Tanpa Perlindungan, Transisi Energi Ancam Hak Pekerja: Mengapa?

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Senin, 04 Mei 2026 | 17:35 WIB
Tanpa Perlindungan, Transisi Energi Ancam Hak Pekerja: Mengapa?
Ilustrasi teknisi di atas atap panel surya (Magnific)

Suara.com - Transisi menuju ekonomi hijau diprediksi akan mengubah struktur dunia kerja secara besar-besaran, sekaligus menuntut jutaan pekerja di Indonesia untuk beradaptasi dengan keterampilan baru. Namun, tanpa perlindungan yang jelas, perubahan ini berisiko memperlebar ketimpangan dan mengorbankan hak pekerja.

Kepala Pusat Perencanaan Ketenagakerjaan Kementerian Ketenagakerjaan, Mohammad Mustafa Sarinanto, menegaskan bahwa transformasi ekonomi ke depan sangat dipengaruhi oleh dinamika demografi dan pengembangan ekonomi hijau. Menurutnya, perubahan ini tidak selalu menghilangkan pekerjaan, tetapi mengubah bentuk dan kebutuhannya.

“Banyak pekerjaan lama tidak hilang, tapi berevolusi. Ini berarti kita butuh skill upgrading secara masif bagi jutaan buruh dan operator,” ujarnya.

Di sisi lain, kalangan serikat pekerja mengingatkan bahwa transisi energi tidak bisa dilepaskan dari perlindungan hak buruh. Ketua Umum DPP Federasi Pertambangan dan Energi KBSI, Nikasi Ginting, menekankan pentingnya peta jalan yang jelas di tingkat daerah agar pekerja tidak menjadi korban perubahan.

“Harus ada dialog sosial, duduk bersama. Pekerja tidak boleh hanya jadi penonton dalam transisi ini,” kata Nikasi.

Ia menegaskan, transisi energi bukan semata soal teknologi, tetapi juga soal memastikan pekerja tetap mendapatkan upah layak dan kehidupan yang bermartabat.

Tantangan juga datang dari persoalan struktural ketenagakerjaan yang dinilai masih lemah. Manajer Kebijakan dan Advokasi Koaksi Indonesia, Azis Kurniawan, menyebut koordinasi lintas sektor menjadi kunci yang selama ini belum optimal.

“Kolaborasi adalah keharusan. Banyak pemangku kepentingan harus terlibat, dan kita tidak bisa melihat masalah ini hanya di permukaan,” ujarnya.

Azis menambahkan, konsistensi kebijakan menjadi faktor penting untuk menciptakan lapangan kerja baru yang berkelanjutan di sektor ekonomi hijau.

Sementara itu, Peneliti LPEM FEB UI, Muhammad Fadhil Firjatullah, menilai pemerintah perlu bergerak lebih cepat dalam merumuskan kebijakan yang adaptif untuk mengurangi ketidakpastian.

“Kebijakan harus inklusif dan berkeadilan sosial. Transisi ini tidak boleh hanya mengejar profit, tapi juga memperkuat ketahanan masyarakat,” ujarnya.

Ia mencontohkan, pemberdayaan masyarakat di sekitar kawasan industri melalui pelatihan energi terbarukan dapat menjadi salah satu strategi untuk memastikan manfaat transisi dirasakan secara luas.

Menutup diskusi, Moderator Astrid Wibisono menekankan bahwa keberhasilan transisi energi sangat bergantung pada kolaborasi erat antar pemangku kepentingan.

“Untuk mencapai pekerjaan yang layak di sektor transisi energi, kita butuh kolaborasi yang sangat erat. Tujuannya sama, yakni menciptakan pekerjaan yang layak dan hijau,” ujarnya dalam diseminasi riset Koaksi Indonesia di Jakarta, Rabu (29/4/2026).

Penulis: Vicka Rumanti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Buruh Sedunia: Perjuangan Pekerja Melawan Jam Kerja yang Mencekik

Hari Buruh Sedunia: Perjuangan Pekerja Melawan Jam Kerja yang Mencekik

Your Say | Senin, 04 Mei 2026 | 15:40 WIB

Peneliti UGM: 60 Persen Tenaga Kerja Indonesia di Sektor Informal, Perlindungan Masih Lemah

Peneliti UGM: 60 Persen Tenaga Kerja Indonesia di Sektor Informal, Perlindungan Masih Lemah

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 17:49 WIB

May Day Vibes: Kerja Jalan, Harga Naik, Pekerja Perempuan Makin Overthinking

May Day Vibes: Kerja Jalan, Harga Naik, Pekerja Perempuan Makin Overthinking

Your Say | Sabtu, 02 Mei 2026 | 15:05 WIB

Apa Itu Outsourcing? Ini Bedanya dengan Pekerja Kontrak, Dianggap Sama Padahal Beda Nasib

Apa Itu Outsourcing? Ini Bedanya dengan Pekerja Kontrak, Dianggap Sama Padahal Beda Nasib

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 22:28 WIB

Terkini

Puan Desak Sanksi Tegas bagi Predator Seksual Anak: Negara Tidak Boleh Mentoleransi Sedikitpun

Puan Desak Sanksi Tegas bagi Predator Seksual Anak: Negara Tidak Boleh Mentoleransi Sedikitpun

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:34 WIB

Commuter Line Lumpuh di Jam Pulang Kantor, Penumpang Terjebak di Antara JurangmanguPondok Ranji

Commuter Line Lumpuh di Jam Pulang Kantor, Penumpang Terjebak di Antara JurangmanguPondok Ranji

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:33 WIB

Dokter Internship Meninggal di Jambi, DPR Tuntut Sanksi Jika Ada Kelalaian RS

Dokter Internship Meninggal di Jambi, DPR Tuntut Sanksi Jika Ada Kelalaian RS

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:31 WIB

Dinkes Yogyakarta Temukan Belasan Korban Little Aresha Alami Speech Delay dan Gizi Buruk

Dinkes Yogyakarta Temukan Belasan Korban Little Aresha Alami Speech Delay dan Gizi Buruk

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:31 WIB

Viral Anggaran Sepatu Sekolah Rakyat Diduga Rp 700 Ribu per Pasang, KPK Lakukan Kajian

Viral Anggaran Sepatu Sekolah Rakyat Diduga Rp 700 Ribu per Pasang, KPK Lakukan Kajian

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:29 WIB

Cak Imin Andalkan UMKM dan Ekraf Tekan Kemiskinan hingga 5 Persen

Cak Imin Andalkan UMKM dan Ekraf Tekan Kemiskinan hingga 5 Persen

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:23 WIB

Aksi 4 Mei: Kala Mahasiswi Pertanyakan Nurani Penguasa Soal Nasib Guru Honorer

Aksi 4 Mei: Kala Mahasiswi Pertanyakan Nurani Penguasa Soal Nasib Guru Honorer

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:21 WIB

India di Ambang 'Kiamat' Energi karena Perang AS - Iran, Udara Tercemar Parah karena Ini

India di Ambang 'Kiamat' Energi karena Perang AS - Iran, Udara Tercemar Parah karena Ini

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:20 WIB

Terkuak! Ini Alasan Sopir Pajero Kabur Usai Tabrak Tukang Buah di Kalimalang hingga Luka Serius

Terkuak! Ini Alasan Sopir Pajero Kabur Usai Tabrak Tukang Buah di Kalimalang hingga Luka Serius

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:19 WIB

Mendagri Tekankan 3 Rambu Utama Penguatan Perpukadesi

Mendagri Tekankan 3 Rambu Utama Penguatan Perpukadesi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:16 WIB