Kredit Tembus Rp8.659 Triliun, OJK Pastikan Kondisi Perbankan Masih Kuat

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Kamis, 07 Mei 2026 | 07:48 WIB
Kredit Tembus Rp8.659 Triliun, OJK Pastikan Kondisi Perbankan Masih Kuat
Kantor Pusat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. [Suara.com]
baca 10 detik
  • OJK melaporkan perbankan Indonesia menunjukkan resiliensi kuat dengan pertumbuhan kredit 9,49 persen pada Maret 2026 di seluruh wilayah.
  • Penyaluran kredit mencapai Rp8.659,05 triliun dan kualitas aset perbankan terus membaik dengan rasio NPL Gross sebesar 2,14 persen.
  • Dana Pihak Ketiga tumbuh signifikan sebesar 13,55 persen yang memperkuat likuiditas perbankan untuk mendukung stabilitas ekonomi nasional Indonesia.

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan bahwa kinerja perbankan Indonesia tetap menunjukkan resiliensi yang kuat dan tren pertumbuhan positif sepanjang Maret 2026.

Meskipun stabilitas ekonomi dunia tengah dibayangi oleh lonjakan harga energi serta volatilitas pasar keuangan, profil risio pertumbuhan kredit perbankan domestik dilaporkan masih dalam kondisi yang terjaga dengan sangat baik.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, mengungkapkan bahwa penyaluran kredit perbankan pada Maret 2026 berhasil tumbuh sebesar 9,49 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

Capaian ini setara dengan Rp8.659,05 triliun, atau mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan pertumbuhan pada Februari 2026 yang tercatat sebesar 9,37 persen.

"Pertumbuhan ini didorong oleh kontribusi dari Bank Umum Milik Negara (BUMN), bank swasta nasional, bank asing, hingga kantor cabang bank luar negeri, yang memperkuat likuiditas perbankan domestik," katanya dalam siaran pers yang diterima, Kamis (7/5/2026).

Selain pertumbuhan kredit, kualitas aset perbankan juga menunjukkan perbaikan.

Rasio Loan at Risk (LAR) tercatat di level 8,94 persen, sementara Non-Performing Loan (NPL) Gross berada di posisi 2,14 persen dan NPL Net sebesar 0,83 persen.

Angka-angka tersebut lebih baik dibandingkan performa Februari 2026. Di sisi penghimpunan dana, Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh signifikan

sebesar 13,55 persen yoy menjadi Rp10.230,81 triliun. Pertumbuhan ini ditopang oleh kenaikan saldo giro sebesar 21,37 persen, deposito 8,36 persen, serta tabungan yang tumbuh 11,57 persen.

baca juga

Dengan Loan to Deposit Ratio (LDR) dilevel 84,64 persen, perbankan dinilai memiliki ruang likuiditas yang sangat memadai untuk memacu penyaluran kredit ke depannya.

“Hal ini menunjukkan bahwa industri perbankan di Indonesia memiliki tingkatpermodalan yang kuat dan likuiditas yang memadai untuk menyerap potensi tekanan di masa yang akan datang, meskipun volatilitas pasar global tetap menjadi perhatian kami,” bebernya.

Secara sektoral, pertumbuhan kredit terbesar berasal dari sektor konstruksi yang melonjak hingga 46,67 persen atau sebesar Rp181,98 triliun.

Diikuti oleh sektor rumah tangga yang tumbuh 5,56 persen dan industri pengolahan sebesar 7,96 persen.

erdasarkan jenis penggunaan, kredit investasi menjadi motor utama dengan pertumbuhan mencapai 20,85 persen. Pemulihan Kredit UMKM dan Peran POJK Baru Kabar positif juga datang dari sektor UMKM yang mulai menunjukkan indikasi pemulihan.

Setelah sempat mengalami kontraksi, kredit UMKM pada Maret 2026 tumbuh positif sebesar 0,12 persen yoy dengan total nilai Rp1.498,64 triliun.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae. [Suara.com/Rina Anggraeni]
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae. [Suara.com/Rina Anggraeni]

Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan menjadi penyumbang pertumbuhan terbesar di kategori ini.

OJK juga terus mendorong akses pembiayaan melalui penerbitan POJK Nomor 19 Tahun 2025 tentang Kemudahan Akses Pembiayaan UMKM.

Kebijakan ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem bisnis yang lebih inklusif bagi pelaku usaha kecildi seluruh pelosok tanah air.

Melalui sinergi antara kebijakan pemerintah dan pengawasan ketat dari OJK, diharapkan stabilitas sistem keuangan tetap kokoh sebagai pilar utama pertumbuhan ekonomi nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi hingga Juni 2026

OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi hingga Juni 2026

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 16:36 WIB

OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah

OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 12:37 WIB

Harapan Konsumen Properti: Bunga KPR Jangan Tinggi-Tinggi!

Harapan Konsumen Properti: Bunga KPR Jangan Tinggi-Tinggi!

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 21:46 WIB

Menkeu Bantah Hoaks Uang Negara Tinggal Rp120 Triliun

Menkeu Bantah Hoaks Uang Negara Tinggal Rp120 Triliun

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 20:42 WIB

Suku Bunga Goyang Daya Beli, Pasar Properti 2026 Kini Lebih Rasional

Suku Bunga Goyang Daya Beli, Pasar Properti 2026 Kini Lebih Rasional

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 18:13 WIB

Tudingan Duit Bank Dipakai untuk Biayai Program Prioritas Pemerintah Terlalu Tendensius

Tudingan Duit Bank Dipakai untuk Biayai Program Prioritas Pemerintah Terlalu Tendensius

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 18:09 WIB

Terkini

Markas Judi Superketat di Malaysia Digerebek: 9 WNI Ikut Diciduk, 7 Paspor Indonesia Disita

Markas Judi Superketat di Malaysia Digerebek: 9 WNI Ikut Diciduk, 7 Paspor Indonesia Disita

News | Senin, 21 September 2026 | 14:35 WIB

Viral Aksi Tak Senonoh Dua Pria di Perbukitan Purasari, Polres Bogor Amankan Pelaku

Viral Aksi Tak Senonoh Dua Pria di Perbukitan Purasari, Polres Bogor Amankan Pelaku

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 14:34 WIB

Hujan Guyur Pekanbaru yang Tengah Dikepung Kabut Asap

Hujan Guyur Pekanbaru yang Tengah Dikepung Kabut Asap

Riau | Senin, 21 September 2026 | 14:33 WIB

Hasil Ekshumasi Sutrimo Diumumkan Pekan Ini!

Hasil Ekshumasi Sutrimo Diumumkan Pekan Ini!

News | Senin, 21 September 2026 | 14:32 WIB

Badai Dujuan Sapu Pesisir Jepang Hingga Lumpuhkan Penerbangan dan Kereta Api

Badai Dujuan Sapu Pesisir Jepang Hingga Lumpuhkan Penerbangan dan Kereta Api

News | Senin, 21 September 2026 | 14:31 WIB

Nusron Wahid Buka Suara Soal Isu Mundur dari Kepengurusan Golkar, Begini Katanya

Nusron Wahid Buka Suara Soal Isu Mundur dari Kepengurusan Golkar, Begini Katanya

News | Senin, 21 September 2026 | 14:31 WIB

Saat Pakar Disebut 'Goblok': Mengapa Pemimpin Negara Harus Berbicara Berbasis Data?

Saat Pakar Disebut 'Goblok': Mengapa Pemimpin Negara Harus Berbicara Berbasis Data?

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 14:31 WIB

Merangkul Keragaman dengan Komedi di Buku Pahlawan Tanpa Tanda Tangan

Merangkul Keragaman dengan Komedi di Buku Pahlawan Tanpa Tanda Tangan

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 14:30 WIB

Cara Hitung Weton Jodoh Berdasarkan Hari dan Pasaran, Lengkap Artinya

Cara Hitung Weton Jodoh Berdasarkan Hari dan Pasaran, Lengkap Artinya

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 14:29 WIB

AS Mendadak Hentikan Serangan ke Iran, Harga Minyak Langsung Turun?

AS Mendadak Hentikan Serangan ke Iran, Harga Minyak Langsung Turun?

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 14:28 WIB

×