Program DIB Harita Group Ubah Nasib Istri Nelayan, Kini Bisa Hasilkan Cuan Sendiri

Achmad Fauzi

Rabu, 22 April 2026 | 22:03 WIB
Program DIB Harita Group Ubah Nasib Istri Nelayan, Kini Bisa Hasilkan Cuan Sendiri
Ilustrasi Budi daya ikan lele terhadap perempuan oleh PT DIB Harita Group.
baca 10 detik
  • PT Dharma Inti Bersama memberdayakan perempuan di Desa Pelapis melalui program pengolahan produk perikanan sejak akhir tahun 2025.
  • Program ini menyediakan pelatihan budidaya lele, pembuatan bakso, serta nugget ikan bagi para istri nelayan lokal setempat.
  • Perusahaan menjamin penyerapan seluruh hasil produksi UMKM sehingga memberikan penghasilan tambahan stabil saat musim paceklik ikan berlangsung.

Suara.com - PT Dharma Inti Bersama (DIB) sebagai pengelola Kawasan Industri Pulau Penebang (KIPP) naungan Harita Group melakukam program dengan menggandeng perempuan untuk bisa mandiri meraih pendapatan

PT DIB Harita Group  ini menghadirkan program pemberdayaan perempuan berbasis potensi pesisir dengan melibatkan para ibu di Desa Pelapis, Kecamatan Kepulauan Karimata, Kabupaten Kayong Utara.

Lewat pemberdayaan tersebut, para ibu bisa memperoleh penghasilan tambahan di tengah aktivitas sebagai keluarga nelayan, terutama saat musim paceklik ikan.

Terdapat dua program utama yang dijalankan PT DIB Harita Group, yakni pengolahan lele marinasi dan pembuatan bakso serta nugget ikan di Desa Pelapis.

Ilustrasi ikan lele (Instagram/@jualbeli_ikan_lele)
Ilustrasi budidaya ikan lele PT DIB Harita Group (Instagram)

Program budidaya lele menjadi salah satu sumber penghasilan baru. Pada panen perdana awal Januari, sebanyak 700 kilogram lele berhasil dipanen.

Ikan tersebut kemudian diolah menjadi produk lele marinasi yang dikemas secara vakum agar lebih tahan lama.

Hasilnya, lebih dari seribu kemasan lele marinasi berhasil terjual ke kawasan industri Pulau Penebang.

Government Relation Manager PT DIB Harita Group, Seno Ario Wibowo, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat sekitar.

"Untuk budidaya lele, masyarakat tidak perlu khawatir soal pemasaran. Perusahaan menjamin hasil panen akan diserap," ujar Seno.

baca juga

Sementara itu, pelatihan pembuatan bakso dan nugget ikan melibatkan 64 istri nelayan dari tiga dusun. Dalam satu kali produksi, mereka mampu menghasilkan sekitar 86 kilogram bakso ikan dan 45 kilogram nugget ikan.

Seluruh produk tersebut juga langsung diserap oleh perusahaan sejak Desember 2025. Artinya, para pelaku UMKM tidak perlu lagi khawatir soal pemasaran.

Seno menegaskan, PT DIB menempatkan perempuan sebagai pilar penting dalam pembangunan ekonomi keluarga nelayan.

"Sebagai perusahaan yang beroperasi dekat dengan komunitas nelayan, kami memahami bahwa keberlanjutan ekonomi keluarga sangat bergantung pada kondisi alam yang dinamis. Karena itu, kami ingin memastikan para istri nelayan tetap memiliki sumber pendapatan, bahkan di luar musim tangkap," jelasnya.

"Melalui pengolahan ikan air tawar, pembuatan bakso dan nugget ikan, serta pengolahan lele, perempuan bisa menjadi pelaku utama dalam menambah penghasilan keluarga. Ini bagian dari komitmen pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal dan prinsip keberlanjutan," imbuhnya.

Program pemberdayaan ini menjadi berkah tersendiri bagi para ibu. Sebab, saat musim paceklik ikan datang, aktivitas ekonomi biasanya nyaris terhenti. Para istri nelayan sebelumnya hanya bisa menunggu tanpa kepastian penghasilan.

Kini, kondisi tersebut mulai berubah.

"Dulu kalau musim paceklik ikan, kami hanya di rumah. Sekarang kami bisa tetap bekerja dan punya penghasilan," ujar Suaibah, Ketua Kelompok Pembuatan Bakso Ikan Desa Pelapis.

Semangat serupa juga dirasakan Sundusiyah dan Misnah, ibu rumah tangga dari Dusun Kelawar yang kini terlibat dalam pengolahan lele marinasi.

"Usaha bagus harus dicoba. Kalau ada kegiatan seperti ini, kami jadi lebih semangat," tuturnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kayong Utara, Hendra Budjang, menilai keberhasilan Desa Pelapis terletak pada kepastian pasar yang dimiliki.

Model ini menjadi pembeda dibanding banyak daerah lain, di mana pelaku usaha sering kali kesulitan menjual hasil produksinya.

"Mari kita jadikan ini momentum. Kelebihan Pelapis adalah ketika kita bekerja, pembelinya sudah ada. Tinggal kesiapan masyarakatnya," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wajah Muram Wawonii dan Kawasi! Perbankan Diminta Hentikan Pendanaan ke Harita Group

Wajah Muram Wawonii dan Kawasi! Perbankan Diminta Hentikan Pendanaan ke Harita Group

Bisnis | Selasa, 25 Maret 2025 | 17:26 WIB

Profil dan Karier Stevi Thomas, Direktur Harita Group Jadi Tersangka Korupsi

Profil dan Karier Stevi Thomas, Direktur Harita Group Jadi Tersangka Korupsi

Bisnis | Sabtu, 23 Desember 2023 | 15:56 WIB

KPK Tetapkan Bos Harita Tersangka Gratifikasi, NCKL: Kami Prihatin

KPK Tetapkan Bos Harita Tersangka Gratifikasi, NCKL: Kami Prihatin

Bisnis | Jum'at, 22 Desember 2023 | 11:24 WIB

Terkini

33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi

33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi

Kaltim | Minggu, 13 September 2026 | 11:38 WIB

Lima Tahun Holding UMi, BRI Bangun Ekosistem Keuangan Terintegrasi

Lima Tahun Holding UMi, BRI Bangun Ekosistem Keuangan Terintegrasi

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 11:36 WIB

Apa Kandungan Moisturizer yang Harus Dihindari oleh Remaja? Ini 7 Jawabannya

Apa Kandungan Moisturizer yang Harus Dihindari oleh Remaja? Ini 7 Jawabannya

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 11:35 WIB

5 Tahun Holding Ultra Mikro, Perkuat Ekosistem UMKM

5 Tahun Holding Ultra Mikro, Perkuat Ekosistem UMKM

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 11:33 WIB

5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh

5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh

Jogja | Minggu, 13 September 2026 | 11:30 WIB

A Wild Last Boss Appeared! Season 2 Ungkap Karakter Baru dan Jadwal Tayang

A Wild Last Boss Appeared! Season 2 Ungkap Karakter Baru dan Jadwal Tayang

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 11:30 WIB

Lima Tahun Keberadaan Holding Ultra Mikro Mampu Mendorong UMKM Naik Kelas

Lima Tahun Keberadaan Holding Ultra Mikro Mampu Mendorong UMKM Naik Kelas

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 11:29 WIB

Bukan Cuma Ekonomi, Prabowo Didorong Bawa Isu Kesehatan dan Bencana di KTT BRICS

Bukan Cuma Ekonomi, Prabowo Didorong Bawa Isu Kesehatan dan Bencana di KTT BRICS

News | Minggu, 13 September 2026 | 11:26 WIB

Amerika Serikat Mulai Krisis Oli Mesin: Harga Melonjak Tajam hingga Dijatah di Ritel Raksasa

Amerika Serikat Mulai Krisis Oli Mesin: Harga Melonjak Tajam hingga Dijatah di Ritel Raksasa

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 11:25 WIB

Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat

Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat

Jawa Tengah | Minggu, 13 September 2026 | 11:24 WIB

×