Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.971,953
LQ45 674,558
Srikehati 329,471
JII 461,839
USD/IDR 17.363

Jumlah Pengangguran di Indonesia Berkurang 35.000 Orang

Liberty Jemadu | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Selasa, 05 Mei 2026 | 15:20 WIB
Jumlah Pengangguran di Indonesia Berkurang 35.000 Orang
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran di Indonesia pada Februari 2026 turun menjadi 7,24 juta orang. Foto: Pencari kerja memadati area gelaran Jakarta Job Fair 2025 di GOR Pancoran, Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Badan Pusat Statistik mencatat jumlah pengangguran di Indonesia pada Februari 2026 turun menjadi 7,24 juta orang.
  • Penurunan angka pengangguran terjadi seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk bekerja sebanyak 1,9 juta orang dalam setahun.
  • Tingkat Pengangguran Terbuka Indonesia pada Februari 2026 tercatat sebesar 4,68 persen atau turun 0,08 basis poin.

Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran di Indonesia pada Februari 2026 turun menjadi 7,24 juta orang, atau berkurang sekitar 35.000 orang dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan penurunan tersebut sejalan dengan membaiknya kondisi pasar kerja nasional di tengah bertambahnya jumlah penduduk bekerja sebanyak 1,9 juta orang dalam setahun terakhir.

“Di sisi lain, angkatan kerja yang tidak terserap pasar kerja menjadi pengangguran, yaitu sebanyak 7,24 juta orang, di mana jumlah yang menganggur ini mengalami penurunan sebesar 35.000 orang dibandingkan Februari 2025,” kata Amalia di Kantor BPS RI, Selasa (5/5/2026).

Secara persentase, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Indonesia pada Februari 2026 tercatat sebesar 4,68 persen, turun 0,08 basis poin dibanding Februari 2025.

Pencari kerja mendatangi bursa lowongan pekerjaan Job Fair Bekasi Pasti Kerja 2025 di President University Convention Center Jababeka, Selasa.(ANTARA/Pradita Kurniawan Syah)
Pencari kerja mendatangi bursa lowongan pekerjaan Job Fair Bekasi Pasti Kerja 2025 di President University Convention Center Jababeka, Selasa.(ANTARA/Pradita Kurniawan Syah)

“Pada Februari 2026, Tingkat Pengangguran Terbuka adalah sebesar 4,68 persen. Angka ini lebih rendah jika dibandingkan dengan Februari 2025,” ujar Amalia.

BPS juga mencatat total angkatan kerja Indonesia kini mencapai 154,91 juta orang, meningkat 1,86 juta orang dibanding tahun sebelumnya.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 147,67 juta orang telah bekerja, menunjukkan penyerapan tenaga kerja masih bertambah meski ekonomi global menghadapi tekanan.

“Kemudian, dari angkatan kerja tersebut sebanyak 147,67 juta orang di antaranya bekerja. Jumlah penduduk yang bekerja ini bertambah sebanyak 1,9 juta orang dibandingkan Februari 2025,” ucap Amalia.

Jika dirinci, pekerja penuh waktu mencapai 98,59 juta orang atau naik 2,11 juta orang. Sementara pekerja paruh waktu naik menjadi 38,35 juta orang.

Di sisi lain, jumlah setengah pengangguran justru turun 940 ribu orang menjadi 10,73 juta orang, menandakan kualitas penyerapan kerja juga mengalami perbaikan.

“Yang setengah pengangguran itu sebanyak 10,73 juta orang, dan jumlahnya menurun sebanyak 0,94 juta orang,” ungkapnya.

BPS menyebut penurunan pengangguran terjadi baik pada laki-laki maupun perempuan, serta berlangsung di wilayah perkotaan dan pedesaan.

Meski demikian, tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) secara umum tercatat turun tipis menjadi 70,56 persen dari sebelumnya 70,60 persen.

“TPAK pada Februari 2026 sebesar 70,56% atau turun tipis jika dibandingkan dengan Februari 2025,” kata Amalia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertumbuhan Ekonomi RI Q1 2026 Capai 5,61 Persen, Purbaya Akui Sempat Tak Bisa Tidur

Pertumbuhan Ekonomi RI Q1 2026 Capai 5,61 Persen, Purbaya Akui Sempat Tak Bisa Tidur

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:32 WIB

Konsumsi Pemerintah di Triwulan I 2026 Tumbuh 21,81 Persen, Kontribusi ke PDB Terbatas

Konsumsi Pemerintah di Triwulan I 2026 Tumbuh 21,81 Persen, Kontribusi ke PDB Terbatas

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:31 WIB

BPS Catatkan Pulau Jawa Sumbang 57,24 Persen PDB Indonesia Triwulan I 2026

BPS Catatkan Pulau Jawa Sumbang 57,24 Persen PDB Indonesia Triwulan I 2026

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:47 WIB

Sektor Pertambangan hingga Listrik Melemah, Ekonomi Indonesia Kuartal I 2026 Terkontraksi 0,77%

Sektor Pertambangan hingga Listrik Melemah, Ekonomi Indonesia Kuartal I 2026 Terkontraksi 0,77%

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:03 WIB

BPS: Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen pada Triwulan I 2026, Industri Pengolahan Jadi Penopang

BPS: Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen pada Triwulan I 2026, Industri Pengolahan Jadi Penopang

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:17 WIB

Terkini

Badai PHK Hantui Industri Tekstil hingga Plastik, Menperin: Bukan Hanya di Indonesia

Badai PHK Hantui Industri Tekstil hingga Plastik, Menperin: Bukan Hanya di Indonesia

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:09 WIB

Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah RI Berdiri, BI Tunjuk Biang Keroknya

Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah RI Berdiri, BI Tunjuk Biang Keroknya

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:54 WIB

Apa Saja Dampak Pelemahan Rupiah?

Apa Saja Dampak Pelemahan Rupiah?

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:48 WIB

Saling Intip Pengaruh Ekonomi ASEAN, MITEC Malaysia dan NICE Indonesia Bangun Poros MICE Regional

Saling Intip Pengaruh Ekonomi ASEAN, MITEC Malaysia dan NICE Indonesia Bangun Poros MICE Regional

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:41 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI Q1 2026 Capai 5,61 Persen, Purbaya Akui Sempat Tak Bisa Tidur

Pertumbuhan Ekonomi RI Q1 2026 Capai 5,61 Persen, Purbaya Akui Sempat Tak Bisa Tidur

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:32 WIB

Konsumsi Pemerintah di Triwulan I 2026 Tumbuh 21,81 Persen, Kontribusi ke PDB Terbatas

Konsumsi Pemerintah di Triwulan I 2026 Tumbuh 21,81 Persen, Kontribusi ke PDB Terbatas

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:31 WIB

BPS Catatkan Pulau Jawa Sumbang 57,24 Persen PDB Indonesia Triwulan I 2026

BPS Catatkan Pulau Jawa Sumbang 57,24 Persen PDB Indonesia Triwulan I 2026

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:47 WIB

Dasco Akan Perjuangkan Buruh, Petani, Nelayan, Dapat Bagian 3 Juta Rumah Layak

Dasco Akan Perjuangkan Buruh, Petani, Nelayan, Dapat Bagian 3 Juta Rumah Layak

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:45 WIB

Baru Satu Sesi IHSG, Saham BBRI Sudah Diborong Investor Hingga Rp259 Miliar

Baru Satu Sesi IHSG, Saham BBRI Sudah Diborong Investor Hingga Rp259 Miliar

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:32 WIB

Apa Bedanya BLT Kesra dan BLT Dana Desa? Ini Perbandingan Sumber Dana, Besaran, dan Penerimanya

Apa Bedanya BLT Kesra dan BLT Dana Desa? Ini Perbandingan Sumber Dana, Besaran, dan Penerimanya

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:26 WIB