B50 Mulai Berlaku Juli 2026, GAPKI Wanti-wanti Produksi Sawit yang Masih Jalan di Tempat

Mohammad Fadil Djailani, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Jum'at, 01 Mei 2026 | 20:05 WIB
B50 Mulai Berlaku Juli 2026, GAPKI Wanti-wanti Produksi Sawit yang Masih Jalan di Tempat
Kementerian ESDM mengatakan pengujian BBM diesel B50 di alat berat berjalan sukses. [Dok Kementerian ESDM]
baca 10 detik
  • Mandatori B50 mulai berlaku 1 Juli 2026, campur 50% nabati ke solar.
  • Produksi CPO masih stagnan di level 50 juta ton, ancam pasokan pangan.
  • Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) jadi kunci agar produksi capai 60 juta ton.

Suara.com - Pemerintah bersiap menancap gas implementasi program mandatori B50 pada 1 Juli 2026 mendatang. Namun, ambisi mencampur 50 persen bahan bakar nabati dari minyak sawit (CPO) ke dalam solar ini dibayangi tantangan klasik: produksi CPO nasional yang masih "stagnan".

Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Eddy Martono mengungkapkan bahwa meski ada tren kenaikan tipis, grafik produksi kelapa sawit Indonesia dalam lima tahun terakhir masih tertahan di angka 50 jutaan ton.

"Kita bersyukur di tahun 2024 ke 2025 ini produksi kita naik. Mungkin jadi pertanyaan, katanya produksi stagnan, ya memang stagnan di 50 jutaan. Tetapi kenaikan itu akibat dari perusahaan-perusahaan yang melakukan replanting sudah mulai menghasilkan," ujar Eddy dalam diskusi terkait B50 di Jakarta, dikutip Jumat (1/5/2026).

Data GAPKI menunjukkan fluktuasi produksi yang belum melompat signifikan. Pada 2021, produksi tercatat 51,3 juta ton, sempat turun ke 51,2 juta ton di 2022, lalu naik ke 54,8 juta ton pada 2023. Angka ini kembali terkoreksi ke 52,7 juta ton di 2024 sebelum menyentuh 56,5 juta ton pada 2025.

Di sisi lain, syahwat konsumsi CPO untuk kebutuhan biodiesel justru terus melonjak. Jika pada 2021 konsumsi hanya 7,3 juta ton, angka tersebut meroket menjadi 12,7 juta ton pada 2025. Tren ini berlanjut di awal 2026, di mana konsumsi Januari-Februari sudah menyentuh 2,2 juta ton.

Melihat gap yang semakin menyempit antara produksi dan konsumsi energi, Eddy menyoroti lambatnya program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR). Menurutnya, jika PSR sukses, Indonesia seharusnya sudah mampu memproduksi minimal 60 juta ton CPO per tahun.

"Artinya sebenarnya dengan 60 juta ton CPO itu sangat aman untuk B50," tegasnya.

Eddy mengingatkan pemerintah bahwa PSR adalah harga mati bagi keberhasilan B50. Tanpa adanya genjotan produktivitas yang nyata, ia khawatir pasokan CPO untuk kebutuhan pangan dan industri di dalam negeri bakal terganggu akibat tersedot ke sektor energi.

"Peremajaan sawit itu sangat penting, tidak bisa ditawar. Peningkatan produktivitas harus dilakukan," pungkas Eddy.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Referensi CPO Mei 2026 Naik 6,06 Persen, Bea Keluar Tembus 178 Dolar AS per MT

Harga Referensi CPO Mei 2026 Naik 6,06 Persen, Bea Keluar Tembus 178 Dolar AS per MT

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 12:13 WIB

BPDP Buka Pendaftaran Grant Riset 2026, Fokus pada Penelitian Berdampak

BPDP Buka Pendaftaran Grant Riset 2026, Fokus pada Penelitian Berdampak

Lifestyle | Jum'at, 01 Mei 2026 | 08:54 WIB

Pemerintah Yakin B50 Bikin Hemat Negara Rp 139,8 Triliun

Pemerintah Yakin B50 Bikin Hemat Negara Rp 139,8 Triliun

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:12 WIB

Terkini

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 21:25 WIB

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Jogja | Rabu, 04 November 2026 | 21:18 WIB

×