Rektor UMY: URI Bisa Picu Perebutan Dosen dan Gerus Anggaran Pendidikan

Bella, Hiskia Andika Weadcaksana

Kamis, 30 Juli 2026 | 20:59 WIB
Rektor UMY: URI Bisa Picu Perebutan Dosen dan Gerus Anggaran Pendidikan
Rekto UMY, Achmad Nurmandi (kanan). [Suara.com/Putu]
baca 10 detik
  • Rektor UMY Achmad Nurmandi menyoroti rencana pemerintah mendirikan Universitas Republik Indonesia pada Kamis (30/7/2026).
  • Pendirian kampus baru tersebut berpotensi memicu persaingan dosen berkualifikasi tinggi dan membebani anggaran pendidikan nasional.
  • Pemerintah didorong memperkuat program studi yang ada ketimbang membentuk institusi perguruan tinggi baru.

Suara.com - Rencana pemerintah mendirikan Universitas Republik Indonesia (URI) menuai sorotan. Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Achmad Nurmandi, mengingatkan kehadiran kampus baru itu berpotensi memicu persaingan dalam perekrutan dosen berkualifikasi tinggi sekaligus membebani anggaran pendidikan.

Menurut Nurmandi, pendirian URI tidak cukup hanya berorientasi pada pembangunan kampus baru. Pemerintah harus memastikan ketersediaan sumber daya manusia, kebutuhan program studi, hingga dampaknya terhadap alokasi anggaran pendidikan nasional.

"Persoalannya bukan hanya membangun gedung atau membuka program studi," kata Nurmandi, dikutip Kamis (30/7/2026).

Ia menilai rencana URI yang akan berfokus pada bidang science, technology, engineering, and mathematics (STEM), kesehatan, dan kedokteran membutuhkan dosen berkualifikasi tinggi yang saat ini masih terkonsentrasi di sejumlah perguruan tinggi besar.

Tanpa strategi penambahan dan regenerasi dosen, URI justru berpotensi menarik tenaga pengajar dari kampus yang sudah ada. Kondisi itu dikhawatirkan hanya memindahkan sumber daya akademik, bukan memperluas kapasitas pendidikan tinggi nasional.

"Perguruan tinggi membutuhkan dosen berkualifikasi, peneliti, laboratorium, tata kelola akademik, serta ekosistem keilmuan yang tidak dapat dibentuk dalam waktu singkat," ucapnya.

Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI), Donny Ermawan. [Suara.com/Novian]
Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI), Donny Ermawan. [Suara.com/Novian]

Selain persoalan SDM, Nurmandi juga menyoroti besarnya kebutuhan anggaran untuk membangun perguruan tinggi baru. Pembiayaan tersebut mencakup penyediaan lahan, pembangunan infrastruktur, laboratorium, perekrutan dosen, beasiswa, hingga biaya operasional.

"Pendirian perguruan tinggi baru membutuhkan alokasi anggaran yang signifikan. Hal ini perlu dipertimbangkan secara cermat di tengah keterbatasan anggaran pendidikan nasional saat ini," ujarnya.

Ia menilai pemerintah perlu menjelaskan secara terbuka sumber pembiayaan URI agar tidak mengurangi ruang fiskal bagi program-program pendidikan tinggi lainnya, seperti pendanaan riset, bantuan bagi perguruan tinggi swasta, peningkatan mutu kampus di daerah, hingga program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.

baca juga

Di sisi lain, Nurmandi mempertanyakan urgensi pendirian URI sebagai institusi baru.

Menurutnya, kebutuhan mencetak calon pemimpin pemerintahan maupun BUMN selama ini telah difasilitasi melalui pendidikan kedinasan, program magister, pendidikan eksekutif, hingga berbagai pelatihan kepemimpinan.

"Apabila kebutuhannya adalah menyiapkan calon pemimpin pemerintahan atau BUMN, sebenarnya sudah terdapat berbagai jalur pendidikan dan pelatihan yang dapat diperkuat. Kebutuhan tersebut dapat dipenuhi tanpa harus langsung membentuk institusi baru," tandasnya.

Sebagai alternatif, Nurmandi mendorong pemerintah memperkuat program studi STEM yang telah tersedia di berbagai perguruan tinggi melalui peningkatan fasilitas laboratorium, pendanaan riset, pemerataan dosen, serta kolaborasi dengan industri.

Menurutnya, langkah tersebut lebih efisien karena berfokus pada pemanfaatan infrastruktur dan ekosistem akademik yang sudah berjalan dibandingkan membangun universitas baru dari nol.

"Setiap kebijakan pendidikan harus dimulai dari persoalan yang hendak diselesaikan. Setelah kebutuhannya jelas, barulah ditentukan apakah solusinya harus berupa pendirian universitas baru atau cukup melalui penguatan institusi yang sudah berjalan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPR Dukung Putusan MK, Anggaran MBG Tak Boleh Ambil Jatah Pendidikan

DPR Dukung Putusan MK, Anggaran MBG Tak Boleh Ambil Jatah Pendidikan

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 20:43 WIB

Tak Perlu Tunggu 2028, Pemerintah Didesak Segera Keluarkan MBG dari Anggaran Pendidikan

Tak Perlu Tunggu 2028, Pemerintah Didesak Segera Keluarkan MBG dari Anggaran Pendidikan

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 20:15 WIB

Putusan MK soal Anggaran MBG Dinilai Masih Sisakan Celah hingga 2027

Putusan MK soal Anggaran MBG Dinilai Masih Sisakan Celah hingga 2027

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:33 WIB

MK Putuskan Anggaran MBG Harus Dipisah dari Dana Pendidikan, Berlaku Paling Lambat APBN 2028

MK Putuskan Anggaran MBG Harus Dipisah dari Dana Pendidikan, Berlaku Paling Lambat APBN 2028

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 17:37 WIB

Resmi, MK Larang Program MBG Pakai 20 Persen Anggaran Pendidikan

Resmi, MK Larang Program MBG Pakai 20 Persen Anggaran Pendidikan

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 15:19 WIB

BGN Enggan MBG Dibenturkan dengan Sekolah Roboh: Enggak Nyambung

BGN Enggan MBG Dibenturkan dengan Sekolah Roboh: Enggak Nyambung

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:58 WIB

UIPM Beri Alasan Mengapa Jejaring Internasional Penting bagi Dunia Pendidikan

UIPM Beri Alasan Mengapa Jejaring Internasional Penting bagi Dunia Pendidikan

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:33 WIB

Link Cetak Kartu Tes Substantif PPG 2026, Jadwal dan Cara Unduh di SIMPKB

Link Cetak Kartu Tes Substantif PPG 2026, Jadwal dan Cara Unduh di SIMPKB

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 12:46 WIB

Minta Generasi Berakhlak, tapi Tak Peduli Gurunya Hidup Serba Kekurangan

Minta Generasi Berakhlak, tapi Tak Peduli Gurunya Hidup Serba Kekurangan

Your Say | Rabu, 29 Juli 2026 | 11:10 WIB

Pembuatan URI Dinilai Bukan Prioritas, Prabowo Diminta Berhenti Bikin Lembaga Baru untuk Pendidikan

Pembuatan URI Dinilai Bukan Prioritas, Prabowo Diminta Berhenti Bikin Lembaga Baru untuk Pendidikan

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 09:27 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×