Perjalanan Batik Tulis Ethnic Gendhis, dari Ruang Tamu hingga Ekspor ke Inggris

Irwan Febri

Selasa, 05 Mei 2026 | 06:30 WIB
Perjalanan Batik Tulis Ethnic Gendhis, dari Ruang Tamu hingga Ekspor ke Inggris
Owner Ethnic Gendhis, Erna Suseno, ketika ditemui di galerinya, Jl Potorono, Banguntapan, Bantul. (Suara.com/Irwan Febri)
baca 10 detik
  • Erna Suseno mendirikan UMKM batik tulis Ethnic Gendhis di Yogyakarta pada tahun 2018 menggunakan ruang tamu rumahnya.
  • Produk batik Ethnic Gendhis kini telah dipasarkan secara luas hingga menembus pasar internasional seperti Malaysia, Kanada, dan Inggris.
  • Bank BRI mendukung pengembangan usaha Ethnic Gendhis melalui program pendampingan, pelatihan, serta fasilitasi akses penjualan ke pasar lebih luas.

Suara.com - Tidak semua usaha langsung dimulai dari hal besar. Ada kalanya semua bermula dari ruang seadanya, seperti yang terjadi pada UMKM batik tulis asal Yogyakarta, yakni Ethnic Gendhis.

Ethnic Gendhis didirikan oleh Erna Suseno pada 2018. Alih-alih memiliki toko yang memadai, alumni Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM) ini memulai usaha tersebut di ruang tamu rumahnya.

"Dulu saya memang di Kotagede, jadi saya hanya mengambil space ruang tamu saya. Ruang tamunya agak luas, agak lumayan, saya pakai untuk batik. Berjalan bagus dan orang-orang kota kalau ke tempat saya kan enggak jauh," kata Erna kepada Suara.com.

"Kalau buka di rumah itu, ada plus minusnya. Plusnya saya bisa 24 jam, misal malam ada yang minta difotoin saya masih bisa," imbuhnya.

Owner Ethnic Gendhis, Erna Suseno, mengecek proses pembuatan batik tulis. (Dok. Pribadi)
Owner Ethnic Gendhis, Erna Suseno, mengecek proses pembuatan batik tulis. (Dok. Pribadi)

"Tapi minusnya kalau ada tamu di luar batik, misal tamu suami saya. Saya sudah tidak punya ruang tamu lagi, terus tiba-tiba customer sudah di depan, saya bingung. Kemudian saya pindah ke sini dengan harapan, dipakai untuk kerja di sini," tuturnya menambahkan.

Kini, Ethnic Gendhis sudah memiliki galeri di Jl. Potorono No.18, Banguntapan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Selain itu, dirinya juga bekerja sama dengan beberapa store, sehingga produknya bisa dipasarkan di Malioboro hingga Bandara Yogyakarta International Airport (YIA).

Produk Sudah Go Internasional

Proses pembuatan batik tulis Ethnic Gendhis. (Dok. Pribadi)
Proses pembuatan batik tulis Ethnic Gendhis. (Dok. Pribadi)

Walau dimulai dengan langkah sederhana, Ethnic Gendhis akhirnya mampu memasarkan produknya hingga kosumen luar negeri. Ini berkat ketekunan, keinginan kuat untuk terus belajar, serta tak lelah menjalin relasi baru dari Erna selaku owner.

Ethnic Gendhis pun sudah mengirimkan berbagai produknya ke berbagai negara, seperti Malaysia, Kanada, hingga Inggris.

baca juga

"Pertama kalinya, waktu masih produksi kain. Itu ke Malaysia. Dia hubungi lewat Instagram. Beberapa kali kirim," ujar Erna.

"Terakhir ini UK tapi kustom, seperti scraf, tapi motifnya tak kunci ya. Mereka kirim desain, saya buatkan. Terus sarung-sarung bantal batik, itu ke UK juga. Jadi sudah pernah ke Malaysia sama UK. Ke Kanada juga pernah, itu beberapa kali. Pernah dibawa ke Korea Selatan," imbuhnya.

BRI Menjadi Jembatan untuk Berkembang

Owner Ethnic Gendhis, Erna Suseno, ketika mengikuti BRI UMKM EXPO(RT) 2025. (Dok. BRI)
Owner Ethnic Gendhis, Erna Suseno, ketika mengikuti BRI UMKM EXPO(RT) 2025. (Dok. BRI)

Apa yang dicapai Erna Suseso tidak diraih dalam satu kedipan mata. Ada proses panjang yang dilalui. Salah satunya adalah ketika mengikuti program-program Bank BRI.

Wanita 55 tahun itu masih ingat betul program pertama yang dirinya ikuti, yakni Indonesia Mall. Acara itu membuat dirinya berkesempatan menjual produknya ke konsumen secara luas.

Erna benar-benar merasakan dampaknya karena mekanisme program yang praktis. Dirinya hanya mengirim produk ke BRI Cabang, kemudian akan diurus pihak BRI ke Jakarta hingga penjualan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BRI Kudus Perkuat Ekosistem UMKM, Pastikan Debitur KUR Terlindungi Jaminan

BRI Kudus Perkuat Ekosistem UMKM, Pastikan Debitur KUR Terlindungi Jaminan

Bri | Kamis, 23 April 2026 | 21:21 WIB

Peringati Hari Bumi, Keraton Yogyakarta Dorong Pengelolaan Sampah Berbasis Kearifan Lokal

Peringati Hari Bumi, Keraton Yogyakarta Dorong Pengelolaan Sampah Berbasis Kearifan Lokal

Lifestyle | Kamis, 23 April 2026 | 16:19 WIB

Permainan Indah Persija Tak Bertuah, Mauricio Souza Gerah: Kami Harus Bisa Cetak Gol!

Permainan Indah Persija Tak Bertuah, Mauricio Souza Gerah: Kami Harus Bisa Cetak Gol!

Bola | Kamis, 23 April 2026 | 20:45 WIB

Peluang Juara Persija Semakin Kecil, Mauricio Souza Beberkan Masalah Tim

Peluang Juara Persija Semakin Kecil, Mauricio Souza Beberkan Masalah Tim

News | Kamis, 23 April 2026 | 14:28 WIB

PSIM Tahan Persija 1-1, c Sebut Hasil Sudah Maksimal di Tengah Tren Negatif

PSIM Tahan Persija 1-1, c Sebut Hasil Sudah Maksimal di Tengah Tren Negatif

Bola | Kamis, 23 April 2026 | 14:16 WIB

Kocak! Momen Ibu-ibu Core, Tak Kenal Rizky Ridho dan Suruh Jadi Tukang Foto

Kocak! Momen Ibu-ibu Core, Tak Kenal Rizky Ridho dan Suruh Jadi Tukang Foto

Bola | Kamis, 23 April 2026 | 13:56 WIB

Terkini

Persib Bandung Berpeluang Hadapi Wakil Australia hingga Korea Selatan di Babak 16 Besar ACL 2

Persib Bandung Berpeluang Hadapi Wakil Australia hingga Korea Selatan di Babak 16 Besar ACL 2

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 11:02 WIB

Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Kecelakaan Helikopter saat Misi Karhutla di Kalteng

Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Kecelakaan Helikopter saat Misi Karhutla di Kalteng

Kaltim | Kamis, 05 November 2026 | 11:02 WIB

Pakar UGM Soroti Ketidakadilan Fiskal: PPh DPR Ditanggung Negara, Kenapa Pembalut Dipajaki?

Pakar UGM Soroti Ketidakadilan Fiskal: PPh DPR Ditanggung Negara, Kenapa Pembalut Dipajaki?

News | Kamis, 05 November 2026 | 11:01 WIB

Ferry Boboho Putus Rantai Aliran Uang, Jaksa Hadapi Beban Ganda Buktikan Kasus Febrie?

Ferry Boboho Putus Rantai Aliran Uang, Jaksa Hadapi Beban Ganda Buktikan Kasus Febrie?

News | Kamis, 05 November 2026 | 11:01 WIB

5 Tersangka Korupsi Pembangunan Senilai Rp7,6 Miliar Ditahan

5 Tersangka Korupsi Pembangunan Senilai Rp7,6 Miliar Ditahan

Sumut | Kamis, 05 November 2026 | 11:00 WIB

Anomali: Memoar Seorang Bipolar, Kisah Perjuangan Mengenali Diri di Tengah Gejolak Mental

Anomali: Memoar Seorang Bipolar, Kisah Perjuangan Mengenali Diri di Tengah Gejolak Mental

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 11:00 WIB

19 Juta Ton Sampah Cemari Laut Indonesia Setiap Tahun

19 Juta Ton Sampah Cemari Laut Indonesia Setiap Tahun

Foto | Kamis, 05 November 2026 | 11:00 WIB

7 Bulan Lagi Asing Ancang-ancang Kabur Bawa Rp199 T dari Pasar Modal RI, Jika Ini Terjadi

7 Bulan Lagi Asing Ancang-ancang Kabur Bawa Rp199 T dari Pasar Modal RI, Jika Ini Terjadi

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 10:59 WIB

Pieter Huistra Nilai Kemenangan Telak PSS Sleman vs PSGC Ciamis Modal Penting Super League

Pieter Huistra Nilai Kemenangan Telak PSS Sleman vs PSGC Ciamis Modal Penting Super League

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 10:54 WIB

RUU Perampasan Aset bakal Pertegas Sanksi Hukuman Mati bagi Koruptor

RUU Perampasan Aset bakal Pertegas Sanksi Hukuman Mati bagi Koruptor

News | Kamis, 05 November 2026 | 10:49 WIB

×