Belanja Daerah Lamban, OJK Minta BPD Manfaatkan Dana Pemda

M Nurhadi, Rina Anggraeni

Senin, 27 April 2026 | 10:37 WIB
Belanja Daerah Lamban, OJK Minta BPD Manfaatkan Dana Pemda
Ilustrasi. [Ist]
baca 10 detik
  • OJK mendorong Bank Pembangunan Daerah memanfaatkan dana simpanan Pemerintah Daerah untuk meningkatkan penyaluran kredit pada sektor produktif lokal.
  • Kondisi likuiditas perbankan daerah per Februari 2024 sangat sehat dengan ruang ekspansi kredit yang masih terbuka cukup lebar.
  • Strategi penguatan BPD ini menjadi bagian dari visi OJK periode 2024–2027 untuk memperkuat peran bank sebagai penggerak ekonomi.

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan tanggapan terkait fenomena meningkatnya simpanan dana Pemerintah Daerah (Pemda) di sistem perbankan nasional, yang terjadi di tengah lambatnya penyerapan belanja daerah.

OJK memandang tren ini sebagai peluang strategis bagi Bank Pembangunan Daerah (BPD) untuk memperkuat peran intermediasi mereka.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menyatakan bahwa penempatan dana tersebut seharusnya menjadi motor penggerak ekonomi lokal, terutama melalui penyaluran kredit ke sektor produktif.

"Dukungan Pemda melalui penempatan dana di BPD memberikan keuntungan kompetitif karena menjadi sumber dana murah bagi bank. Hal ini dapat dioptimalkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah," jelas Dian dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (27/4/2026).

Langkah optimasi dana daerah ini sejalan dengan visi Roadmap Penguatan BPD 2024-2027 yang telah dirilis oleh OJK. Strategi tersebut dirancang agar BPD memiliki likuiditas yang terjaga dan kompetitif.

Dengan kapasitas permodalan yang kuat, bank daerah diharapkan lebih agresif dalam menyalurkan pembiayaan kepada pelaku UMKM dan sektor produktif lainnya yang relevan dengan kebutuhan spesifik masyarakat di daerah.

Penempatan dana ini biasanya mengikuti siklus anggaran saat realisasi Transfer ke Daerah (TKD) mulai berjalan, sehingga memperkuat daya tahan bank dalam menghadapi dinamika ekonomi.

Data Keuangan: Likuiditas Melimpah, Ruang Ekspansi Terbuka

Berdasarkan data keuangan per Februari 2024, performa perbankan daerah secara agregat berada dalam kondisi yang sangat sehat dengan likuiditas yang melimpah (ample). Beberapa indikator utama menunjukkan angka yang jauh di atas ambang batas regulasi:

baca juga
  • Liquidity Coverage Ratio (LCR): Mencapai 201,78 persen.
  • Alat Likuid terhadap Non-Core Deposit (AL/NCD): Sebesar 129,83 persen.
  • Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK): Berada di level 27,42 persen.

Meski likuiditas melimpah, OJK mencatat bahwa potensi ekspansi kredit masih sangat terbuka lebar. Hal ini terlihat dari rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) BPD yang tercatat di level 83,84 persen.

Angka ini mengindikasikan bahwa BPD masih memiliki ruang yang cukup luas untuk menyalurkan kredit lebih banyak lagi kepada masyarakat.

Dian menegaskan bahwa OJK akan terus melakukan pengawasan ketat untuk memastikan optimalisasi dana daerah ini tidak mengabaikan prinsip kehati-hatian. Transformasi BPD diharapkan tidak hanya memperkuat kinerja internal bank, tetapi juga menjadi pilar penyangga ekonomi nasional.

"Melalui pengawasan ketat dari OJK, optimalisasi dana daerah ini diharapkan mampu memperkuat kinerja BPD dan menjadi motor penggerak ekonomi nasional melalui rasio likuiditas yang terjaga," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

OJK Klaim Perbankan Kebal Guncangan: Kokoh di Atas Kertas, Waspada di Lapangan

OJK Klaim Perbankan Kebal Guncangan: Kokoh di Atas Kertas, Waspada di Lapangan

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 15:15 WIB

OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi hingga Juni 2026

OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi hingga Juni 2026

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 16:36 WIB

OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah

OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 12:37 WIB

Dapat Restu dari OJK, Muhammad Awaluddin Sah Jabat Dirut Jasa Raharja

Dapat Restu dari OJK, Muhammad Awaluddin Sah Jabat Dirut Jasa Raharja

News | Jum'at, 24 April 2026 | 18:00 WIB

Menkeu Bantah Hoaks Uang Negara Tinggal Rp120 Triliun

Menkeu Bantah Hoaks Uang Negara Tinggal Rp120 Triliun

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 20:42 WIB

Tudingan Duit Bank Dipakai untuk Biayai Program Prioritas Pemerintah Terlalu Tendensius

Tudingan Duit Bank Dipakai untuk Biayai Program Prioritas Pemerintah Terlalu Tendensius

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 18:09 WIB

Terkini

Jangan Diklik! Misteri Aplikasi Teror dan Kematian dalam Novel Rahasia Ayu

Jangan Diklik! Misteri Aplikasi Teror dan Kematian dalam Novel Rahasia Ayu

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 07:15 WIB

Produk Lokal Tak Kalah Bagus dari Barang Impor, Mendag Sebut Masalahnya Pintar Jualan

Produk Lokal Tak Kalah Bagus dari Barang Impor, Mendag Sebut Masalahnya Pintar Jualan

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 07:13 WIB

Sarjito Resmi Jadi Kepala Eksekutif Pengawas BMKS, OJK Targetkan Bursa Beroperasi 1 Januari 2027

Sarjito Resmi Jadi Kepala Eksekutif Pengawas BMKS, OJK Targetkan Bursa Beroperasi 1 Januari 2027

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 07:05 WIB

Feng Shui Meja Kerja Membelakangi Pintu, Benarkah Bikin Energi Kurang Baik?

Feng Shui Meja Kerja Membelakangi Pintu, Benarkah Bikin Energi Kurang Baik?

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 07:05 WIB

Masker Jadi Barang Buruan, Harga Melonjak: Ada Ancaman Pidana bagi Pedagang Nakal?

Masker Jadi Barang Buruan, Harga Melonjak: Ada Ancaman Pidana bagi Pedagang Nakal?

News | Kamis, 10 September 2026 | 07:00 WIB

Perbedaan Sunscreen Skintific dan Amaterasun, dari Tekstur hingga Tingkat Proteksi

Perbedaan Sunscreen Skintific dan Amaterasun, dari Tekstur hingga Tingkat Proteksi

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 07:00 WIB

Karhutla Jadi Bencana Paling Banyak Terjadi di Indonesia, Capai 627 Kejadian

Karhutla Jadi Bencana Paling Banyak Terjadi di Indonesia, Capai 627 Kejadian

Foto | Kamis, 10 September 2026 | 07:00 WIB

Huawei FreeBuds 7 Resmi Meluncur, Bawa Fitur ANC AI Baterai Tahan 42 Jam

Huawei FreeBuds 7 Resmi Meluncur, Bawa Fitur ANC AI Baterai Tahan 42 Jam

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 06:40 WIB

Ulasan Novel Membunuh Alice: Ketika Mimpi Buruk Menjadi Kenyataan

Ulasan Novel Membunuh Alice: Ketika Mimpi Buruk Menjadi Kenyataan

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 06:25 WIB

Ekonomi Semarang Tumbuh 6,49 Persen, LEPAS Ekspansi Pasar Mobil Listrik Premium

Ekonomi Semarang Tumbuh 6,49 Persen, LEPAS Ekspansi Pasar Mobil Listrik Premium

Jawa Tengah | Kamis, 10 September 2026 | 06:10 WIB

×