PANI Bidik Penjualan Rp4,3 Triliun di PIK 2, Ini Kata Aguan

M Nurhadi, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 20 April 2026 | 08:00 WIB
PANI Bidik Penjualan Rp4,3 Triliun di PIK 2, Ini Kata Aguan
Sugianto Kusuma alias Aguan (Ist)
baca 10 detik
  • PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk menargetkan perolehan marketing sales sebesar Rp4,3 triliun pada tahun buku 2026.
  • Perusahaan berfokus pada pengembangan kawasan PIK2 dengan mengandalkan penjualan produk hunian residensial serta beragam unit komersial.
  • Manajemen menetapkan target tersebut dengan prinsip kehati-hatian terhadap dinamika geopolitik global serta memanfaatkan progres pembangunan infrastruktur strategis.

Suara.com - Emiten properti PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) secara resmi menetapkan target pertumbuhan kinerja yang optimistis namun terukur untuk tahun buku 2026.

Pengembang kawasan berskala kota ini membidik perolehan pemasaran atau marketing sales sebesar Rp4,3 triliun di tengah kondisi pasar properti dan ekonomi global yang masih dibayangi fluktuasi.

PANI berupaya menjaga momentum pertumbuhan dengan memaksimalkan potensi pengembangan di kawasan Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2), yang kini tengah bertransformasi menjadi salah satu pusat ekonomi baru di utara Jakarta.

Dalam peta jalan bisnis tahun ini, segmen residensial diproyeksikan tetap menjadi tulang punggung utama pendapatan perusahaan.

Tingginya minat masyarakat terhadap hunian di kawasan terpadu menjadi landasan kuat bagi PANI untuk terus meluncurkan produk-produk perumahan inovatif. 

Selain sektor hunian, PANI juga menaruh harapan besar pada kontribusi penjualan dari produk komersial. Strategi ini mencakup penjualan kaveling tanah komersial serta produk bangunan siap pakai seperti rumah toko (ruko), rumah kantor (rukan), hingga Small Office Home Office (SOHO).

Diversifikasi produk ini sengaja dirancang untuk menciptakan keseimbangan antara pemenuhan kebutuhan tempat tinggal dengan kebutuhan ruang usaha bagi para pelaku bisnis di kawasan tersebut.

Presiden Direktur PANI, Sugianto Kusuma, mengungkapkan bahwa penetapan target Rp4,3 triliun tersebut telah melalui proses pengkajian yang mendalam terhadap berbagai variabel eksternal.

Salah satu poin krusial yang menjadi perhatian manajemen adalah dinamika geopolitik internasional yang dapat memengaruhi stabilitas ekonomi nasional.

baca juga

"Komposisi marketing sales yang kami tetapkan ini diambil setelah mencermati perkembangan geopolitik yang terjadi, sehingga unsur kehati-hatian dan target yang dapat dicapai menjadi prinsip utama kami," ujar pria yang akrab disapa Aguan tersebut dalam keterangan resminya kepada media di Jakarta, Minggu (19/4/2026).

Prinsip kehati-hatian ini tercermin dalam pemilihan produk yang diluncurkan, di mana PANI lebih mengutamakan produk yang memiliki daya serap pasar tinggi dan risiko yang terkendali, tanpa mengabaikan potensi pertumbuhan jangka panjang.

Meskipun bersikap waspada terhadap kondisi makro, perseroan tetap melihat peluang besar dari progres pembangunan infrastruktur di kawasan PIK2.

Keberadaan fasilitas penunjang berskala internasional dan konektivitas yang semakin baik menjadi faktor pembeda (unique selling point) yang kuat bagi proyek-properti milik PANI.

Salah satu infrastruktur kunci yang disoroti adalah Nusantara International Convention Exhibition (NICE). Fasilitas ini diharapkan mampu menarik arus kunjungan besar melalui sektor MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition), yang pada gilirannya akan meningkatkan aktivitas ekonomi dan nilai properti di sekitarnya.

Dari sisi aksesibilitas, konektivitas menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta serta integrasi dengan jaringan tol dalam dan luar kota melalui Tol Kamal-Teluknaga-Rajeg (KATARAJA) menjadi motor penggerak utama.

"Kehadiran fasilitas strategis seperti NICE serta konektivitas langsung menuju bandara dan melalui Tol KATARAJA akan menciptakan nilai tambah baru dan memperkuat daya tarik kawasan PIK2," tambah Sugianto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Target Tembus Rp563 Miliar, CBDK Optimis Properti PIK 2 Makin Dilirik Investor

Target Tembus Rp563 Miliar, CBDK Optimis Properti PIK 2 Makin Dilirik Investor

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 19:36 WIB

CBDK Genjot Produk Margin Tinggi, Profitabilitas Terdongkrak di 2025

CBDK Genjot Produk Margin Tinggi, Profitabilitas Terdongkrak di 2025

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:10 WIB

CBDK Raup Pendapatan Rp2,5 Triliun di 2025, Laba Bersih Melonjak 48 Persen

CBDK Raup Pendapatan Rp2,5 Triliun di 2025, Laba Bersih Melonjak 48 Persen

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:10 WIB

Laba PANI Terbang 83 Persen di 2025, Efek Domino Gurita Bisnis PIK2

Laba PANI Terbang 83 Persen di 2025, Efek Domino Gurita Bisnis PIK2

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 12:58 WIB

Java Jazz Festival 2026 Pindah ke PIK 2, Boyong Jon Batiste hingga Wave to Earth

Java Jazz Festival 2026 Pindah ke PIK 2, Boyong Jon Batiste hingga Wave to Earth

Entertainment | Kamis, 12 Maret 2026 | 06:00 WIB

PANI Sulap Kawasan Golf Jadi Magnet Investasi Properti Premium

PANI Sulap Kawasan Golf Jadi Magnet Investasi Properti Premium

Bisnis | Rabu, 11 Maret 2026 | 08:19 WIB

Terkini

Refleksi Mariposa: Pentingnya Orang Tua Memahami Mental dan Hati Anak

Refleksi Mariposa: Pentingnya Orang Tua Memahami Mental dan Hati Anak

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Infinix GT 50 Pro Meluncur, Bawa Baterai 6.500 mAh, Layar AMOLED 144Hz, dan Pendingin Cair

Infinix GT 50 Pro Meluncur, Bawa Baterai 6.500 mAh, Layar AMOLED 144Hz, dan Pendingin Cair

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:59 WIB

Kompolnas Soroti Kasus Polisi Riau Diduga Habisi Nyawa Ibu Kandung

Kompolnas Soroti Kasus Polisi Riau Diduga Habisi Nyawa Ibu Kandung

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:53 WIB

Proyeksi IHSG Hari Ini Usai Asing Borong Saham, Cek 5 Emiten Paling Laris

Proyeksi IHSG Hari Ini Usai Asing Borong Saham, Cek 5 Emiten Paling Laris

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:47 WIB

Data dan Transaksi Digital Terancam, RI Siapkan Teknologi Baru

Data dan Transaksi Digital Terancam, RI Siapkan Teknologi Baru

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:40 WIB

Bahlil Beri Bocoran RUU Migas: BUK Bakal Dapat Kewenangan Besar!

Bahlil Beri Bocoran RUU Migas: BUK Bakal Dapat Kewenangan Besar!

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:39 WIB

5 Tips Memilih Sepatu Lari Maraton yang Nyaman dan Anti Cedera

5 Tips Memilih Sepatu Lari Maraton yang Nyaman dan Anti Cedera

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:35 WIB

Belajar Menjalani Hidup dengan Lebih Tenang melalui Hal-Hal yang Boleh dan Tak Boleh Kulakukan

Belajar Menjalani Hidup dengan Lebih Tenang melalui Hal-Hal yang Boleh dan Tak Boleh Kulakukan

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:30 WIB

7 Cara Membedakan Tas Goyard Asli dan KW Super, Jangan Tertipu Motif

7 Cara Membedakan Tas Goyard Asli dan KW Super, Jangan Tertipu Motif

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:10 WIB

Perlukah Indonesia Punya UU Anti-Perundungan? Ini Aturan yang Sudah Ada dan Tantangannya

Perlukah Indonesia Punya UU Anti-Perundungan? Ini Aturan yang Sudah Ada dan Tantangannya

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:05 WIB

×