Harga Bitcoin Justru Melonjak di Tengah Perang, Kok Bisa?

Achmad Fauzi

Jum'at, 24 April 2026 | 14:34 WIB
Harga Bitcoin Justru Melonjak di Tengah Perang, Kok Bisa?
Ilustrasi Bitcoin yang kebal terhadap perang. [ANTARA/REUTERS/Dado Ruvic/Foto Dokumen]
baca 10 detik
  • Harga Bitcoin naik mencapai 79.500 dolar AS di Indodax saat konflik Amerika Serikat dan Iran memanas pada akhir April 2026.
  • Lonjakan harga Bitcoin didorong oleh permintaan institusional yang konsisten melalui produk spot ETF serta fenomena teknikal short squeeze pasar.
  • Arus masuk dana ke pasar kripto mencerminkan kepercayaan investor di tengah ketidakpastian geopolitik dan kebijakan moneter Amerika Serikat saat ini.

Suara.com - Harga Bitcoin kembali perkasa di tengah konflik perang Amerika Serikat (AS) dengan Iran. Mengutip data Indodax, aset kripto itu kini harganya tembus 79.500 dolar AS, setelah sempat terkoreksi ke kisaran 74.000 dolar AS di awal pekan.

Indodax menilai penguatan ini terjadi justru saat konflik antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanas. Iran dilaporkan menolak melanjutkan negosiasi dengan AS, meski sebelumnya sempat ada upaya perpanjangan gencatan senjata.

Kondisi tersebut menjadi sinyal bahwa pergerakan Bitcoin tidak lagi semata dipengaruhi sentimen risiko global, melainkan juga kekuatan permintaan yang semakin solid, terutama dari investor institusional.

Arus dana besar tercatat terus mengalir ke pasar kripto. Sepanjang pekan, produk spot Bitcoin ETF mencatat akumulasi dana sekitar 250,22 juta dolar AS, dengan total dana kelolaan mencapai 57,95 miliar dolar AS. Hal ini menunjukkan kepercayaan investor terhadap Bitcoin tetap terjaga di tengah ketidakpastian global.

Ilustrasi Bitcoin. (Freepik)
Ilustrasi Bitcoin. (Freepik)

Vice President INDODAX, Antony Kusuma, menilai kondisi ini mencerminkan perubahan struktur pasar kripto yang semakin matang.

Ia menjelaskan, pergerakan Bitcoin saat ini tidak hanya dipengaruhi oleh sentimen jangka pendek, tetapi juga oleh permintaan yang semakin konsisten dari investor institusional, yang terlihat dari arus masuk melalui produk spot ETF.

"Di tengah ketidakpastian global, kondisi ini justru dimanfaatkan oleh sebagian investor sebagai momentum akumulasi. Hal ini menjadi salah satu faktor yang menopang harga, meskipun volatilitas jangka pendek tetap perlu diantisipasi," ujar Antony seperti dikutip, Jumat (24/4/2026).

Selain faktor geopolitik, dinamika kebijakan moneter Amerika Serikat juga turut memengaruhi pergerakan pasar. Ketidakpastian arah suku bunga di tengah inflasi yang belum sepenuhnya stabil membuat pelaku pasar cenderung berhati-hati terhadap aset berisiko, termasuk kripto.

Meski begitu, meningkatnya penerimaan terhadap aset digital sebagai bagian dari sistem keuangan modern menjadi sentimen positif bagi prospek jangka panjang industri kripto.

baca juga

Dari sisi teknikal, lonjakan harga Bitcoin juga dipicu oleh fenomena short squeeze, di mana banyak posisi jual terpaksa ditutup saat harga mulai naik. Hal ini mendorong permintaan dalam waktu singkat dan mempercepat kenaikan harga.

Secara keseluruhan, kombinasi faktor geopolitik, makroekonomi, serta masuknya dana institusional menunjukkan bahwa Bitcoin mulai dilirik sebagai alternatif di tengah ketidakpastian global.

“Bagi kami melihat kondisi ini sebagai bagian dari dinamika pasar yang perlu disikapi secara bijak. Sehingga, kami mengimbau agar setiap keputusan investasi tetap didasarkan pada pemahaman yang matang serta pengelolaan risiko yang terukur," tutup Antony.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Investasi Saham RI, AS, Kripto, hingga Reksa Dana Kini Bisa Diakses dari Satu Aplikasi

Investasi Saham RI, AS, Kripto, hingga Reksa Dana Kini Bisa Diakses dari Satu Aplikasi

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 17:57 WIB

Bali Disiapkan Jadi Hub Kripto Global, Platform Mulai Bergerak Ekspansi

Bali Disiapkan Jadi Hub Kripto Global, Platform Mulai Bergerak Ekspansi

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 11:36 WIB

Dari Edukasi hingga Inovasi: Perjalanan 6 Tahun Platform Kripto di Indonesia

Dari Edukasi hingga Inovasi: Perjalanan 6 Tahun Platform Kripto di Indonesia

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:40 WIB

Terkini

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Bali | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Surakarta | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44 WIB

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bogor | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:30 WIB

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Jabar | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:29 WIB

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Jogja | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Transformasi Digital Buka Peluang Investasi Baru, Ini yang Perlu Dipahami Mahasiswa

Transformasi Digital Buka Peluang Investasi Baru, Ini yang Perlu Dipahami Mahasiswa

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:22 WIB

×