proyek

Video | Minggu, 19 April 2026 | 17:30 WIB

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 10:47 WIB

Anak Usaha Emiten ADHI Mulai Garap Proyek Gedung Presisi 6 Polri

Anak Usaha Emiten ADHI Mulai Garap Proyek Gedung Presisi 6 Polri

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 07:03 WIB

Suap Ijon Proyek Bekasi: KPK Sita Duit Kadis Henri Lincoln, Diduga 'Uang Panas' dari Sarjan

Suap Ijon Proyek Bekasi: KPK Sita Duit Kadis Henri Lincoln, Diduga 'Uang Panas' dari Sarjan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:14 WIB

Rumah Saksi Kasus Ijon Bekasi Dibakar, Eks Penyidik KPK: Teror Serius terhadap Pemberantasan Korupsi

Rumah Saksi Kasus Ijon Bekasi Dibakar, Eks Penyidik KPK: Teror Serius terhadap Pemberantasan Korupsi

News | Jum'at, 10 April 2026 | 16:44 WIB

Terkini

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

×