Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.670.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Indonesia Mulai Menua, BPS Catat Lansia Tembus 11,97 Persen

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 05 Mei 2026 | 16:39 WIB
Indonesia Mulai Menua, BPS Catat Lansia Tembus 11,97 Persen
BPS mengungkapkan Indonesia aging population atau populasi menua. [Suara.com]
baca 10 detik
  • Badan Pusat Statistik melaporkan Indonesia memasuki fase aging population dengan proporsi penduduk lanjut usia mencapai 11,97 persen.
  • Data Supas 2025 menunjukkan angka kelahiran total Indonesia kini turun menjadi 2,13 mendekati tingkat kelahiran pengganti populasi.
  • Indonesia masih memiliki 68,98 persen penduduk usia produktif yang menjadi modal penting dalam perencanaan pembangunan ekonomi nasional.

Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indonesia mulai memasuki fase aging population atau populasi menua seiring meningkatnya proporsi warga lanjut usia dalam struktur demografi nasional.

Berdasarkan hasil Survei Penduduk Antar Sensus (Supas) 2025, proporsi penduduk lansia Indonesia kini mencapai 11,97 persen dari total populasi.

"Saat ini Indonesia sudah memiliki proporsi penduduk lansia sebesar 11,97 persen. Kondisi ini tentunya menandakan aging population,” kata Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Kantor BPS RI, Selasa (5/5/2026).

Lansia di Pusat Pelayanan Sosial Lanjut Usia (PPSLU) Mandalika [Suara.com/Buniamin]
Lansia di Pusat Pelayanan Sosial Lanjut Usia [Suara.com/Buniamin]

Kondisi ini menunjukkan perubahan penting dalam struktur kependudukan nasional, ketika jumlah penduduk usia lanjut terus meningkat di tengah tren penurunan angka kelahiran.

BPS juga mencatat angka kelahiran total atau Total Fertility Rate (TFR) Indonesia turun menjadi 2,13, mendekati replacement level atau tingkat kelahiran pengganti populasi.

"Hasil Supas 2025 mencatat bahwa TFR Indonesia mencapai 2,13. TFR Indonesia terus menurun dari waktu ke waktu mendekati replacement level," ungkap Amalia.

Meski demikian, BPS mencatat Indonesia masih memiliki kekuatan besar pada kelompok usia produktif. Lebih dari separuh penduduk nasional saat ini berasal dari Generasi X, Milenial, dan Generasi Z.

"Lebih dari separuh penduduk, atau 68,98 persen, merupakan Generasi X, Milenial, dan Generasi Z yang menjadi sumber utama penduduk produktif,” kata dia.

Artinya, Indonesia masih berada dalam fase penting bonus demografi, tetapi mulai menghadapi transisi jangka panjang menuju peningkatan populasi lansia.

baca juga

BPS menilai perubahan struktur usia ini menjadi sinyal penting bagi perencanaan pembangunan nasional, terutama dalam menjaga produktivitas ekonomi ketika komposisi usia produktif perlahan akan bergeser.

"Penduduk Indonesia tumbuh melambat dengan rata-rata laju pertumbuhan penduduk tahunan sebesar 1,08 persen dalam 5 tahun terakhir," ujar Amalia.

Selain itu, disparitas antarwilayah juga menjadi perhatian. Sejumlah daerah dengan angka kelahiran lebih rendah berpotensi lebih cepat memasuki fase penduduk menua dibanding wilayah dengan fertilitas tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nilai Tukar Rupiah Terus Anjlok saat BPS Umumkan Pertumbuhan Ekonomi Melejit Tinggi

Nilai Tukar Rupiah Terus Anjlok saat BPS Umumkan Pertumbuhan Ekonomi Melejit Tinggi

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:48 WIB

Jumlah Pengangguran di Indonesia Berkurang 35.000 Orang

Jumlah Pengangguran di Indonesia Berkurang 35.000 Orang

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:20 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI Q1 2026 Capai 5,61 Persen, Purbaya Akui Sempat Tak Bisa Tidur

Pertumbuhan Ekonomi RI Q1 2026 Capai 5,61 Persen, Purbaya Akui Sempat Tak Bisa Tidur

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:32 WIB

Terkini

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:25 WIB

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:34 WIB

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:39 WIB

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:23 WIB

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:27 WIB

Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi

Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:28 WIB

Bukan Cuma Cegah Abrasi, Inilah Manfaat Mangrove Bagi Keberlanjutan Ekonomi Pesisir

Bukan Cuma Cegah Abrasi, Inilah Manfaat Mangrove Bagi Keberlanjutan Ekonomi Pesisir

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55 WIB

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:14 WIB

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:07 WIB

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:53 WIB