Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Liberty Jemadu

Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB
Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (ketiga dari kanan) mengatakan bahwa laporan APBN KiTA (Kinerja dan Fakta) periode April 2026 akan menjawab kritik majalah The Economist. [Antara]
baca 10 detik
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merilis laporan APBN KiTA pada 19 Mei 2026 yang menunjukkan kinerja fiskal Indonesia sangat baik.
  • Laporan tersebut membantah kritik The Economist dengan bukti rasio defisit fiskal Indonesia yang tetap terjaga di bawah tiga persen.
  • Pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 5,61 persen pada triwulan pertama 2026 meski terdapat tekanan perekonomian global yang cukup berat.

Suara.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan bahwa laporan APBN KiTA (Kinerja dan Fakta) periode April 2026 menunjukkan kinerja fiskal Indonesia berada dalam kondisi baik dan melampaui prediksi pengamat.

Ia mengatakan laporan ABPN KiTA yang dirilis pada Selasa (19/5/2026) itu akan menjawab kritik dari majalah ekonomi terkemuka Inggris, The Economist tentang kebijakan fiskal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

"Kondisi fundamental ekonomi kita bagus. Fiskal kita bagus. Besok saya akan jumpa pers masalah APBN KiTA, yang sebagian menurut majalah Economist bilang (fiskal) kita berantakan. Enggak. Kita bagus sekali dan mereka enggak ngerti apa yang kita kerjakan," kata Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (18/5/2026).

Purbaya memastikan hasil laporan tersebut mencerminkan fondasi ekonomi nasional yang kuat.

"Yang penting gini, besok akan ada APBN KiTA, laporan APBN KiTA sampai April. Itu hasilnya bagus, pasti di luar perkiraan para pengamat itu," ujar Purbaya

Menurutnya, posisi fiskal pemerintah masih terjaga dengan baik meskipun terdapat tekanan eksternal global. Ia juga menanggapi kritik dari sejumlah pihak luar negeri yang menilai kondisi fiskal Indonesia bermasalah.

Purbaya menjelaskan strategi pembangunan ekonomi pemerintah tidak hanya mengandalkan belanja negara, tetapi juga mendorong peran aktif sektor swasta.

Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan I 2026 yang mencapai 5,61 persen merupakan hasil kombinasi kontribusi berbagai sektor ekonomi.

Purbaya menilai capaian pertumbuhan ekonomi tersebut menjadi prestasi penting karena terjadi saat perekonomian global tengah mengalami tekanan.

baca juga

Ia menambahkan percepatan ekonomi sudah mulai terlihat sejak akhir tahun lalu dan terus berlanjut pada awal 2026.

Menurutnya, kebijakan reformasi ekonomi yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sebelum munculnya gejolak global menjadi faktor utama menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Sebelumnya dalam acara bersama Presiden Prabowo di Pangkalan TNI Angkatan Udara Halim Perdanakusuma Jakarta, Senin, Purbaya juga menyentil The Economist, yang pada pekan lalu menerbitkan berita berisi kritik terhadap kebijakan ekonomi Indonesia.

Dalam dua artikelnya, The Economist menyebut Prabowo sebagai presiden yang menghambur-hamburkan uang, tidak ramah pada investor dan mengancam demokrasi Indonesia.

Tetapi menurut Purbaya kritik tersebut keliru. Alih-alih ia menyatakan The Economist seharusnya memuji Indonesia lantaran pemerintah telah mampu menjaga stabilitas ekonomi dan mengendalikan defisit APBN.

"Mereka suruh lihat deh kebijakan-kebijakan negara Eropa berapa defisitnya, utangnya berapa. Itu mendekati 100 persen semua dari PDB. Kita masih 40 persen dari PDB. Kita masih bagus, harusnya The Economist puji kita," ujar Purbaya.

Saat ini defisit fiskal Indonesia dapat dikendalikan di bawah 3 persen dari PDB. Purbaya menekankan bahwa perekonomian Indonesia sedang dalam kondisi yang baik dan tidak bermasalah.

"Jadi, nggak ada masalah. Sekarang pun kita hitung defisitnya berapa," katanya.

Lebih lanjut, Purbaya menegaskan pemerintah telah melakukan perhitungan dengan seksama untuk menjalankan sejumlah program prioritas, termasuk Makan Bergizi Gratis, dan Koperasi Desa Merah Putih.

Menurut dia, anggaran tersebut telah sesuai untuk masing-masing pos, sehingga tidak perlu khawatir akan mengganggu stabilitas ekonomi nasional.

"Semuanya sudah kita hitung dengan baik, termasuk untuk MBG, untuk program-program yang lain tanpa mengganggu program pembangunan yang lain. Jadi kita atur dengan baik, termasuk subsidi segala macam," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

Purbaya Balas Kritik Media The Economist: Lihat Eropa, Harusnya Puji Kita

Purbaya Balas Kritik Media The Economist: Lihat Eropa, Harusnya Puji Kita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 15:14 WIB

Membaca Ketakutan The Economist terhadap Prabowo

Membaca Ketakutan The Economist terhadap Prabowo

Opini | Senin, 18 Mei 2026 | 11:27 WIB

Mengapa Komentar Presiden soal Rupiah dan Dolar Menyesatkan sekaligus Berbahaya?

Mengapa Komentar Presiden soal Rupiah dan Dolar Menyesatkan sekaligus Berbahaya?

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 06:05 WIB

Menkeu Purbaya Batal Aktifkan BSF: Kita Enggak Krisis

Menkeu Purbaya Batal Aktifkan BSF: Kita Enggak Krisis

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 14:53 WIB

Mengapa Strategi Purbaya Kuatkan Rupiah Justru Berbahaya?

Mengapa Strategi Purbaya Kuatkan Rupiah Justru Berbahaya?

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 13:18 WIB

Terkini

Rayakan Hari Batik Nasional 2026, Shopee Bagikan Fun Fact Menarik Soal Batik

Rayakan Hari Batik Nasional 2026, Shopee Bagikan Fun Fact Menarik Soal Batik

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:13 WIB

Dinilai Paling Paham 'Jeroan' Ibu Kota, DPRD DKI Minta Kapolri Baru Perkuat Keamanan Jakarta

Dinilai Paling Paham 'Jeroan' Ibu Kota, DPRD DKI Minta Kapolri Baru Perkuat Keamanan Jakarta

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:09 WIB

One of a Kind Romance Tayang 9 November, Ini Daftar Para Pemain Utamanya

One of a Kind Romance Tayang 9 November, Ini Daftar Para Pemain Utamanya

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Kemenkeu Ungkap Jurus RI Keluar dari Jebakan Middle Income Trap

Kemenkeu Ungkap Jurus RI Keluar dari Jebakan Middle Income Trap

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:59 WIB

Pertamina Perkuat Komitmen Menjaga Ketahanan Energi Nasional di Hari Kesaktian Pancasila

Pertamina Perkuat Komitmen Menjaga Ketahanan Energi Nasional di Hari Kesaktian Pancasila

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:51 WIB

Kenapa Zodiak Gemini Sering Banget Dibenci? Ini 5 Alasan Utamanya!

Kenapa Zodiak Gemini Sering Banget Dibenci? Ini 5 Alasan Utamanya!

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:35 WIB

Menteri Mukhtarudin Dorong Lulusan Poltekkes Jadi Tenaga Kesehatan Profesional di Dunia

Menteri Mukhtarudin Dorong Lulusan Poltekkes Jadi Tenaga Kesehatan Profesional di Dunia

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:33 WIB

Polisi Sebut Tak Temukan Unsur Pungli dan Pemerasan di Kasus Bolosego Alkid Yogyakarta

Polisi Sebut Tak Temukan Unsur Pungli dan Pemerasan di Kasus Bolosego Alkid Yogyakarta

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:33 WIB

JARI98 Ungkap Peran Strategis Listyo Sigit di KSP, 'Benteng Kokoh' Presiden Prabowo?

JARI98 Ungkap Peran Strategis Listyo Sigit di KSP, 'Benteng Kokoh' Presiden Prabowo?

Jatim | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Setelah Sukses di Musim Pertama, Anime Draw This Then Die Lanjut Musim ke-2

Setelah Sukses di Musim Pertama, Anime Draw This Then Die Lanjut Musim ke-2

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:30 WIB

×