Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 27 April 2026 | 18:06 WIB
Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto ist
baca 10 detik
  • OJK & Bibit luncurkan PINTAR Reksa Dana guna perkuat literasi keuangan domestik.
  • Strategi SIP Bibit bidik disiplin investasi, berkaca pada sukses 600% AAUM India.
  • Investor pasar modal RI tembus 26 juta, potensi pertumbuhan reksa dana kian besar.

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama pelaku industri pasar modal resmi meluncurkan Program Investasi Terencana dan Berkala (PINTAR) Reksa Dana serta Pekan Reksa Dana 2026 di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (27/4/2026). Langkah strategis ini membidik penguatan pasar keuangan domestik melalui disiplin investasi masyarakat.

Hadir dalam peluncuran tersebut Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Gerakan ini menjadi momentum krusial mengingat jumlah investor pasar modal Indonesia kini telah menembus angka 26 juta investor.

Aplikasi investasi digital Bibit.id turut mengambil peran sentral dalam gerakan ini. Direktur Bibit.id, Hilmawan Kusumajaya menyatakan bahwa pihaknya telah mempelopori fitur Systematic Investment Plan (SIP) atau nabung rutin sejak tahun 2020.

"Filosofi investasi terencana dan berkala telah terbukti menjadi cara paling efektif bagi masyarakat untuk membangun kekayaan jangka panjang," ujar Hilmawan.

Strategi SIP menggabungkan kekuatan bunga majemuk (the power of compounding) dan Dollar Cost Averaging. Investor diwajibkan menyetor dana dalam jumlah tetap secara terjadwal. Metode ini dinilai cocok untuk target jangka panjang, seperti pembelian hunian dalam horizon waktu 10 tahun.

Ambisi Indonesia untuk memperbesar basis investor reksa dana bukan tanpa referensi. Chief Executive AMFI (India), Venkat N. Chalasani, yang turut hadir, memaparkan data mencengangkan dari Negeri Bollywood.

Melalui kampanye “Mutual Fund Sahi Hai” yang dimulai pada 2017, India berhasil mengubah lanskap investasinya. Dalam periode singkat Februari 2017 hingga Maret 2019 saja, Average Assets Under Management (AAUM) reksa dana di India tumbuh 33%.

"Yang lebih mencengangkan, sejak gerakan itu dicanangkan hingga hari ini, AAUM reksa dana di India tercatat tumbuh 600%," ungkap Venkat.

Hilmawan optimis Indonesia mampu mengejar ketertinggalan dan meraih kesuksesan serupa. "Dengan lebih dari 26 juta investor per hari ini, kami optimis dapat mencapai kesuksesan yang sama dengan India melalui disiplin dan teknologi finansial," pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pegadaian Sukses Gelar Tring! Golden Run 2026

Pegadaian Sukses Gelar Tring! Golden Run 2026

News | Senin, 27 April 2026 | 17:56 WIB

3 Jenis Reksadana yang Paling Cocok untuk Investor Pemula, Risiko Rendah

3 Jenis Reksadana yang Paling Cocok untuk Investor Pemula, Risiko Rendah

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 15:41 WIB

OJK: MSCI Akui Keberhasilan Reformasi Pasar Modal Indonesia

OJK: MSCI Akui Keberhasilan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 13:04 WIB

Terkini

The Cat Returns: Tentang Nyaris Berubah Jadi Kucing Karena Menolong Kucing

The Cat Returns: Tentang Nyaris Berubah Jadi Kucing Karena Menolong Kucing

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:21 WIB

Kerja Sama Bantargebang Diperpanjang, Jakarta Justru Diberi Peringatan

Kerja Sama Bantargebang Diperpanjang, Jakarta Justru Diberi Peringatan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:19 WIB

Ikan Nila Disebut Jadi Ancaman Nyata Bagi Populasi Sidat Legendaris di Danau Poso

Ikan Nila Disebut Jadi Ancaman Nyata Bagi Populasi Sidat Legendaris di Danau Poso

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Syarat Pecah KK Setelah Menikah 2026, Ini Dokumen yang Harus Disiapkan Pasutri

Syarat Pecah KK Setelah Menikah 2026, Ini Dokumen yang Harus Disiapkan Pasutri

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Titik Baru Api Karhutla Masih Muncul, Sugiono Minta Patroli Darat Diperketat

Titik Baru Api Karhutla Masih Muncul, Sugiono Minta Patroli Darat Diperketat

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

6 Rekomendasi Serum Viva Terbaik untuk Flek Hitam dan Garis Halus Usia 40 Tahun

6 Rekomendasi Serum Viva Terbaik untuk Flek Hitam dan Garis Halus Usia 40 Tahun

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Pertamina & Kemenkop Luncurkan Piloting Pengumpulan Minyak Jelantah

Pertamina & Kemenkop Luncurkan Piloting Pengumpulan Minyak Jelantah

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:14 WIB

Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Dana Desa Paniis Kuningan, Kerugian Negara Capai Rp530 Juta

Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Dana Desa Paniis Kuningan, Kerugian Negara Capai Rp530 Juta

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:12 WIB

Cabut Gugatan di PTUN, Denny Indrayana Siapkan 3 Skenario Langkah Hukum Soal Gibran

Cabut Gugatan di PTUN, Denny Indrayana Siapkan 3 Skenario Langkah Hukum Soal Gibran

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:11 WIB

Syarat Perpanjang SKCK Beda Domisili, Dokumen Apa Saja yang Diperlukan?

Syarat Perpanjang SKCK Beda Domisili, Dokumen Apa Saja yang Diperlukan?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:10 WIB

×