Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Rupiah Terpuruk, DPR Desak Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Selasa, 19 Mei 2026 | 08:18 WIB
Rupiah Terpuruk, DPR Desak Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur
Gubernur BI Perry Warjiyo. (Suara.com/Novian)
baca 10 detik
  • Anggota Komisi XI DPR RI Primus Yustisio mengkritik tajam kinerja Bank Indonesia terkait pelemahan nilai tukar rupiah yang mengkhawatirkan.
  • Dalam rapat Senin (18/5/2026), Primus menantang Gubernur BI Perry Warjiyo mundur karena dinilai gagal menjaga stabilitas moneter nasional.
  • Pelemahan rupiah terjadi secara menyeluruh terhadap berbagai mata uang asing disertai tren negatif pada indeks pasar modal Indonesia.

Suara.com - Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Primus Yustisio, melontarkan kritik tajam terhadap kinerja Bank Indonesia (BI). Hal ini terkait merosotnya nilai tukar rupiah yang kian mengkhawatirkan.

Dalam interupsi yang cukup keras, Primus menilai bahwa bank sentral saat ini telah kehilangan kepercayaan (trust) dan mengabaikan kredibilitasnya dalam menjaga stabilitas moneter nasional di tengah gejolak ekonomi global.

Primus menyoroti perbandingan drastis mata uang euro yang pada 2006 silam masih berada di level Rp7.000, namun kini melonjak hampir menyentuh Rp20.000.

Ia pun secara terbuka menantang Gubernur BI, Perry Warjiyo, untuk menunjukkan sikap ksatria menghadapi kondisi ekonomi Indonesia yang semakin tertekan.

Bahkan, politisi PAN ini secara gamblang menyarankan Perry untuk mengundurkan diri demi kehormatan lembaga, sebagaimana budaya kepemimpinan di Jepang atau Korea Selatan.

"Anda sebagai pimpinan Bank Indonesia, sebagai tokoh utamanya, harus gentleman, Pak. Harus berani melawan. Saya berikan contoh, mungkin saatnya sekarang Bapak mengundurkan diri. Itu bukan sikap penghinaan, Anda akan lebih dihormati seperti di Korea atau di Jepang jika tidak bisa melakukan tugas dengan baik," ujar Primus dalam rapat kerja dengan Gubernur BI di Gedung DPR, Senin (18/5/2026).

5 Fakta Kritik Primus Yustisio Soal LPDP, Singgung Tentang Keponakan (Youtube)
Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Primus Yustisio. (Youtube)

Kritik tersebut bukan tanpa alasan. Primus memaparkan fakta bahwa indeks pasar modal Indonesia masih menunjukkan tren negatif dibandingkan negara lain yang sudah mulai bangkit.

Menurutnya, sejak pecahnya konflik global pada Februari lalu, bursa saham dunia mayoritas telah mengalami rebound ke zona hijau. Namun, kondisi di Indonesia justru berbanding terbalik dengan koreksi yang cukup dalam.

"Dunia sudah rebound, bahkan sudah plus. Namun, Indonesia saat ini masih minus lebih dari 20 persen. Ini yang membuat global mempertanyakan kualitas Bank Indonesia sebagai bank sentral kita. Saya harus mempertanyakan hal ini secara tajam," tegasnya.

baca juga

Ia juga menepis anggapan bahwa pelemahan ini hanya terjadi terhadap dolar Amerika Serikat semata. Primus membeberkan fakta ironis bahwa rupiah justru melemah secara menyeluruh terhadap hampir semua mata uang asing di berbagai kawasan.

Dia menekankan bahwa pelemahan rupiah saat ini sudah mencapai level rekor terendah yang sangat berisiko bagi stabilitas bank sentral.

Ia mengingatkan bahwa mata uang Garuda tidak hanya takluk terhadap dolar, tetapi juga keok melawan dolar Singapura, dolar Australia, ringgit Malaysia, riyal Arab Saudi, hingga dolar Hong Kong.

Kondisi ini dipandang sebagai sinyal bahaya bagi krisis ekonomi jika otoritas moneter tidak segera mengambil langkah yang luar biasa.

"Tapi faktanya dan ironisnya Pak, ini terhadap semua mata uang. Kita melemah terhadap Singapura, terhadap Australia, terhadap ringgit, terhadap Rial, apalagi Hongkong, dolar dan euro," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Tembus Rp17.658, Pengamat Soroti Pernyataan Prabowo

Rupiah Tembus Rp17.658, Pengamat Soroti Pernyataan Prabowo

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 12:14 WIB

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.649 Triliun di Bulan Mei

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.649 Triliun di Bulan Mei

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 11:48 WIB

Pihak-pihak Ini Senang Dengar Rupiah Melemah

Pihak-pihak Ini Senang Dengar Rupiah Melemah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 11:31 WIB

1 Dollar USD Hari Ini Berapa Rupiah? Geger Ucapan Prabowo soal Orang Desa Tak Pakai Dolar

1 Dollar USD Hari Ini Berapa Rupiah? Geger Ucapan Prabowo soal Orang Desa Tak Pakai Dolar

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 11:04 WIB

Dolar AS Menggila, Rupiah Tersungkur ke Level Rp17.658

Dolar AS Menggila, Rupiah Tersungkur ke Level Rp17.658

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 09:25 WIB

DPR Sebut Hanya Orang Kaya yang 'Pakai Dolar', Data BPS Justru Berkata Lain

DPR Sebut Hanya Orang Kaya yang 'Pakai Dolar', Data BPS Justru Berkata Lain

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 07:46 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×