PLN Hadirkan SPKLU Ultra Fast Charging Pertama di Kawasan Wisata Aloha PIK 2

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 11 Mei 2026 | 08:41 WIB
PLN Hadirkan SPKLU Ultra Fast Charging Pertama di Kawasan Wisata Aloha PIK 2
PLN menyiapkan 500 SPKLU jelang musim libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. [Antara]
baca 10 detik
  • PLN buka SPKLU Ultra Fast Charging di Aloha PIK 2, isi daya sambil wisata kuliner.
  • Hanya 15-30 menit untuk isi baterai 20% ke 80% dengan mesin berkapasitas 120 kW.
  • Transaksi SPKLU di Banten melonjak 25x lipat, infrastruktur ditargetkan naik 2x lipat.

Suara.com - Ekosistem kendaraan listrik di Provinsi Banten memasuki babak baru. PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten secara resmi meluncurkan SPKLU Center di kawasan Aloha PIK 2. Fasilitas ini menjadi terobosan karena mengintegrasikan infrastruktur energi bersih dengan pusat gaya hidup, kuliner, dan hiburan.

Bukan sekadar tempat pengisian daya biasa, SPKLU Center ini mengusung konsep terpusat yang memungkinkan pemilik mobil listrik mengisi daya sembari menikmati suasana pantai atau berwisata kuliner. Langkah ini merupakan strategi PLN untuk menjadikan transisi energi sebagai bagian tak terpisahkan dari gaya hidup modern masyarakat.

Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero), Adi Priyanto, mengungkapkan bahwa fasilitas ini dilengkapi dengan teknologi Ultra Fast Charging. Hal ini bertujuan untuk menjawab kekhawatiran utama pengguna kendaraan listrik, yaitu durasi pengisian daya.

“Melalui SPKLU Center ini, kami ingin memastikan masyarakat memiliki akses pengisian daya yang cepat, mudah, dan nyaman. Kehadiran SPKLU di kawasan lifestyle seperti Aloha PIK 2 menunjukkan bahwa pengisian daya kini sudah menjadi bagian dari pengalaman hidup masyarakat,” ujar Adi.

Senada dengan hal tersebut, GM PLN UID Banten, Muhammad Joharifin, menjelaskan bahwa tersedia enam unit mesin Ultra Fast Charging berkapasitas 120 kW. Teknologi ini mampu mengisi baterai dari 20% ke 80% hanya dalam waktu 15 hingga 30 menit saja.

Kehadiran fasilitas baru ini sangat relevan mengingat lonjakan penggunaan kendaraan listrik di Banten yang sangat signifikan sepanjang tahun 2026. Data PLN menunjukkan transaksi SPKLU pada periode Maret-April 2026 melonjak drastis hingga 25 kali lipat dibandingkan tahun lalu, mencapai lebih dari 215 ribu transaksi.

Kepercayaan masyarakat yang meningkat ini didorong oleh masifnya pembangunan infrastruktur. Saat ini, telah tersedia 253 unit SPKLU di 139 titik di seluruh Banten. PLN bahkan menargetkan jumlah ini akan bertambah dua kali lipat hingga akhir tahun 2026.

Kolaborasi dengan pengembang besar seperti Agung Sedayu Group dalam penempatan SPKLU di pusat keramaian membuktikan bahwa transisi energi bersih di Indonesia kini bukan lagi sekadar isu teknologi, melainkan realitas keseharian yang mendukung target Net Zero Emission.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Target 1,4 Juta Wisatawan, Kawasan Wisata Pesisir Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik

Target 1,4 Juta Wisatawan, Kawasan Wisata Pesisir Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:36 WIB

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB

Insentif Kendaraan Listrik Dinilai Investasi Fiskal Jangka Panjang

Insentif Kendaraan Listrik Dinilai Investasi Fiskal Jangka Panjang

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:43 WIB

Terkini

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Health | Sabtu, 26 September 2026 | 04:03 WIB

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

×