Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Keponakan Prabowo Sebut Ekonomi Global Masuk Zona Bahaya

Mohammad Fadil Djailani, Rina Anggraeni

Senin, 11 Mei 2026 | 08:50 WIB
Keponakan Prabowo Sebut Ekonomi Global Masuk Zona Bahaya
Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Thomas A.M. Djiwandono mengungkapkan bahwa keterkaitan yang kuat antarsektor menyebabkan batas antara kebijakan moneter, fiskal, dan makroprudensial kian memudar. Foto Aldie/Suara.com
baca 10 detik
  • Digitalisasi percepat risiko global, BI serukan kebijakan terintegrasi dan adaptif.
  • Otonomi lembaga keuangan krusial untuk tata kelola mandiri hadapi krisis ekonomi.
  • Konferensi JCLI BI diikuti 34 negara bahas arsitektur keuangan baru dan independensi.

Suara.com - Dunia kini resmi memasuki era arsitektur keuangan baru yang ditandai dengan semakin tipisnya sekat antarlembaga dan sektor kebijakan global. Fenomena ini menuntut otoritas keuangan untuk bertindak lebih terintegrasi demi menjaga stabilitas ekonomi dari guncangan yang kian kompleks.

Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Thomas A.M. Djiwandono mengungkapkan bahwa keterkaitan yang kuat antarsektor menyebabkan batas antara kebijakan moneter, fiskal, dan makroprudensial kian memudar. Hal ini diperparah oleh percepatan digitalisasi yang membuat transmisi risiko lintas negara terjadi dalam sekejap.

"Percepatan digitalisasi dan konektivitas lintas negara saat ini mempercepat transmisi risiko yang dapat memicu guncangan terhadap stabilitas ekonomi," ujar Thomas dalam siaran pers di Jakarta, Senin (11/5/2026).

Di tengah pergeseran lanskap ini, BI menegaskan bahwa otonomi kelembagaan bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Thomas yang juga merupakan keponakan Presiden Prabowo Subianto ini menekankan bahwa independensi tidak hanya krusial bagi bank sentral, tetapi juga bagi seluruh regulator dan otoritas pengawas sektor keuangan. Hal ini diperlukan untuk menjamin tata kelola kebijakan yang mandiri dan efektif dalam menghadapi risiko multidimensi.

Isu krusial ini menjadi bahasan utama dalam International Conference and Call for Papers Journal of Central Banking Law and Institutions (ICFP-JCLI) ke-4. Konferensi tahun ini mengusung tema “Central Banking in Transition: Navigating Interconnected Risks and Institutional Governance and Autonomy in the New Financial Architecture.”

Ketertarikan dunia terhadap isu tata kelola ini terbukti sangat tinggi. Forum tersebut berhasil menjaring 291 karya ilmiah dari penulis di 34 negara. Para akademisi dan praktisi dunia berkumpul untuk merumuskan solusi atas kompleksitas tantangan kebijakan masa depan.

Sebagai poin penutup, para ahli menyepakati bahwa meski transformasi digital membuka ruang inovasi yang luas, penguatan kerangka pengawasan yang adaptif tetap menjadi prioritas. Manajemen krisis yang matang dan kelincahan otoritas dalam memitigasi risiko akan menjadi penentu resiliensi ekonomi digital di tengah perubahan arsitektur keuangan global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai

Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:31 WIB

Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI

Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:14 WIB

BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026

BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:19 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×