Purbaya Balas Kritik Media The Economist: Lihat Eropa, Harusnya Puji Kita

Dicky Prastya

Senin, 18 Mei 2026 | 15:14 WIB
Purbaya Balas Kritik Media The Economist: Lihat Eropa, Harusnya Puji Kita
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat ditemui di Bandara Internasional Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (18/5/2026). [Suara.com/Novian]
baca 10 detik
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi kritik The Economist terkait kebijakan fiskal Indonesia pada 18 Mei 2026.
  • Pemerintah berhasil menjaga defisit APBN tetap di bawah tiga persen serta mempertahankan rasio utang sebesar 40 persen.
  • Menkeu menyatakan kinerja fiskal Indonesia jauh lebih baik dibandingkan negara Eropa yang rasio utangnya mendekati 100 persen.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membalas artikel kritik dari media asing The Economist. Ia menyebut kalau media asal Inggris itu justru seharusnya memuji Indonesia.

Menkeu Purbaya beralasan kalau Pemerintah masih bisa mengendalikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), khususnya defisit. Menurutnya, saat ini mereka menjaga defisit APBN tidak tembus 3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

"Kan fiskal kita bisa dikendalikan di bawah 3 persen dari PDB. Tahun lalu bukan 2,9 persen loh, 2,8 persen dari PDB defisitnya. Jadi, enggak ada masalah," katanya di Pangkalan TNI Angkatan Udara Halim Perdanakusuma Jakarta, Senin (18/5/2026).

Menkeu Purbaya pun membalas The Economist untuk membandingkan kondisi RI dengan negara-negara di Eropa, khususnya defisit anggaran hingga utang. Ia menyebut kalau negara di sana mendekati 100 persen dari PDB.

Sedangkan di Indonesia, rasio utang masih 40 persen terhadap PDB. Purbaya justru meminta The Economist untuk memuji Pemerintah.

The Economist mengkritik Prabowo. (X)
The Economist mengkritik Prabowo. (X)

"Jadi, kalau The Economist memandang kebijakan fiskal kita berantakan, mereka suruh liat deh kebijakan-kebijakan negara Eropa berapa defisitnya, utangnya berapa. Itu mendekati 100 persen semua loh dari PDB. Kita masih 40 persen. Kita masih bagus. Harusnya The Economist muji kita," pungkasnya.

Diketahui The Economist mengkritik sejumlah kebijakan pemerintah yang dinilai berisiko terhadap stabilitas ekonomi dan demokrasi Indonesia.

Beberapa di antaranya belanja negara yang dinilai terlalu besar dan berpotensi membebani fiskal negara, risiko pelemahan disiplin fiskal akibat program prioritas pemerintah yang membutuhkan anggaran besar, hingga campur tangan negara dalam aktivitas ekonomi nasional.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Istri Bongkar Tekanan Batin Menteri Purbaya: Gemas Lihat Anak Buah 'Nakal', Tapi Tak Bisa Pecat

Istri Bongkar Tekanan Batin Menteri Purbaya: Gemas Lihat Anak Buah 'Nakal', Tapi Tak Bisa Pecat

Entertainment | Senin, 18 Mei 2026 | 14:15 WIB

Dibanding Era Habibie, Tekanan Rupiah Kini Dinilai Lebih Berat karena Utang Luar Negeri Membengkak

Dibanding Era Habibie, Tekanan Rupiah Kini Dinilai Lebih Berat karena Utang Luar Negeri Membengkak

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:50 WIB

IHSG Keok ke 6.400, Purbaya Minta Investor Tak Takut: Serok Bawah Sekarang, 1-2 Hari Balik

IHSG Keok ke 6.400, Purbaya Minta Investor Tak Takut: Serok Bawah Sekarang, 1-2 Hari Balik

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 13:06 WIB

Rupiah Makin Jeblok ke Rp 17.660, Purbaya Tuding Gegara Ada Sentimen 1998

Rupiah Makin Jeblok ke Rp 17.660, Purbaya Tuding Gegara Ada Sentimen 1998

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 12:55 WIB

Amien Rais Ingatkan Prabowo: Hati-hati dengan 'All the President's Men' yang Bermental Bejat

Amien Rais Ingatkan Prabowo: Hati-hati dengan 'All the President's Men' yang Bermental Bejat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 12:46 WIB

Membaca Ketakutan The Economist terhadap Prabowo

Membaca Ketakutan The Economist terhadap Prabowo

Opini | Senin, 18 Mei 2026 | 11:27 WIB

Terkini

Jamuan Puan Rimba, Membawa Cerita Perempuan Penjaga Hutan Lewat Pangan Lokal

Jamuan Puan Rimba, Membawa Cerita Perempuan Penjaga Hutan Lewat Pangan Lokal

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:07 WIB

Risiko Fatal Menggunakan BBM Oktan Rendah untuk Mobil Hybrid

Risiko Fatal Menggunakan BBM Oktan Rendah untuk Mobil Hybrid

Otomotif | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Terungkap, Fee Percepatan Haji 2024 Sebanyak USD 3 Ribu Per Jemaah

Terungkap, Fee Percepatan Haji 2024 Sebanyak USD 3 Ribu Per Jemaah

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:02 WIB

Transisi Musim Dimulai, BMKG Ingatkan Jateng Selatan Waspada Hujan Lebat hingga Puting Beliung

Transisi Musim Dimulai, BMKG Ingatkan Jateng Selatan Waspada Hujan Lebat hingga Puting Beliung

Jawa Tengah | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:01 WIB

Review Young Sherlock: Kisah Sherlock Holmes Sebelum Jadi Detektif

Review Young Sherlock: Kisah Sherlock Holmes Sebelum Jadi Detektif

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Bukan Sekadar Irigasi, Bagaiaman Tradisi Subak Bali Menjaga Keseimbangan Manusia dan Alam

Bukan Sekadar Irigasi, Bagaiaman Tradisi Subak Bali Menjaga Keseimbangan Manusia dan Alam

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:58 WIB

5 Gel Eyeliner Lokal Tahan Lama untuk Riasan Mata Presisi Bebas Smudge

5 Gel Eyeliner Lokal Tahan Lama untuk Riasan Mata Presisi Bebas Smudge

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:54 WIB

Jejak Mertua Calon Kapolri Suyudi Ario Seto: Dari Kasus Andi Arief hingga Lengsernya Gus Dur

Jejak Mertua Calon Kapolri Suyudi Ario Seto: Dari Kasus Andi Arief hingga Lengsernya Gus Dur

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:53 WIB

Muncul Dugaan Keterlibatan Polisi di Kerusuhan Agustus, KPF Beri 6 Desakan ke Kompolnas

Muncul Dugaan Keterlibatan Polisi di Kerusuhan Agustus, KPF Beri 6 Desakan ke Kompolnas

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:51 WIB

Ponpes di Kediri Terbakar Usai Ibadah Magrib, Diduga akibat Korsleting Listrik

Ponpes di Kediri Terbakar Usai Ibadah Magrib, Diduga akibat Korsleting Listrik

Jatim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:48 WIB

×