Industri Asuransi Jiwa Syariah Tumbuh Double Digit, Prudential Syariah Kempit Pangsa Pasar 22 Persen

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 30 April 2026 | 15:29 WIB
Industri Asuransi Jiwa Syariah Tumbuh Double Digit, Prudential Syariah Kempit Pangsa Pasar 22 Persen
Ilustrasi asuransi syariah. (Dok: Istimewa)
baca 10 detik
  • Industri asuransi jiwa syariah 2025 tumbuh 13%, capai total APE Rp4,7 triliun.
  • Prudential Syariah pimpin pasar dengan pangsa 22% dan APE tembus Rp1 triliun.
  • Literasi syariah melonjak 43%, buka peluang besar bagi penetrasi asuransi.

Suara.com - Industri asuransi jiwa syariah di Indonesia mencatatkan performa gemilang sepanjang tahun 2025 dengan pertumbuhan mencapai dua digit. Sejalan dengan tren positif tersebut, PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) sukses mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin pasar (market leader) di tanah air.

Berdasarkan data industri, total Annualized Premium Equivalent (APE) asuransi jiwa syariah nasional mencapai Rp4,7 triliun pada 2025, atau tumbuh sebesar 13 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini juga tercermin dari lonjakan jumlah peserta yang kini mencapai 24,5 juta orang.

Di tengah persaingan yang ketat, Prudential Syariah tampil dominan dengan menguasai pangsa pasar sekitar 22 persen. Pencapaian ini didorong oleh perolehan APE perusahaan yang menyentuh angka fantastis, yakni sekitar Rp1 triliun.

Menariknya, lonjakan literasi keuangan syariah di Indonesia meningkat drastis dari 9 persen pada 2023 menjadi 43 persen di tahun 2025. Namun, angka literasi yang tinggi ini belum berbanding lurus dengan tingkat penetrasi asuransi syariah yang masih tertahan di bawah 1 persen.

Dengan lebih dari 65 juta rumah tangga di Indonesia, di mana jutaan di antaranya belum terlindungi secara optimal, industri ini dinilai memiliki ruang pertumbuhan yang sangat lebar.

Presiden Direktur Prudential Syariah, Iskandar Ezzahuddin, menegaskan bahwa posisi perusahaan sebagai pemimpin pasar adalah bukti nyata kepercayaan masyarakat yang terus menebal.

“Fokus kami adalah memastikan pertumbuhan ini tetap relevan dengan kebutuhan pasar, memperluas akses perlindungan sekaligus menjaga kualitas layanan,” ujar Iskandar dalam keterangannya, dikutip Kamis (30/4/2026).

Ke depan, Prudential Syariah berkomitmen untuk terus menjadi motor penggerak inklusi asuransi syariah di Indonesia. Perusahaan berencana memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan untuk menghadirkan solusi perlindungan yang lebih simpel dan mudah dijangkau.

Dengan mengusung prinsip ta’awun—yakni saling melindungi dan saling menopang—Prudential Syariah bertekad menjadi mitra amanah bagi keluarga Indonesia.

baca juga

“Kami akan aktif mendorong literasi dan inklusi, membangun pemahaman luas, serta memperkuat jaringan distribusi agar akses perlindungan semakin mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat,” tutup Iskandar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenperin: Industri Kertas Untung dengan Lemahnya Nilai Tukar Rupiah

Kemenperin: Industri Kertas Untung dengan Lemahnya Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 10:04 WIB

Bea Masuk LPG Dihapus, Industri Petrokimia Bersukaria

Bea Masuk LPG Dihapus, Industri Petrokimia Bersukaria

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 09:58 WIB

Wamenaker: Biaya Membunuh Industri Tembakau Sangat Murah, Tapi...

Wamenaker: Biaya Membunuh Industri Tembakau Sangat Murah, Tapi...

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 09:46 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×