Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.186,363
LQ45 618,857
Srikehati 301,720
JII 368,583
USD/IDR 18.073

Selat Hormuz Ditutup, Harga Minyak Dunia Tembus US$ 126 Per Barel!

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 01 Mei 2026 | 14:36 WIB
Selat Hormuz Ditutup, Harga Minyak Dunia Tembus US$ 126 Per Barel!
Ilustrasi harga minyak dunia meningkat. (Shutterstock)
baca 10 detik
  • Harga minyak Brent tembus US$ 126/barel, rekor tertinggi 4 tahun akibat konflik AS-Iran.
  • Selat Hormuz ditutup, picu kelangkaan mi instan hingga alkes dan lonjakan inflasi di Asia.
  • Ekonom peringatkan risiko resesi global 2026 jika gangguan pasokan minyak terus berlanjut.

Suara.com - Eskalasi konflik bersenjata antara Amerika Serikat (AS) dan Iran benar-benar membawa mimpi buruk bagi ekonomi global. Imbas penutupan Selat Hormuz yang masih berlanjut, harga si 'emas hitam' sempat meroket hingga melampaui angka US$ 126 per barel pada perdagangan Kamis (30/4) kemarin.

Mengutip laporan CNN, Jumat (1/5/2026), harga minyak mentah jenis Brent yang menjadi acuan global sempat menyentuh level tertinggi dalam empat tahun terakhir di angka US$ 126,41 per barel. Meski sempat melandai ke US$ 115,8 seiring menipisnya volume perdagangan, angka ini tetap menjadi sinyal bahaya bagi stabilitas ekonomi dunia.

Jika ditarik garis ke belakang, lonjakan ini tergolong ekstrem. Sebelum genderang perang bertalu, harga Brent hanya anteng di kisaran US$ 73 per barel. Artinya, sejak tensi AS-Iran memanas di awal tahun, harga minyak dunia sudah melonjak hampir dua kali lipat.

Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) tercatat turun tipis 0,7% ke level US$ 106 per barel. Namun, kondisi di lapangan tetap mencekam. Di Amerika Serikat, harga rata-rata bensin kini menembus US$ 4,30 atau setara Rp 19.687 per liter (asumsi kurs Rp 17.307 per dolar AS).

Kenaikan harga minyak ini tak sekadar memukul sektor transportasi. Produk turunan minyak bumi seperti plastik, karet sintetis, hingga tekstil ikut terkerek naik. Bahkan, krisis ini mulai merembet ke urusan perut dan kebutuhan medis.

Di pasar Asia, kelangkaan barang mulai terasa nyata. Stok sarung tangan medis, mi instan, hingga kosmetik dilaporkan menipis akibat tingginya biaya produksi dan gangguan rantai pasok. Kondisi ini diprediksi akan segera menjalar ke wilayah lain, mengingat Asia merupakan pusat produksi barang dunia sekaligus importir energi terbesar.

Para ekonom kini mulai menyalakan alarm peringatan. Jika gangguan pasokan di Selat Hormuz berlanjut hingga paruh kedua 2026, resesi global bukan lagi sekadar prediksi, melainkan keniscayaan. Inflasi yang gila-gilaan dan penurunan daya beli konsumen menjadi ancaman nyata di depan mata.

"Harga minyak tidak punya pilihan selain naik sampai pembukaan kembali selat secara permanen terwujud. Saat ini, bagaimana dan kapan itu akan terjadi masih menjadi tebak-tebakan siapa pun," ujar Vandana Hari, pendiri Vanda Insights.

Dunia kini hanya bisa menunggu dan berharap ketegangan di Teluk segera mereda sebelum ekonomi global benar-benar tumbang.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Donald Trump Ancam Iran Pakai Gambar AI Berpistol: No More Mr Nice Guy!

Donald Trump Ancam Iran Pakai Gambar AI Berpistol: No More Mr Nice Guy!

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 14:18 WIB

Khamenei Klaim Kemenangan atas AS, Iran Pertegas Kendali Selat Hormuz

Khamenei Klaim Kemenangan atas AS, Iran Pertegas Kendali Selat Hormuz

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 13:43 WIB

Harga Referensi CPO Mei 2026 Naik 6,06 Persen, Bea Keluar Tembus 178 Dolar AS per MT

Harga Referensi CPO Mei 2026 Naik 6,06 Persen, Bea Keluar Tembus 178 Dolar AS per MT

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 12:13 WIB

Terkini

12 Tips Memilih Shade Lipstik Sesuai Warna Pakaian, Biar Makin Serasi dan Stylish

12 Tips Memilih Shade Lipstik Sesuai Warna Pakaian, Biar Makin Serasi dan Stylish

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:05 WIB

BRI Salurkan Pembiayaan Perumahan Rp12,17 Triliun, Presiden Hadiri Akad Massal di Batang

BRI Salurkan Pembiayaan Perumahan Rp12,17 Triliun, Presiden Hadiri Akad Massal di Batang

Bogor | Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:04 WIB

Arti Nama Putra Angga Yunanda dan Shenina Cinnamon, Sarat Makna Indah dan Doa

Arti Nama Putra Angga Yunanda dan Shenina Cinnamon, Sarat Makna Indah dan Doa

Entertainment | Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:01 WIB

Senna: Drama Biografi yang Menghidupkan Kembali Sang Legenda Formula 1

Senna: Drama Biografi yang Menghidupkan Kembali Sang Legenda Formula 1

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:00 WIB

BRI Percepat Pembiayaan Rumah Bagi Masyarakat, Akad Massal Dihadiri Presiden

BRI Percepat Pembiayaan Rumah Bagi Masyarakat, Akad Massal Dihadiri Presiden

Riau | Jum'at, 31 Juli 2026 | 12:59 WIB

Melihat Budidaya Kakao Jembrana, Emas Cokelat Yang Memikat Pasar Jepang Dan Eropa

Melihat Budidaya Kakao Jembrana, Emas Cokelat Yang Memikat Pasar Jepang Dan Eropa

Bali | Jum'at, 31 Juli 2026 | 12:57 WIB

Profil Lilik Budi Supriyanto, Pengusaha dan Ayah Staf Admin KPK yang Terseret Kasus Bupati Pemalang

Profil Lilik Budi Supriyanto, Pengusaha dan Ayah Staf Admin KPK yang Terseret Kasus Bupati Pemalang

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 12:56 WIB

Presiden Prabowo Subianto Pimpin Akad 62 Ribu KPR FLPP, BRI Kian Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Presiden Prabowo Subianto Pimpin Akad 62 Ribu KPR FLPP, BRI Kian Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Jogja | Jum'at, 31 Juli 2026 | 12:56 WIB

Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perkuat Pembiayaan Perumahan

Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perkuat Pembiayaan Perumahan

Lampung | Jum'at, 31 Juli 2026 | 12:53 WIB

BRI Perkuat Pembiayaan Perumahan, Presiden Prabowo Subianto Pimpin Akad 62 Ribu KPR FLPP

BRI Perkuat Pembiayaan Perumahan, Presiden Prabowo Subianto Pimpin Akad 62 Ribu KPR FLPP

Sulsel | Jum'at, 31 Juli 2026 | 12:49 WIB

×