Rupiah Sentuh Rp17.500 per Dolar AS, BI Bongkar Penyebabnya

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Rabu, 13 Mei 2026 | 07:21 WIB
Rupiah Sentuh Rp17.500 per Dolar AS, BI Bongkar Penyebabnya
Ilustrasi nilai tukar rupiah ditutup terhadap dolar AS sempat sentuh Rp17.500. [Antara]
baca 10 detik
  • Bank Indonesia berupaya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah yang tertekan hingga level Rp17.500 akibat berbagai faktor eksternal dan domestik.
  • Permintaan dolar AS meningkat karena kebutuhan korporasi, pembayaran utang luar negeri, dividen, serta keperluan ibadah haji masyarakat Indonesia.
  • Bank Indonesia melakukan intervensi pasar dan optimalisasi instrumen moneter guna mengembalikan nilai tukar ke level fundamental ekonomi nasional.

Suara.com - Bank Indonesia (BI) terus memastikan pergerakan nilai tukar rupiah agar stabil. Lantaran, mata uang Garuda mengalami tekanan hingga ke level Rp17.500.

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti, mengungkapkan bahwa selain faktor eksternal berupa ketidakpastian global dan kenaikan harga minyak dunia.

Lalu, dinamika domestik juga turut memengaruhi stabilitas mata uang Garuda saat ini.

Destry menjelaskan bahwa lonjakan permintaan dolar AS di pasar domestik saat ini dipicu oleh faktor musiman, seperti kebutuhan korporasi untuk pembayaran Utang Luar Negeri (ULN) dan pembagian dividen.

Selain itu, meningkatnya kebutuhan valuta asing untuk keperluan ibadah haji turut menjadi faktor pendorong naiknya permintaan dolar di dalam negeri.

"BI akan terus berkomitmen utk selalu berada di pasar dengan melakukan smart intervention baik di pasar spot, DNDF maupun NDF, dan juga mengoptimalkan penggunaan semua instrumen operasi moneter sehingga diharapkan dapat mengurangi tekanan pada rupiah," jelasnya dalam jawaban tertulis yang diterima, Rabu (13/5/2026).

Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti mengungkapkan lelang perdana repo obligasi PT SMF merupakan capaian sejarah, karena BI sebelumnya hanya menerima repo dengan underlying surat berharga negara (SBN). [Suara.com/Rina Anggraeni]
Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti. [Suara.com/Rina Anggraeni]

Di tengah tekanan tersebut, Destry menekankan bahwa kepercayaan investor asing terhadap aset portofolio Indonesia masih menunjukkan tren positif.

Hal ini dibuktikan dengan masuknya aliran modal asing (inflows) ke pasar Surat Berharga Negara (SBN) dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) yang mencapai angka signifikan sebesar Rp61,6 triliun sepanjang bulan April.

Selain aliran modal, kondisi likuiditas valuta asing (valas) di pasar domestic juga dilaporkan masih sangat memadai.

baca juga

Bank Indonesia optimis bahwa melalui langkah-langkah strategis yang telah disiapkan, pergerakan rupiah akan segera kembali ke level fundamental ekonomi yang mencerminkan kondisi riil pasar keuangan Indonesia.

"BI memperkirakan tekanan yang bersifat musiman ini akan mereda sehingga nilai tukar Rupiah bisa kembali ke level fundamentalnya," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan

Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:36 WIB

BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026

BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:19 WIB

BI Lapor Harga Rumah Lesu Pada Awal Tahun 2026

BI Lapor Harga Rumah Lesu Pada Awal Tahun 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:58 WIB

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:01 WIB

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:24 WIB

Rupiah Kembali Merosot ke Level Rp 17.382, Apa Penyebabnya?

Rupiah Kembali Merosot ke Level Rp 17.382, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:18 WIB

Terkini

Alasan Kemlu, Indonesia Walkout saat Benjamin Netanyahu Pidato di Sidang Umum PBB

Alasan Kemlu, Indonesia Walkout saat Benjamin Netanyahu Pidato di Sidang Umum PBB

News | Sabtu, 26 September 2026 | 06:48 WIB

Akui Timnas Indonesia Belum Maksimal Usai Kalahkan Singapura, John Herdman: Pemain Jet Lag

Akui Timnas Indonesia Belum Maksimal Usai Kalahkan Singapura, John Herdman: Pemain Jet Lag

Bola | Sabtu, 26 September 2026 | 06:40 WIB

Bechi Divonis 7 Tahun, Tapi Baru 3 Tahun Sudah Bebas: Bagaimana Bisa?

Bechi Divonis 7 Tahun, Tapi Baru 3 Tahun Sudah Bebas: Bagaimana Bisa?

News | Sabtu, 26 September 2026 | 06:31 WIB

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Health | Sabtu, 26 September 2026 | 04:03 WIB

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

×