Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 5.999,038
LQ45 587,746
Srikehati 290,482
JII 351,378
USD/IDR 17.937

Nasib Pasokan Energi Global Kini di Tangan Xi Jinping, Harga Minyak Sudah Melambung Tinggi!

Mohammad Fadil Djailani, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Senin, 11 Mei 2026 | 11:08 WIB
Nasib Pasokan Energi Global Kini di Tangan Xi Jinping, Harga Minyak Sudah Melambung Tinggi!
Xi Jinping dan Donald Trump
baca 10 detik
  • Harga minyak Brent melonjak ke USD 104,47 akibat gagalnya kesepakatan damai AS-Iran.
  • Krisis Selat Hormuz sebabkan dunia kehilangan 1 miliar barel pasokan minyak mentah.
  • Pasar fokus pada pertemuan Trump-Xi Jinping di Beijing untuk redam tensi Timur Tengah.

Suara.com - Pasar energi global kembali bergejolak pada perdagangan Senin (11/5/2026). Harga minyak mentah dunia melonjak tajam lebih dari USD 3 per barel menyusul kebuntuan negosiasi damai antara Amerika Serikat dan Iran. Situasi ini diperparah oleh krisis berkepanjangan di Selat Hormuz yang mencekik arus pasokan minyak dunia.

Mengutip laporan Reuters, harga minyak mentah Brent berjangka melesat USD 3,18 atau 3,14 persen ke posisi USD 104,47 per barel pada pukul 06.36 WIB. Tren penguatan ini melanjutkan reli positif sebesar 1,23 persen pada penutupan Jumat lalu.

Senada, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS ikut terkerek naik USD 3,09 atau 3,24 persen ke level USD 98,51 per barel.

Optimisme pasar akan berakhirnya konflik di Timur Tengah pupus setelah Presiden Donald Trump secara resmi menolak respons Iran terhadap draf perdamaian yang diajukan Washington. Trump melabeli proposal balasan Teheran sebagai dokumen yang "tidak dapat diterima," sebuah pernyataan yang langsung memicu kekhawatiran akan gangguan pasokan jangka panjang.

Dampaknya, Selat Hormuz jalur nadi energi dunia tetap dalam kondisi tidak stabil. CEO Saudi Aramco, Amin Nasser, memberikan peringatan keras bahwa dunia telah kehilangan sekitar 1 miliar barel pasokan minyak selama dua bulan terakhir akibat eskalasi ini. Menurut Nasser, pemulihan pasar akan memakan waktu lama meskipun jalur pelayaran nantinya dibuka kembali.

Kini, pelaku pasar mengalihkan fokus pada kunjungan kenegaraan Presiden Trump ke Beijing pekan ini. Pertemuan dengan Presiden Xi Jinping dianggap sebagai kartu as terakhir untuk meredakan ketegangan.

"Perhatian pasar saat ini beralih sepenuhnya pada kunjungan Presiden Trump ke China," ujar Tony Sycamore, analis pasar dari IG. Pelaku pasar berharap Trump mampu membujuk Beijing untuk menggunakan pengaruh diplomatiknya terhadap Iran guna mendorong gencatan senjata dan mengamankan kembali Selat Hormuz.

Di tengah ketidakpastian, data pelacakan kapal dari Kpler mengungkap fenomena menarik. Terjadi peningkatan pengiriman minyak secara "gelap" atau klandestin. Pekan lalu, dua kapal tanker terpantau nekat keluar dari Selat Hormuz dengan mematikan sistem pelacak sinyal otomatis (AIS) demi menghindari potensi serangan dari militer Iran.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokumen UFO Cuma Pengalihan Isu, Publik Diminta Jangan Percaya Omong Kosong Trump

Dokumen UFO Cuma Pengalihan Isu, Publik Diminta Jangan Percaya Omong Kosong Trump

News | Senin, 11 Mei 2026 | 07:24 WIB

Dokumen UFO AS Bongkar Objek Misterius Berputar Spiral Pada Ketinggian 41 Ribu Kaki di Asia

Dokumen UFO AS Bongkar Objek Misterius Berputar Spiral Pada Ketinggian 41 Ribu Kaki di Asia

News | Senin, 11 Mei 2026 | 07:12 WIB

Analis Intelijen Barat Puji Iran Tetap Kokoh Meski Selat Hormuz Digempur AS

Analis Intelijen Barat Puji Iran Tetap Kokoh Meski Selat Hormuz Digempur AS

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:05 WIB

Terkini

Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M

Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:19 WIB

Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun

Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:14 WIB

5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar

5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:00 WIB

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:40 WIB

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:39 WIB

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:17 WIB

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:11 WIB

Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan

Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:05 WIB

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:54 WIB

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:53 WIB