Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.956,804
LQ45 669,344
Srikehati 325,787
JII 462,109
USD/IDR 17.373

B50 Mulai Berlaku Juli 2026, GAPKI Wanti-wanti Produksi Sawit yang Masih Jalan di Tempat

Mohammad Fadil Djailani | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Jum'at, 01 Mei 2026 | 20:05 WIB
B50 Mulai Berlaku Juli 2026, GAPKI Wanti-wanti Produksi Sawit yang Masih Jalan di Tempat
Kementerian ESDM mengatakan pengujian BBM diesel B50 di alat berat berjalan sukses. [Dok Kementerian ESDM]
  • Mandatori B50 mulai berlaku 1 Juli 2026, campur 50% nabati ke solar.
  • Produksi CPO masih stagnan di level 50 juta ton, ancam pasokan pangan.
  • Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) jadi kunci agar produksi capai 60 juta ton.

Suara.com - Pemerintah bersiap menancap gas implementasi program mandatori B50 pada 1 Juli 2026 mendatang. Namun, ambisi mencampur 50 persen bahan bakar nabati dari minyak sawit (CPO) ke dalam solar ini dibayangi tantangan klasik: produksi CPO nasional yang masih "stagnan".

Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Eddy Martono mengungkapkan bahwa meski ada tren kenaikan tipis, grafik produksi kelapa sawit Indonesia dalam lima tahun terakhir masih tertahan di angka 50 jutaan ton.

"Kita bersyukur di tahun 2024 ke 2025 ini produksi kita naik. Mungkin jadi pertanyaan, katanya produksi stagnan, ya memang stagnan di 50 jutaan. Tetapi kenaikan itu akibat dari perusahaan-perusahaan yang melakukan replanting sudah mulai menghasilkan," ujar Eddy dalam diskusi terkait B50 di Jakarta, dikutip Jumat (1/5/2026).

Data GAPKI menunjukkan fluktuasi produksi yang belum melompat signifikan. Pada 2021, produksi tercatat 51,3 juta ton, sempat turun ke 51,2 juta ton di 2022, lalu naik ke 54,8 juta ton pada 2023. Angka ini kembali terkoreksi ke 52,7 juta ton di 2024 sebelum menyentuh 56,5 juta ton pada 2025.

Di sisi lain, syahwat konsumsi CPO untuk kebutuhan biodiesel justru terus melonjak. Jika pada 2021 konsumsi hanya 7,3 juta ton, angka tersebut meroket menjadi 12,7 juta ton pada 2025. Tren ini berlanjut di awal 2026, di mana konsumsi Januari-Februari sudah menyentuh 2,2 juta ton.

Melihat gap yang semakin menyempit antara produksi dan konsumsi energi, Eddy menyoroti lambatnya program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR). Menurutnya, jika PSR sukses, Indonesia seharusnya sudah mampu memproduksi minimal 60 juta ton CPO per tahun.

"Artinya sebenarnya dengan 60 juta ton CPO itu sangat aman untuk B50," tegasnya.

Eddy mengingatkan pemerintah bahwa PSR adalah harga mati bagi keberhasilan B50. Tanpa adanya genjotan produktivitas yang nyata, ia khawatir pasokan CPO untuk kebutuhan pangan dan industri di dalam negeri bakal terganggu akibat tersedot ke sektor energi.

"Peremajaan sawit itu sangat penting, tidak bisa ditawar. Peningkatan produktivitas harus dilakukan," pungkas Eddy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Referensi CPO Mei 2026 Naik 6,06 Persen, Bea Keluar Tembus 178 Dolar AS per MT

Harga Referensi CPO Mei 2026 Naik 6,06 Persen, Bea Keluar Tembus 178 Dolar AS per MT

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 12:13 WIB

BPDP Buka Pendaftaran Grant Riset 2026, Fokus pada Penelitian Berdampak

BPDP Buka Pendaftaran Grant Riset 2026, Fokus pada Penelitian Berdampak

Lifestyle | Jum'at, 01 Mei 2026 | 08:54 WIB

Pemerintah Yakin B50 Bikin Hemat Negara Rp 139,8 Triliun

Pemerintah Yakin B50 Bikin Hemat Negara Rp 139,8 Triliun

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:12 WIB

Terkini

Goto Siap Ikut Aturan Pemerintah soal Pemotongan Pendapatan Mitra Pengemudi

Goto Siap Ikut Aturan Pemerintah soal Pemotongan Pendapatan Mitra Pengemudi

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 19:57 WIB

Koperasi Desa Tumbuh di Tengah Tekanan Daya Beli, Warga Mulai Cari Akses Sembako Lebih Terjangkau

Koperasi Desa Tumbuh di Tengah Tekanan Daya Beli, Warga Mulai Cari Akses Sembako Lebih Terjangkau

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 19:22 WIB

Ancaman PHK Massal di Balik Rencana 'Karpet Merah' Rokok Ilegal

Ancaman PHK Massal di Balik Rencana 'Karpet Merah' Rokok Ilegal

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 19:17 WIB

BSI Jadi Perusahaan dan Bank Pertama di Indonesia Raih Sertifikasi ISO 56001:2024

BSI Jadi Perusahaan dan Bank Pertama di Indonesia Raih Sertifikasi ISO 56001:2024

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 19:12 WIB

'Nasionalisasi Aplikator Ojol', Dasco: Potongan Kawan-kawan Driver Diturunkan

'Nasionalisasi Aplikator Ojol', Dasco: Potongan Kawan-kawan Driver Diturunkan

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 18:44 WIB

Tips Atur Properti, Mulai dari Desain Interior Ruang Terkoneksi Elektrik

Tips Atur Properti, Mulai dari Desain Interior Ruang Terkoneksi Elektrik

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 18:00 WIB

Tekanan Pasar Aset Kripto Pengaruhi Kinerja COIN di Kuartal I-2026

Tekanan Pasar Aset Kripto Pengaruhi Kinerja COIN di Kuartal I-2026

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 15:24 WIB

Harga Avtur di Bandara SoekarnoHatta Naik Lagi, Melonjak 16,6 Persen, Tembus Rp27.357/Liter

Harga Avtur di Bandara SoekarnoHatta Naik Lagi, Melonjak 16,6 Persen, Tembus Rp27.357/Liter

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 14:53 WIB

Kado Pahit Buat Buruh, Permenaker 7/2026 Langgengkan 'Perbudakan Modern' Alih Daya?

Kado Pahit Buat Buruh, Permenaker 7/2026 Langgengkan 'Perbudakan Modern' Alih Daya?

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 14:47 WIB

Selat Hormuz Ditutup, Harga Minyak Dunia Tembus US$ 126 Per Barel!

Selat Hormuz Ditutup, Harga Minyak Dunia Tembus US$ 126 Per Barel!

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 14:36 WIB