Pelaku Usaha: Biaya-biaya di E-Commerce Mulai Tak Masuk Akal

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 11 Mei 2026 | 18:25 WIB
Pelaku Usaha: Biaya-biaya di E-Commerce Mulai Tak Masuk Akal
Seller mengeluhkan biaya-biaya di e-commerce sudah tak masuk akal. [Suara.com/Angga Budhiyanto]
baca 10 detik
  • Pelaku UMKM mengeluhkan beban biaya admin, logistik, dan iklan di e-commerce yang semakin menggerus margin keuntungan penjualan.
  • Kenaikan harga bahan baku plastik serta kebijakan retur barang yang merugikan menyebabkan operasional pedagang menjadi semakin sulit.
  • Pelaku usaha terpaksa menaikkan harga jual produk, namun langkah ini berisiko menurunkan daya saing terhadap brand besar.

Suara.com - Pelaku usaha mulai mengeluhkan, biaya-biaya di e-commerce yang mulai menggerus pendapatan. Beban biaya itu mulai dari biaya admin, ongkos logistik, hingga beban retur di berbagai platform e-commerce

Salah satu pelaku usaha home and living, Fitria Harmeliani, mengaku biaya layanan e-commerce kini kian memberatkan, terutama bagi reseller dan UMKM kecil yang margin produknya sudah tipis sejak awal.

"Biaya admin yang makin ga masuk akal, sedangkan margin kita udah tipis banget, buat UMKM kecil bener-bener kegerus," ujar Fitria kepada Suara.com, Senin (11/5/2026).

Warga berbelanja secara daring melalui salah satu situs perusahaan e-commerce di Jakarta, Rabu (28/7/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Seller mengeluhkan biaya-biaya di e-commerce sudah tak masuk akal. [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Menurut dia, beban seller tidak berhenti pada komisi platform. Pedagang juga harus mengeluarkan biaya tambahan untuk iklan atau ads agar produk tetap muncul di bagian atas pencarian konsumen.

Selain itu, jika seller ingin meningkatkan penjualan lewat affiliate, mereka masih harus menambah komisi di luar potongan platform.

"Barang belum kejual aja kita udah mengeluarkan banyak biaya," ucapnya.

Fitria yang menjual produk seperti tempat bumbu dan tempat sendok mengatakan tekanan juga datang dari kenaikan harga bahan baku plastik yang ikut mendongkrak modal usaha.

Ia menyebut kondisi ini membuat banyak pabrik mengurangi bahkan menghentikan produksi sementara karena biaya dinilai tak lagi menutup operasional.

"Plastik makin naik, harga modal produk jadinya naik. Banyak pabrik yang akhirnya berhenti produksi dulu karena ga nutup, jadinya banyak barang yang OOS," jelasnya.

baca juga

Tak hanya biaya admin dan bahan baku, Fitria juga menyoroti kebijakan retur barang di marketplace yang dinilai kerap merugikan seller.

Menurut dia, ada banyak kasus pembeli mengajukan pengembalian dengan alasan barang harus dikembalikan seperti semula, meski produk sebenarnya sudah dikirim sesuai pesanan.

"Kadang seller nanggung ongkir pengembalian barang itu padahal kita udah kirim produk sesuai yang dibeli," katanya.

Kondisi tersebut, kata Fitria, membuat banyak pedagang kecil berada dalam posisi sulit karena salah satu pilihan realistis hanyalah menaikkan harga jual.

Meski begitu, keputusan itu juga berisiko menurunkan penjualan karena pedagang kecil harus bersaing dengan importir atau brand besar yang memiliki modal lebih kuat dan tidak selalu menaikkan harga.

"Satu-satunya cara emang naikin harga, tapi penjualan bisa drop karena ada importir dan brand yang kadang modalnya gede. Jadi nggak naikin harga," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seller Alihkan Penjualan ke Website, Era Belanja di E-Commerce Berakhir?

Seller Alihkan Penjualan ke Website, Era Belanja di E-Commerce Berakhir?

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 17:19 WIB

Cara Membuat QRIS All Payment untuk UMKM: Syarat, Biaya, dan Keuntungannya

Cara Membuat QRIS All Payment untuk UMKM: Syarat, Biaya, dan Keuntungannya

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 13:20 WIB

UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:31 WIB

Terkini

Dari BRGM ke BPGMN, Bisakah Badan Baru Prabowo Cegah Karhutla Berulang?

Dari BRGM ke BPGMN, Bisakah Badan Baru Prabowo Cegah Karhutla Berulang?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 21:02 WIB

Bappisus dan Menimipas Usut Dugaan 'Kamar Khusus' Berbayar bagi Napi di Lapas Cibinong

Bappisus dan Menimipas Usut Dugaan 'Kamar Khusus' Berbayar bagi Napi di Lapas Cibinong

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 20:58 WIB

Transaksi Haji Isam dan BYAN Masih Gelap, BEI Akan Obok-obok Pasar Negosiasi

Transaksi Haji Isam dan BYAN Masih Gelap, BEI Akan Obok-obok Pasar Negosiasi

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 20:56 WIB

Luke Vickery: 2024 Main di GBT Bela Australia, 2026 Cetak Assist di GBK Bersama Timnas Indonesia

Luke Vickery: 2024 Main di GBT Bela Australia, 2026 Cetak Assist di GBK Bersama Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 20:54 WIB

Perkuat Tata Kelola MBG, BGN Gelar Pelatihan di Jepang

Perkuat Tata Kelola MBG, BGN Gelar Pelatihan di Jepang

News | Jum'at, 25 September 2026 | 20:38 WIB

Berawal dari Topi Mengapung, Pemancing yang Hilang di Eks Galian Pasir Lampung Timur Ditemukan Tewas

Berawal dari Topi Mengapung, Pemancing yang Hilang di Eks Galian Pasir Lampung Timur Ditemukan Tewas

Lampung | Jum'at, 25 September 2026 | 20:37 WIB

PLN Perkuat Infrastruktur Kelistrikan untuk Dukung Pertumbuhan Data Center di Indonesia

PLN Perkuat Infrastruktur Kelistrikan untuk Dukung Pertumbuhan Data Center di Indonesia

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 20:34 WIB

Gara-Gara Tak Pakai Baju Lurik, Kepsek SMPN 18 Malang Diduga Tampar Siswa 4 Kali dan Ditonjok

Gara-Gara Tak Pakai Baju Lurik, Kepsek SMPN 18 Malang Diduga Tampar Siswa 4 Kali dan Ditonjok

Malang | Jum'at, 25 September 2026 | 20:30 WIB

Pesta Kembang Api dan Aksi Agnes Mo Buka FIFA ASEAN Cup 2026, Stadion GBK Tidak Penuh

Pesta Kembang Api dan Aksi Agnes Mo Buka FIFA ASEAN Cup 2026, Stadion GBK Tidak Penuh

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 20:17 WIB

Nyamar Jadi Aparat Tajir di FB, Pemuda Kuras Uang Wanita Lampung Selatan Lewat Jebakan Video Call

Nyamar Jadi Aparat Tajir di FB, Pemuda Kuras Uang Wanita Lampung Selatan Lewat Jebakan Video Call

Lampung | Jum'at, 25 September 2026 | 20:15 WIB

×