Menko Zulhas: HET Minyakita Naik!

Mohammad Fadil Djailani, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Rabu, 22 April 2026 | 15:50 WIB
Menko Zulhas: HET Minyakita Naik!
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), memberikan sinyal kuat adanya rencana penyesuaian harga eceran tertinggi HET) Minyakita. Foto Antara.
baca 10 detik
  • Zulhas terima usul kenaikan HET Minyakita, kini sedang dihitung oleh BPKP.
  • Stok Minyakita di pasar tersedot untuk program bantuan pangan 33 juta warga.
  • Atasi kelangkaan, Bulog kini boleh pakai merek lain untuk bantuan selain Minyakita.

Suara.com - Kabar kurang sedap bagi kantong emak-emak. Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyakita kini tengah berada di ujung tanduk. Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), memberikan sinyal kuat adanya rencana penyesuaian harga komoditas "sejuta umat" tersebut.

Langkah ini diambil setelah Menteri Perdagangan menyodorkan usulan kenaikan harga, mengingat banderol Minyakita belum pernah bergeser sejak pertama kali dilempar ke pasar.

"Ini Minyakita memang lama tidak ada penyesuaian. Tadi Menteri Perdagangan usulkan penyesuaian," ujar Zulhas usai memimpin rapat koordinasi di Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Meski lampu hijau mulai terlihat, Zulhas tak mau gegabah. Ia menekankan bahwa angka kenaikan tidak bisa diputuskan secara sepihak tanpa landasan data yang kuat.

"Tapi saya minta dihitung dulu, ya. Minta BPKP dan beberapa instansi terkait untuk menghitung bersama-sama. Nanti baru kita dapat bahas secara khusus," imbuhnya.

Sembari menunggu hasil perhitungan tersebut, pria yang akrab disapa Zulhas ini menegaskan bahwa untuk saat ini, aturan main lama masih berlaku. "Jadi minyak kita tidak ada perubahan harga (saat ini)," tegasnya.

Fenomena "Minyakita Menghilang" di pasar bukan tanpa sebab. Saat ini, harga di lapangan terpantau sudah menyentuh Rp15.900 per liter, melampaui HET yang dipatok Rp15.700.

Zulhas membeberkan bahwa biang kerok kelangkaan dan lonjakan harga ini adalah terserapnya stok besar-besaran untuk program bantuan pangan pemerintah. Dengan target 33 juta penerima manfaat yang masing-masing mendapat dua liter per bulan, stok pasar pun jadi "kering".

"Karena stok di pasar berkurang untuk memenuhi kebutuhan tersebut, harga otomatis merangkak naik," jelas Zulhas di Kantor Kemenko Pangan.

baca juga

Guna meredam gejolak, pemerintah berkomitmen menggenjot pasokan ke pasar tradisional dalam waktu dekat. Selain itu, ada aturan baru untuk Perum Bulog: penyaluran bantuan pangan kini tidak lagi wajib menggunakan merek Minyakita.

"Guna mencegah krisis serupa di masa depan, Perum Bulog kini diizinkan menggunakan merek minyak goreng lain di luar Minyakita dalam penyaluran bantuan pangan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasha Ungu Ingatkan Kritik Beda dengan Ujaran Kebencian, Ajak Semua Pihak Jaga Etika Demokrasi

Pasha Ungu Ingatkan Kritik Beda dengan Ujaran Kebencian, Ajak Semua Pihak Jaga Etika Demokrasi

News | Selasa, 21 April 2026 | 17:03 WIB

Pembangunan Kopdes Merah Putih Jauh dari Target, Menteri Zulkifli Keluhkan Ketersediaan Lahan

Pembangunan Kopdes Merah Putih Jauh dari Target, Menteri Zulkifli Keluhkan Ketersediaan Lahan

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:41 WIB

Bulog Pastikan Harga Minyakita Stabil dan Stok Berlimpah

Bulog Pastikan Harga Minyakita Stabil dan Stok Berlimpah

News | Jum'at, 17 April 2026 | 20:37 WIB

Terkini

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Banten | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:30 WIB

Rincian Diskon Tiket Kereta, Kapal, dan Pesawat untuk Libur Nataru

Rincian Diskon Tiket Kereta, Kapal, dan Pesawat untuk Libur Nataru

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:23 WIB

Polisi Tangkap Terduga Pembunuh Bobotoh Persib 16 Tahun di Bogor

Polisi Tangkap Terduga Pembunuh Bobotoh Persib 16 Tahun di Bogor

Bogor | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:22 WIB

×