Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Percepat Akselerasi KEK di Indonesia, Wahyu Agung Group Jalani MOU dengan Perusahaan China

Ronald Seger Prabowo | Suara.com

Minggu, 17 Mei 2026 | 06:00 WIB
Percepat Akselerasi KEK di Indonesia, Wahyu Agung Group Jalani MOU dengan Perusahaan China
Kerja sama strategis resmi terjalin antara Wahyu Agung Group dengan sejumlah perusahaan asal China dalam upaya mempercepat pertumbuhan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Indonesia. [Suara.com/dok]
  • Wahyu Agung Group resmi bekerja sama dengan perusahaan China di Fuzhao pada 15 Mei 2026 untuk mengembangkan KEK Indonesia.
  • Pemerintah China mengucurkan investasi senilai Rp 8 triliun untuk pengembangan sektor industri di KEK Batang dan beberapa lokasi lainnya.
  • Kolaborasi ini bertujuan mempercepat pertumbuhan ekonomi, transfer teknologi, serta memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat investasi di Asia Tenggara.

Suara.com - Kerja sama strategis resmi terjalin antara Wahyu Agung Group dengan sejumlah perusahaan asal China dalam upaya mempercepat pertumbuhan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Indonesia.

Owner Wahyu Agung Group, Junianto, terbang langsung ke Negeri Tirai Bambu untuk proses kesepakatan dan penandatanganan kerjaasama tersebut, Jumat (15/5/2026) waktu setempat.

Kerja sama itu berkat inisiasi Kemenko Perekonomian Airlangga Hartarto yang dihadiri langsung Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital Ali Murtopo Simbolon beserta jajaran, serta dan dari pemerintah China adalah jajaran Kementerian Perdagangan China dan pemerintan Kota Fuzhao, Provinsi Fujian.

"Kolaborasi ini menjadi langkah penting untuk memperkuat investasi, memperluas jaringan industri, serta membuka peluang ekonomi baru di berbagai sektor strategis," kata Junianto, Sabtu (16/5/2026).

Junianto memaparkan, pemerintah China sebelumnya menyetujui investasi pada kwartal kedua tahun ini sebesar Rp 8 triliun. Investasi itu digelontorkan untuk penempatan di KEK Batang, Jawa Tengah, Tanjung Lesung, Bintan dan sebagainya.

Kawasan ekonomi khusus. (setkab.go.id)
Kawasan ekonomi khusus. (setkab.go.id)

Selain itu, pemerintah China juga menunjuk sembilan investor terkemuka yang siap berinvestasi. Mulai dari otomotif, elektronik, healtycare, shipyard.

"Juga ada sembilan perusahaan indonesia yang melalui tahap seleksi dan mempunyai kapabilitas di kolaborasikan untuk membantu percepatan kemajuan ekonomi, salah satunya Wahyu Agung Group," jelas dia.

Dia menambahkan, sinergi dengan perusahaan-perusahaan China menjadi momentum penting untuk meningkatkan daya saing KEK di tengah persaingan investasi global.

Selain membawa modal investasi, kerja sama ini juga diharapkan menghadirkan transfer teknologi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penciptaan lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar kawasan.

Junianto juga menambahkan, dengan hadirnya kolaborasi internasional ini, pengembangan KEK diharapkan dapat berjalan lebih cepat dan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

"Selain meningkatkan aktivitas industri dan perdagangan, kerja sama tersebut juga diyakini mampu memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat investasi di kawasan Asia Tenggara," paparnya. (**)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nasabah PNM Mekaar Buktikan Pemberdayaan Perempuan Bisa Menguatkan Ekonomi Keluarga

Nasabah PNM Mekaar Buktikan Pemberdayaan Perempuan Bisa Menguatkan Ekonomi Keluarga

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 19:05 WIB

Polemik Laut China Selatan Kini Jadi Perang Dingin Digital, Bagaimana Nasib Natuna?

Polemik Laut China Selatan Kini Jadi Perang Dingin Digital, Bagaimana Nasib Natuna?

Liks | Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:27 WIB

AS Takut Disadap? Rombongan Trump Buang Semua Barang China Sebelum Naik Air Force One

AS Takut Disadap? Rombongan Trump Buang Semua Barang China Sebelum Naik Air Force One

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:38 WIB

Terkini

Dukung Aktualisasi dan Kreativitas Mahasiswa, Pertamina Gelar Energy AdSport Challenge di ITB

Dukung Aktualisasi dan Kreativitas Mahasiswa, Pertamina Gelar Energy AdSport Challenge di ITB

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:34 WIB

BTN JAKIM 2026 Bakal Digelar 13-14 Juni, Masyarakat Diminta Perhatikan Ruas Jalan Terdampak

BTN JAKIM 2026 Bakal Digelar 13-14 Juni, Masyarakat Diminta Perhatikan Ruas Jalan Terdampak

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:08 WIB

Purbaya Lanjutkan Efisiensi Anggaran MBG usai Dipotong Jadi Rp 268 T

Purbaya Lanjutkan Efisiensi Anggaran MBG usai Dipotong Jadi Rp 268 T

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:46 WIB

Menteri Purbaya hingga Bahlil Rapat Keluhan Kadin China, Bahas Apa Saja?

Menteri Purbaya hingga Bahlil Rapat Keluhan Kadin China, Bahas Apa Saja?

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:31 WIB

Rumor Badan Ekspor Bikin IHSG Anjlok, Ini Saham Paling Boncos

Rumor Badan Ekspor Bikin IHSG Anjlok, Ini Saham Paling Boncos

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:19 WIB

Pertamina Gelar Sokoguru Policy Forum Bahas Ketahanan dan Transisi Energi Nasional

Pertamina Gelar Sokoguru Policy Forum Bahas Ketahanan dan Transisi Energi Nasional

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:09 WIB

Bos Danantara Saham BUMN Perbankan Lagi Murah, Saatnya Beli?

Bos Danantara Saham BUMN Perbankan Lagi Murah, Saatnya Beli?

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:00 WIB

Rosan Hingga Bahlil Ikut Tertutup Soal Badan Ekspor

Rosan Hingga Bahlil Ikut Tertutup Soal Badan Ekspor

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:54 WIB

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak ke 117,31 Dolar AS per Barel

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak ke 117,31 Dolar AS per Barel

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:35 WIB

Rupiah Loyo, Duit Subsidi Bengkak! Stok Pertalite Tinggal 16 Hari

Rupiah Loyo, Duit Subsidi Bengkak! Stok Pertalite Tinggal 16 Hari

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:20 WIB