Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Achmad Fauzi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:52 WIB
Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menjamin harga CNG akan setara LPG 3 kg. [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut].
baca 10 detik
  • Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan harga Compressed Natural Gas (CNG) akan dijual dengan harga kompetitif setara LPG subsidi.
  • Pemerintah mengembangkan CNG sebagai alternatif LPG guna memanfaatkan cadangan gas domestik yang melimpah dan mengurangi ketergantungan impor.
  • Penggunaan CNG diproyeksikan mampu menghemat devisa negara hingga ratusan triliun rupiah melalui efisiensi konsumsi energi di Indonesia.

Suara.com - Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menjamin harga jual Compressed Natural Gas (CNG) bakal lebih kompetitif. Ia memastikan, harga gas alam terkompresi tersebut tidak akan melampaui harga LPG 3 kilogram yang ada di pasaran saat ini.

"Doakan seperti itu ya (tidak lebih mahal). Minimal sama (harganya). Minimal sama," ujar  Bahlil saat ditemui wartawan di Kementerian ESDM, Jakarta pada Rabu (6/6/2026). 

CNG saat ini sedang dikembangkan pemerintah sebagai salah satu alternatif pengganti LPG. CNG dipilih karena bahan bakunya yang melimpah di dalam negeri, sehingga tidak perlu diimpor seperti LPG dari luar negeri. 

Direktur Utama PGN Gagas, Santiaji Gunawan, menegaskan bahwa pengembangan CNG merupakan solusi konkret. Foto ist
Harga CNG dijamin akan setara dengan LPG 3 kg. Foto ist

Nantinya jika sudah dikembangkan, kata Bahlil, penggunaan CNG akan menghemat devisa negara hingga ratusan triliun rupiah. 

Dia memaparkan bahwa Indonesia saat ini mengimpor sekitar 8,6 juta ton LPG per tahun untuk mencukupi konsumsi nasional.

Besarnya impor tersebut menguras devisa negara hingga Rp 120 triliun sampai Rp 150 triliun setiap tahunnya, dan angka ini berpotensi melonjak jika harga minyak dunia naik

"Dan subsidi kita, itu Rp 80 sampai 500 triliun. Nah, tidak ada cara lain dalam rangka efisiensi adalah kita mencari akal agar bahan baku yang ada di negara kita itu bisa dikonversi untuk mengganti LPG," katanya. 

Bahlil mengungkap penggunaan CNG sebagai pengganti LPG bukan barang baru di Indonesia. Di beberapa industri seperti restoran dan hotel hingga transportasi CNG sudah jamak digunakan. 

Kini CNG dalam proses uji coba untuk dikemas dalam tabung 3 kilogram seperti LPG yang saat ini diedarkan kepada masyarakat. 

baca juga

"Nah, kapan ini selesai? Nanti tunggu uji coba daripada tabung 3 kilogramnya. Tapi kan untuk CNG ini, untuk yang 12 kilo, yang 20 kilo itu sudah jalan, untuk dipakai di hotel dan restoran," pungkas Bahlil. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Sudah Stop Impor Solar Sejak April

Indonesia Sudah Stop Impor Solar Sejak April

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:16 WIB

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:22 WIB

Bahlil Ungkap Keuntungan Pengembangan CNG Pengganti LPG

Bahlil Ungkap Keuntungan Pengembangan CNG Pengganti LPG

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:03 WIB

Terkini

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

×