Harga Minyak Turun di Bawah 100 Dolar Imbas Perkembangan 'Positif' Nego Perang Iran

M Nurhadi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:30 WIB
Harga Minyak Turun di Bawah 100 Dolar Imbas Perkembangan 'Positif' Nego Perang Iran
Iran mengeluarkan peringatan keras kepada Amerika Serikat terkait kehadiran militernya di sekitar Selat Hormuz. [Istimewa]
baca 10 detik
  • Amerika Serikat dan Iran menyusun draf kesepakatan sementara untuk menghentikan konflik bersenjata melalui mediasi Pakistan pada Mei 2026.
  • Kerangka kerja tiga tahap tersebut mencakup pengakhiran perang, pembukaan Selat Hormuz, dan negosiasi lebih luas selama 30 hari.
  • Optimisme kesepakatan memicu lonjakan indeks saham global serta penurunan harga minyak mentah Brent sebesar 3 persen secara signifikan.

Suara.com - Amerika Serikat dan Iran dikabarkan tengah bergerak menuju kesepakatan terbatas dan bersifat sementara untuk menghentikan konflik bersenjata di antara kedua negara.

Laporan yang berkembang pada Kamis (7/5/2026) menyebutkan adanya draf kerangka kerja yang berfokus pada penghentian pertempuran fisik, meskipun isu-isu paling kontroversial antara kedua belah pihak masih belum terselesaikan.

Rencana yang sedang disusun ini lebih berupa memorandum jangka pendek ketimbang perjanjian perdamaian komprehensif.

Langkah ini mencerminkan masih dalamnya perbedaan visi antara Washington dan Teheran, sekaligus menjadi sinyal bahwa kesepakatan ini hanyalah tahap perantara untuk mencegah eskalasi lebih lanjut.

Respons Positif Pasar Global

Munculnya harapan akan kesepakatan parsial ini langsung memberikan dampak instan pada pasar keuangan dan komoditas dunia:

Pasar Saham: Indeks saham global melonjak mendekati rekor tertinggi pada perdagangan Kamis seiring meningkatnya optimisme pasar.

Harga Minyak: Harga minyak mentah jenis Brent mengalami koreksi sebesar 4% ke level US$90 per barel, melanjutkan penurunan tajam sebesar 8% pada hari sebelumnya.

Saat artikel ini ditulis, harga minyak Brent juga anjlok 4,3% di angka US$ 96.

baca juga

Penurunan ini didorong oleh spekulasi bahwa gangguan pasokan energi global akan segera mereda jika Selat Hormuz dibuka kembali.

Kerangka Kerja Tiga Tahap

Menurut sumber diplomatik dan pejabat yang terlibat, kerangka kerja yang diusulkan akan dilakukan dalam tiga fase utama:

  1. Pengakhiran perang secara formal.
  2. Penyelesaian krisis blokade di Selat Hormuz.
  3. Pembukaan jendela negosiasi selama 30 hari untuk membahas perjanjian yang lebih luas.

Tahir Andrabi, juru bicara Kementerian Luar Negeri Pakistan yang bertindak sebagai mediator, menyatakan optimismenya di Islamabad.

"Kami mengharapkan kesepakatan tercapai dalam waktu dekat," ujarnya, dikutip dari Reuters.

Prioritas utama mediator saat ini adalah memastikan pengumuman penghentian perang secara permanen sebelum beralih ke rincian isu teknis lainnya.

Presiden AS Donald Trump terus menyuarakan nada optimistis terkait progres pembicaraan ini. "Mereka ingin membuat kesepakatan... itu sangat mungkin terjadi. Ini akan selesai dengan cepat," ujar Trump kepada wartawan di Gedung Putih.

Namun, sikap berbeda ditunjukkan oleh otoritas di Teheran. Meskipun juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan akan memberikan tanggapan pada waktunya, sejumlah pejabat legislatif justru skeptis.

Ebrahim Rezaei, seorang anggota parlemen Iran, menyebut proposal AS tersebut lebih mirip dengan "daftar keinginan Amerika" daripada sebuah realitas politik.

Ketua Parlemen Iran, Mohammad Baqer Qalibaf, bahkan secara terbuka mengejek laporan kedekatan kesepakatan tersebut dengan istilah "Operation Trust Me Bro failed", yang mengisyaratkan bahwa klaim AS hanyalah upaya pembentukan opini publik setelah gagal membuka Selat Hormuz secara militer.

Di tingkat regional, ketegangan tetap tinggi. Israel dilaporkan baru saja melakukan serangan udara di Beirut yang menewaskan komandan Hizbullah, serangan pertama ke ibu kota Lebanon sejak gencatan senjata bulan lalu.

Hizbullah sendiri mulai terlibat aktif menyerang Israel sejak 2 Maret sebagai bentuk dukungan terhadap Iran.

Selain faktor regional, draf memorandum saat ini dilaporkan belum menyentuh tuntutan utama AS, seperti:

Pembatasan program rudal Iran.

Penghentian dukungan terhadap kelompok milisi di Timur Tengah.

Nasib cadangan 400 kg uranium milik Iran yang mendekati level senjata nuklir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!

Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:14 WIB

KSSK Klaim Perbankan Nasional Tetap Solid di Tengah Ketidakpastian Global

KSSK Klaim Perbankan Nasional Tetap Solid di Tengah Ketidakpastian Global

Foto | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:57 WIB

MinyaKita Makin Mahal, Harganya Tembus Rp 22.000

MinyaKita Makin Mahal, Harganya Tembus Rp 22.000

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:10 WIB

Iran Galakkan Perizinan Baru di Selat Hormuz, Indonesia Bisa Ketiban Durian Runtuh

Iran Galakkan Perizinan Baru di Selat Hormuz, Indonesia Bisa Ketiban Durian Runtuh

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:11 WIB

Alasan Perang Iran Bikin Harga BBM Tetap Mahal Meski Pasokan Minyak Dunia Melimpah

Alasan Perang Iran Bikin Harga BBM Tetap Mahal Meski Pasokan Minyak Dunia Melimpah

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:48 WIB

Kilas Balik Piala Dunia di AS: Penyesalan Roberto Baggio, Maradona Pakai Doping

Kilas Balik Piala Dunia di AS: Penyesalan Roberto Baggio, Maradona Pakai Doping

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:06 WIB

Terkini

Angin Puting Beliung Terjang Taput, 29 Rumah Rusak

Angin Puting Beliung Terjang Taput, 29 Rumah Rusak

Sumut | Selasa, 22 September 2026 | 13:47 WIB

7 Rekomendasi Skin Tint Ringan yang Aman untuk Remaja Sekolah

7 Rekomendasi Skin Tint Ringan yang Aman untuk Remaja Sekolah

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 13:47 WIB

Apakah Krim Malam Boleh Dipakai Saat Tidur Siang atau Kerja Shift Malam? Ini Penjelasan Dokter

Apakah Krim Malam Boleh Dipakai Saat Tidur Siang atau Kerja Shift Malam? Ini Penjelasan Dokter

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 13:41 WIB

Buntut Kasus Jatah Makan Bolosego di Alun-Alun Kidul, Oknum Polisi Polsek Kraton Dipatsus

Buntut Kasus Jatah Makan Bolosego di Alun-Alun Kidul, Oknum Polisi Polsek Kraton Dipatsus

News | Selasa, 22 September 2026 | 13:39 WIB

Kebakaran di Kota Bogor Hanguskan 5 Bangunan dan 1 Mobil

Kebakaran di Kota Bogor Hanguskan 5 Bangunan dan 1 Mobil

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 13:38 WIB

Italia Mau Batasi Pelajar Asing, Pemilu Memanas

Italia Mau Batasi Pelajar Asing, Pemilu Memanas

News | Selasa, 22 September 2026 | 13:38 WIB

Kala Ceri dan Tomat Jadi Inspirasi Karya Fesyen, Instalasi, hingga Kuliner

Kala Ceri dan Tomat Jadi Inspirasi Karya Fesyen, Instalasi, hingga Kuliner

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 13:36 WIB

Epson Hadirkan Proyektor 4K Ultra-Short-Throw EH-LS970B untuk Hiburan Layar Besar di Rumah

Epson Hadirkan Proyektor 4K Ultra-Short-Throw EH-LS970B untuk Hiburan Layar Besar di Rumah

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 13:35 WIB

Kenapa Setrika Lengket di Baju? Ini Cara Mengatasinya agar Baju Tak Rusak

Kenapa Setrika Lengket di Baju? Ini Cara Mengatasinya agar Baju Tak Rusak

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 13:32 WIB

Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Tak Diperkuat Sergio Aguero

Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Tak Diperkuat Sergio Aguero

Bola | Selasa, 22 September 2026 | 13:32 WIB

×