Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.267,880
LQ45 625,790
Srikehati 305,028
JII 377,806
USD/IDR 17.830

Makin Canggih, BI Sebut Rupiah Kian Sulit Ditiru hingga Peredaran Uang Palsu Turun Drastis

Nur Khotimah

Rabu, 13 Mei 2026 | 12:57 WIB
Makin Canggih, BI Sebut Rupiah Kian Sulit Ditiru hingga Peredaran Uang Palsu Turun Drastis
Ilustrasi uang rupiah. (Mufid Majnun/Unsplash)
baca 10 detik
  • Rasio peredaran uang palsu turun drastis menyentuh angka 1 ppm.
  • Teknologi pengamanan canggih membuat uang rupiah sulit dipalsukan oknum.
  • Bank Indonesia mengimbau masyarakat merawat uang melalui gerakan 5 Jangan.

Suara.com - Bank Indonesia (BI) mencatatkan pencapaian signifikan dalam menekan peredaran uang palsu di Tanah Air melalui penguatan teknologi pengamanan mata uang.

Rasio peredaran uang palsu saat ini dilaporkan menurun drastis dari 5 piece per million (ppm) menjadi mendekati angka 1 ppm.

Penurunan rasio uang palsu menjadi 1 ppm ini memiliki arti teknis yang sangat penting dalam stabilitas sistem pembayaran.

Di mana, 1 ppm artinya hanya ditemukan satu lembar uang palsu di antara satu juta lembar uang asli yang beredar di tengah masyarakat.

Ricky P. Gozali selaku Deputi Gubernur BI menyatakan bahwa angka ini mencerminkan keberhasilan pengembangan teknologi penciptaan rupiah yang semakin sulit untuk dipalsukan.

"Ini tidak lepas dari sinergi yang erat dan penguatan dari sisi teknologi, sehingga (uang palsu) mudah dikenali dan (uang asli) sulit dipalsukan," tutur Ricky P. Gozali saat Konferensi Pers Pemusnahan Rupiah Palsu Hasil Klarifikasi Bank Indonesia pada Rabu, 13 Mei 2026.

Uang Rupiah (pexels.com/Robert Lens)
Ilustrasi Uang Rupiah (pexels.com/Robert Lens)

Teknologi pengamanan yang disematkan pada uang rupiah tahun emisi 2022 menjadikan mata uang ini sebagai salah satu yang teraman di dunia.

Bahkan, pecahan Rp50.000 emisi 2022 telah diakui secara internasional dalam ajang IACA Currency Award 2023 sebagai seri uang kertas terbaik.

Penghargaan tersebut membuktikan bahwa standar kualitas uang kertas Indonesia telah memenuhi ekspektasi global, terutama dari sisi durabilitas dan keamanan.

baca juga

Data terbaru per November 2024 menunjukkan bahwa pecahan Rp50.000 menempati peringkat kedua dunia sebagai uang paling sulit dipalsukan.

Keunggulan ini didukung oleh implementasi 17 unsur pengamanan canggih yang diintegrasikan langsung ke dalam desain dan bahan kertas uang.

Integrasi teknologi optik dan material khusus ini memastikan bahwa pihak-pihak tidak bertanggung jawab akan kesulitan meniru detail rumit pada lembaran uang tersebut.

Selain faktor teknologi, kesadaran masyarakat dalam mengenali keaslian uang melalui metode 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang) juga tetap menjadi garda terdepan.

Terlebih sekarang masyarakat lebih mudah mengidentifikasi uang palsu karena kualitas fisik uang tiruan yang beredar saat ini cenderung sangat rendah.

Kemudian, langkah pencegahan lain yang tak kalah penting adalah menjaga kondisi fisik uang rupiah dengan baik agar fitur keamanannya tetap fungsional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harapan Ekonomi RI 6 Bulan Kedepan Suram

Harapan Ekonomi RI 6 Bulan Kedepan Suram

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 12:01 WIB

Keponakan Prabowo Sebut Ekonomi Global Masuk Zona Bahaya

Keponakan Prabowo Sebut Ekonomi Global Masuk Zona Bahaya

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:50 WIB

BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026

BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:19 WIB

Terkini

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:44 WIB

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:28 WIB

Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut

Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota

Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik

Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:21 WIB

Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat

Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki

Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:10 WIB

×