Suara.com - Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Pelindo bersama anak usahanya Pelindo Solusi Digital, melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bernama "Her Impact", yaitu sebuah inisiatif pemberdayaan yang ditujukan untuk memperkuat kapasitas perempuan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu beradaptasi dan berkembang di tengah percepatan transformasi digital.
Program ini diikuti oleh para perempuan pelaku UMKM binaan Pelindo sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong terciptanya kemandirian ekonomi perempuan. Melalui Her Impact, peserta dibekali pemahaman mengenai pemanfaatan platform digital, strategi komunikasi pemasaran, serta peningkatan keterampilan dalam menciptakan konten kreatif yang efektif sebagai sarana memperluas jangkauan promosi usaha.
Group Head Sekretariat Perusahaan, Ali Sodikin menyampaikan bahwa program Her Impact merupakan wujud nyata komitmen Pelindo Group dalam mendorong pemberdayaan perempuan pelaku UMKM agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan daya saing usaha.

“Program ini tidak hanya membekali UMKM perempuan dengan keterampilan digital, tetapi juga membuka peluang yang lebih luas bagi mereka untuk berkembang secara berkelanjutan. Inisiatif ini sejalan dengan komitmen Pelindo dalam mengimplementasikan prinsip ESG, khususnya pada aspek pemberdayaan sosial dan kesetaraan gender,” ujar Ali.
Sementara itu, Direktur Komersial & Pengembangan Usaha Pelindo Solusi Digital, Agus Dharwaman dalam sambutannya menyampaikan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya melalui kontribusinya pada sektor usaha mikro, kecil, dan menengah. Menurutnya, momentum Hari Kartini menjadi pengingat sekaligus penguat komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan program yang memberikan dampak nyata bagi pemberdayaan perempuan di berbagai sektor.
“Transformasi digital saat ini bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Melalui Her Impact, kami ingin mendorong UMKM perempuan agar semakin melek digital, mampu memanfaatkan berbagai platform, serta memperluas pasar hingga ke tingkat global,” ujarnya.
Program ini menghadirkan Endah Ansoerodin, pemilik usaha kuliner Dapur Sunda, yang membagikan pengalamannya dalam membangun bisnis sekaligus beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital. Dalam sesi tersebut, peserta memperoleh wawasan mengenai pentingnya ketahanan usaha, inovasi, dan keberanian dalam menangkap peluang baru di tengah perubahan perilaku pasar. Selain itu, kreator konten Malaikha Dayanara, juga turut hadir membawakan materi mengenai strategi konten digital yang efektif untuk meningkatkan penjualan serta memperkuat identitas merek UMKM di platform digital. Pada sesi ini, para peserta dibekali pemahaman praktis mengenai cara membangun komunikasi yang lebih relevan dengan konsumen melalui media sosial dan kanal digital lainnya.
"Her Impact diharapkan mendorong UMKM perempuan yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing, sekaligus memperkuat kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi berkelanjutan." tutup Ali.***