Indonesia Sudah Stop Impor Solar Sejak April

Achmad Fauzi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Rabu, 06 Mei 2026 | 15:16 WIB
Indonesia Sudah Stop Impor Solar Sejak April
Kementerian ESDM sudah menghentikan impor solar sejak April. [Pexels].
baca 10 detik
  • Dirjen Migas Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menyatakan penghentian impor solar telah efektif berjalan sejak April 2026 di Jakarta.
  • Kebijakan ini mewajibkan SPBU swasta membeli pasokan solar dari Pertamina guna mendukung kemandirian energi nasional melalui produksi dalam negeri.
  • Peningkatan kapasitas Kilang Balikpapan menjadi 360 ribu barel per hari mampu memenuhi kebutuhan solar sekaligus memperkuat implementasi program B50.

Suara.com - Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menyebut penghentian impor solar sudah mulai dijalankan sejak April lalu.

Menurutnya, penghentian impor tersebut sejalan dengan kewajiban bagi SPBU swasta untuk menyerap pasokan solar dari PT Pertamina (Persero).

"Sudah, sudah (stop impor solar dijalankan)," ujar Laode saat ditemui wartawan di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta pada Rabu (6/6/2026). 

Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM, Laode Sulaeman. [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut].
Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM, Laode Sulaeman menyebut impor solar sudah dihentikan. [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut].

Dengan direalisasikannya penghentian impor solar, Laode mengungkapkan, sejumlah SPBU swasta kini mulai membeli kebutuhan bahan bakar mereka dari Pertamina.

Ia menjelaskan, sejak kebijakan tersebut diumumkan, koordinasi secara intensif terus dilakukan dengan pihak swasta. 

"Sebenernya kan sejak diumumkan, itu sudah dilakukan pertemuan-pertemuan. dan kalau ditanya ke swasta pasti sudah ada, coba saja tanya," kata Laode. 

Penghentian impor solar ini juga setelah beroperasinya Kilang Balikpapan pasca-revitalisasi melalui proyek Refinery Development Master Plan (RDMP). Proyek ini meningkatkan kapasitas produksi Kilang Balikpapan secara signifikan, dari sebelumnya 260 ribu barel menjadi 360 ribu barel per hari.

Dengan peningkatan ini, Kilang Balikpapan mampu memasok sekitar 22 hingga 25 persen kebutuhan BBM nasional. Selain kapasitas, kualitas bahan bakar yang dihasilkan pun meningkat menjadi standar EURO V yang lebih ramah lingkungan guna mendukung pengurangan emisi gas buang.

Dari sisi teknis, Nelson Complexity Index (NCI) Kilang Balikpapan ditargetkan melonjak dari 3,7 menjadi 8. Peningkatan ini memungkinkan kilang untuk memaksimalkan pengolahan produk sisa (bottom product).

baca juga

Langkah penyetopan impor ini juga memperkuat persiapan implementasi B50 yang dijadwalkan mulai berlaku pada 1 Juli 2026. Saat ini, progres B50 masih dalam tahap uji coba di berbagai sektor, mulai dari pertambangan hingga transportasi kereta api.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Tawarkan Peluang Investasi Hulu Migas: Investor & Penyedia Teknologi Global Kolaborasi

Indonesia Tawarkan Peluang Investasi Hulu Migas: Investor & Penyedia Teknologi Global Kolaborasi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:31 WIB

Pertamina Perkuat Kolaborasi Global untuk Dongkrak Produksi Migas Nasional

Pertamina Perkuat Kolaborasi Global untuk Dongkrak Produksi Migas Nasional

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:36 WIB

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:22 WIB

Terkini

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 23:56 WIB

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

×