Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.956,804
LQ45 669,344
Srikehati 325,787
JII 462,109
USD/IDR 17.373

Aguan Lapor: Penjualan PIK2 Meroket 112%, Tembus Rp 987 M

Mohammad Fadil Djailani | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Jum'at, 01 Mei 2026 | 13:09 WIB
Aguan Lapor: Penjualan PIK2 Meroket 112%, Tembus Rp 987 M
Emiten properti besutan Agung Sedayu Group dan Salim Group ini meraup penjualan sebesar Rp 987 miliar pada kuartal I-2026. Angka ini melonjak tajam 112 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
  • Marketing sales PANI kuartal I-2026 melonjak 112% jadi Rp987 miliar.
  • Sektor properti premium pulih berkat konsep kawasan terpadu dan infrastruktur.
  • Tol KATARAJA dan proyek NICE jadi katalis utama pertumbuhan ekonomi di PIK2.

Suara.com - Sektor properti nasional menunjukkan taringnya di awal tahun 2026. Meski daya beli kelas menengah masih dibayangi tantangan, segmen hunian premium justru terbang tinggi. Fenomena ini dibuktikan oleh PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) yang mencatatkan lonjakan marketing sales fantastis.

Emiten properti besutan Agung Sedayu Group dan Salim Group ini meraup penjualan sebesar Rp 987 miliar pada kuartal I-2026. Angka ini melonjak tajam 112 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Presiden Direktur PANI, Sugianto Kusuma atau yang akrab disapa Aguan, mengungkapkan bahwa respons pasar terhadap produk perusahaan tetap positif di tengah selektifnya konsumen dalam memilih hunian.

"Kami melihat PIK2 terus berkembang sebagai kawasan terpadu yang memiliki daya tarik tinggi, baik bagi end-user maupun investor," ujar Aguan dalam keterangannya, dikutip Senin (1/5/2026).

Capaian gemilang ini didorong oleh moncernya penjualan di sejumlah proyek residensial premium. Nama-nama seperti Pasir Putih Residence, Rumah Milenial, hingga Bukit Nirmala menjadi primadona penyumbang pundi-pundi perusahaan.

Tak hanya rumah, kaveling tanah komersial juga diburu investor. Hal ini seiring dengan kebutuhan pusat bisnis baru yang punya prospek cuan jangka panjang. Aguan menyebut, kunci utama daya tarik PIK2 adalah konektivitas.

Hadirnya Tol KATARAJA yang menghubungkan kawasan langsung ke Bandara Soekarno-Hatta dan pusat Jakarta menjadi game changer. Selain itu, kehadiran Nusantara International Convention Exhibition (NICE) diyakini bakal jadi magnet aktivitas bisnis internasional.

"Kawasan ini kami persiapkan menjadi pusat aktivitas ekonomi baru yang mampu menciptakan nilai jangka panjang," tambah Aguan.

Dengan cadangan lahan raksasa mencapai 1.825 hektare, PANI masih punya ruang luas untuk ekspansi. Stabilitas ekonomi domestik dan pembangunan infrastruktur yang masif diprediksi akan terus menjaga momentum pemulihan properti di sepanjang tahun ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PANI Bidik Penjualan Rp4,3 Triliun di PIK 2, Ini Kata Aguan

PANI Bidik Penjualan Rp4,3 Triliun di PIK 2, Ini Kata Aguan

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 08:00 WIB

Tren Pet Parenting Meningkat, PAW Expo 2026 Jadi Destinasi Wajib Pecinta Anabul

Tren Pet Parenting Meningkat, PAW Expo 2026 Jadi Destinasi Wajib Pecinta Anabul

Lifestyle | Sabtu, 11 April 2026 | 07:01 WIB

Jangan Bingung Cari Mushola Saat Kulineran di PIK: Ini Titik Lokasi Strategis yang Wajib Kamu Tahu

Jangan Bingung Cari Mushola Saat Kulineran di PIK: Ini Titik Lokasi Strategis yang Wajib Kamu Tahu

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:42 WIB

Terkini

KEK Sanur Gandeng Unud Jadi Pusat Riset Kesehatan Berkelas Dunia

KEK Sanur Gandeng Unud Jadi Pusat Riset Kesehatan Berkelas Dunia

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 13:04 WIB

Fundamental Kuat Jadi Alasan Saham BBRI Masih Jadi Rekomendasi

Fundamental Kuat Jadi Alasan Saham BBRI Masih Jadi Rekomendasi

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 13:04 WIB

SIG Kantongi Laba Rp 80 Miliar di Kuartal I-2026, Naik 88 Persen

SIG Kantongi Laba Rp 80 Miliar di Kuartal I-2026, Naik 88 Persen

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 12:56 WIB

Implementasi Green Shipping Pertamina Patra Niaga Klaim Sukses Pangkas 13.000 Ton CO2

Implementasi Green Shipping Pertamina Patra Niaga Klaim Sukses Pangkas 13.000 Ton CO2

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 12:36 WIB

Harga Referensi CPO Mei 2026 Naik 6,06 Persen, Bea Keluar Tembus 178 Dolar AS per MT

Harga Referensi CPO Mei 2026 Naik 6,06 Persen, Bea Keluar Tembus 178 Dolar AS per MT

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 12:13 WIB

Dorong Energi Terbarukan, Emiten HGII Raup Laba Rp17,96 Miliar di Kuartal I 2026

Dorong Energi Terbarukan, Emiten HGII Raup Laba Rp17,96 Miliar di Kuartal I 2026

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 12:03 WIB

Berapa Besaran Dana Pensiun yang Aman di Indonesia? Ini Perhitungannya

Berapa Besaran Dana Pensiun yang Aman di Indonesia? Ini Perhitungannya

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 11:52 WIB

Pasokan Terancam, Harga Minyak Dunia Naik Tajam di Awal Mei 2026

Pasokan Terancam, Harga Minyak Dunia Naik Tajam di Awal Mei 2026

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 11:02 WIB

Harga Pangan 1 Mei 2026  Cabai Rawit Merah Tembus Rp84.000/Kg, Bawang Merah dan Beras Ikut Meroket

Harga Pangan 1 Mei 2026 Cabai Rawit Merah Tembus Rp84.000/Kg, Bawang Merah dan Beras Ikut Meroket

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 10:39 WIB

CIMB Niaga Cetak Laba Rp2,3 Triliun di Kuartal I 2026

CIMB Niaga Cetak Laba Rp2,3 Triliun di Kuartal I 2026

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 10:03 WIB