Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.710.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 6.007,656
LQ45 597,448
Srikehati 291,253
JII 359,060
USD/IDR 17.916

IHSG Ditutup Perkasa ke Level 7.100, Ini Pemicunya

Achmad Fauzi

Rabu, 29 April 2026 | 17:18 WIB
IHSG Ditutup Perkasa ke Level 7.100, Ini Pemicunya
IHSG mulai perkasa kembali. [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/tom].
  • IHSG ditutup menguat 0,41 persen ke level 7.101,23 pada perdagangan Rabu, 29 April 2026 akibat aksi technical rebound.
  • Penguatan IHSG didorong oleh sektor industri, namun pergerakan pasar masih dibayangi potensi aksi ambil untung investor jangka pendek.
  • Sentimen global memengaruhi pasar, termasuk penantian data ekonomi Amerika Serikat serta kebijakan suku bunga bank sentral di Eropa.

Suara.com - Para investor akhirnya bisa bernafas legas setelah, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup menguat pada perdagangan Rabu, 29 April 2026. 

Berdasarkan riset Phintraco Sekuritas, penguatan ini didorong oleh aksi technical rebound seiring posisi indeks yang sudah berada di area jenuh jual (oversold).

IHSG tercatat naik 0,41 persen ke level 7.101,23. Namun, pergerakan indeks masih dibayangi sentimen teknikal dan potensi aksi ambil untung dalam jangka pendek.

Secara sektoral, sektor industri menjadi penopang utama dengan kenaikan sebesar 2,41 persen. Sebaliknya, sektor basic materials justru mencatatkan pelemahan terdalam hingga 1,08 persen.

Pengunjung melintas di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jakarta, Jumat (10/4/2026). Pada sesi pembukaan perdagangan Jumat (10/4) pagi, IHSG naik 44,921 poin (0,61 persen) ke level 7.352,510 pada hari pertama penerapan kebijakan Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym].
IHSG mulai perkasa kembali[ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym].

Dari sisi teknikal, pergerakan IHSG masih belum sepenuhnya solid. Indikator MACD menunjukkan pelebaran histogram negatif, sementara Stochastic RSI memang sudah berada di area oversold, namun belum mengindikasikan adanya pembalikan arah (reversal) yang kuat.

Phintraco Sekuritas menilai IHSG berpeluang melanjutkan penguatan terbatas dengan menguji level MA5 di kisaran 7.156. Namun demikian, investor diingatkan untuk mewaspadai potensi profit taking, terutama menjelang periode libur panjang (long weekend).

Sentimen global juga turut memengaruhi arah pergerakan pasar. Bursa Asia bergerak variatif (mix), seiring pelaku pasar mencermati perkembangan konflik di Timur Tengah serta kebijakan produksi minyak oleh OPEC.

Dari Amerika Serikat, pelaku pasar menantikan rilis data indeks PCE prices Maret 2026 yang diperkirakan meningkat ke level 3,3 persen dari sebelumnya 2,8 persen pada Februari. Selain itu, pertumbuhan ekonomi AS kuartal I 2026 diproyeksikan tumbuh 1,5 peraen secara kuartalan (QoQ), naik dari 0,5 persen pada kuartal sebelumnya.

Sementara itu, dari China akan dirilis data manufaktur dan non-manufaktur April. Dari kawasan Eropa, investor menunggu rilis data PDB kuartal I 2026, inflasi, tingkat pengangguran, hingga hasil pertemuan bank sentral Eropa.

Secara konsensus, bank sentral Eropa atau European Central Bank (ECB) diperkirakan masih akan menahan suku bunga acuannya di level 2,15 persen. Hal serupa juga diperkirakan terjadi pada Bank of England (BoE) yang berpotensi mempertahankan suku bunga di level 3,75 persen.

Trafik Perdagangan

Pada perdagangan pada hari ini, sebanyak 41,32 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 17,21 triliun, serta frekuensi sebanyak 2,41 juta kali. 

Dalam perdagangan sesi I, sebanyak 399 saham bergerak naik, sedangkan 297 saham mengalami penurunan, dan 263 saham tidak mengalami pergerakan.

Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada Hari ini diantaranya, INOV, TOOL, KONI, BAPA, ICON, APLN, BLUE, NEST.

Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, DEFI, LNPI, KJEN, PPRE, LCKM, NAIK, SDMU, PTMP, PADA.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi. Investor disarankan untuk melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Airlangga Soroti Sepinya IPO Pasar Saham RI di Q1 2026, Ini Penyebabnya

Airlangga Soroti Sepinya IPO Pasar Saham RI di Q1 2026, Ini Penyebabnya

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 12:30 WIB

Bukukan Pendapatan Rp2,3 triliun, AVIA Catat Pertumbuhan 16,8 Persen

Bukukan Pendapatan Rp2,3 triliun, AVIA Catat Pertumbuhan 16,8 Persen

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 12:03 WIB

IHSG Menghijau di Awal Perdagangan Rabu, Simak Saham yang Cuan

IHSG Menghijau di Awal Perdagangan Rabu, Simak Saham yang Cuan

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 09:14 WIB

Terkini

Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?

Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:55 WIB

ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi

ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:18 WIB

Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri

Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 17:12 WIB

Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan

Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:35 WIB

Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi

Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:20 WIB

Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan

Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:11 WIB

BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama

BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:40 WIB

Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion

Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:34 WIB

CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen

CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 11:34 WIB

Mengapa Pertalite Mau Dihapus?

Mengapa Pertalite Mau Dihapus?

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:26 WIB