Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.449,830
LQ45 631,032
Srikehati 307,374
JII 384,118
USD/IDR 17.851

Rupiah Melemah, Penjualan Hewan Kurban Tetap Bergairah Jelang Iduladha 2026

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 19 Mei 2026 | 16:02 WIB
Rupiah Melemah, Penjualan Hewan Kurban Tetap Bergairah Jelang Iduladha 2026
Penjual sapi Qurban di kawasan Matraman, Jakarta, Senin (14/8).
baca 10 detik
  • Penjualan hewan kurban 2026 tetap ramai meski rupiah melemah.
  • DKM jadi penopang utama pembelian sapi dan kambing kurban.
  • Warga tetap prioritaskan kurban meski daya beli tertekan.

Suara.com - Pelemahan nilai tukar rupiah dan tekanan daya beli masyarakat belum menggoyahkan semangat warga untuk berkurban pada Hari Raya Iduladha 2026. Penjualan sapi dan kambing di sejumlah daerah justru terpantau tetap stabil, bahkan mengalami peningkatan dibanding tahun lalu.

Pedagang hewan kurban di Depok, Jawa Barat, Pepeng (30), mengaku penjualan tahun ini masih berjalan lancar. Menurutnya, permintaan hewan kurban didominasi oleh Dewan Kesejahteraan Masjid (DKM) yang menggalang dana masyarakat untuk pelaksanaan kurban bersama.

“Alhamdulillah penjualan masih lancar. Bahkan dibanding tahun 2025 sekarang cenderung lebih ramai,” kata Pepeng kepada Suara.com, Selasa (19/5/2026).

Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan tekanan rupiah terhadap dolar AS, Pepeng menilai ibadah kurban memiliki nilai spiritual yang membuat masyarakat tetap berusaha membeli hewan kurban meski kondisi ekonomi sedang berat.

“Kalau urusan kurban itu beda. Ini kaitannya sama akhirat. Jadi orang tetap usahain walaupun kondisi ekonomi lagi susah,” ujarnya.

Menurut dia, banyak masyarakat telah menjadikan kurban sebagai agenda rutin tahunan yang sulit ditinggalkan. Kondisi tersebut membuat permintaan sapi dan kambing relatif terjaga meski harga kebutuhan pokok terus mengalami kenaikan.

Pepeng mengatakan pembeli dari kalangan DKM menjadi penopang utama penjualan setiap tahun. Biasanya pengurus masjid sudah mulai menghimpun iuran warga jauh sebelum Iduladha tiba sehingga dana kurban lebih siap dan tidak terlalu terdampak gejolak ekonomi jangka pendek.

“Kebanyakan yang beli memang DKM. Mereka ngumpulin dana umat, terus belinya sapi atau kambing buat kurban bersama,” katanya.

Ia juga mengungkapkan suasana penjualan tahun ini terasa lebih hidup dibandingkan tahun sebelumnya. Bahkan sejumlah pembeli sudah melakukan pemesanan sejak bulan lalu untuk mengantisipasi lonjakan permintaan mendekati hari pemotongan.

baca juga

“Sudah ada yang booking dari bulan lalu. Biasanya makin dekat Iduladha makin ramai lagi,” ucap Pepeng.

Untuk jenis hewan, sapi masih menjadi primadona karena banyak dipilih untuk sistem patungan warga di lingkungan masjid. Sementara kambing lebih banyak dibeli oleh perorangan maupun keluarga.

Pepeng optimistis tren positif penjualan hewan kurban akan terus berlanjut hingga Iduladha tiba. Menurutnya, masyarakat cenderung tetap memprioritaskan ibadah kurban meski tekanan ekonomi belum sepenuhnya mereda.

“Kalau buat ibadah, orang biasanya tetap prioritaskan. Apalagi kurban setahun sekali,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Jebol Rp17.700, Dasco Batal Sambangi BI di Tengah Kepanikan Pasar

Rupiah Jebol Rp17.700, Dasco Batal Sambangi BI di Tengah Kepanikan Pasar

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:34 WIB

Beraksi 4 Tahun, Siasat Licik Tukang Rujak di Duri Kepa Cabuli Siswi SD: Uang Jajan Jadi Umpan!

Beraksi 4 Tahun, Siasat Licik Tukang Rujak di Duri Kepa Cabuli Siswi SD: Uang Jajan Jadi Umpan!

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:33 WIB

Purbaya Klaim Rupiah Masih Aman usai Suntik Pakai APBN Rp 2 Triliun

Purbaya Klaim Rupiah Masih Aman usai Suntik Pakai APBN Rp 2 Triliun

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:52 WIB

Terkini

Bantah Bahas RUU Pemilu! Gerindra Ungkap Isi Pertemuan Sekjen Parpol Koalisi Pendukung Prabowo

Bantah Bahas RUU Pemilu! Gerindra Ungkap Isi Pertemuan Sekjen Parpol Koalisi Pendukung Prabowo

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:00 WIB

Never-Ending Summer: Drama dengan Opening Bergaya Donghua yang Colorful

Never-Ending Summer: Drama dengan Opening Bergaya Donghua yang Colorful

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:00 WIB

HUAWEI Pura 90s 5G Hadir Usung 200MP Zoom Maxing, AI, & True Color Maxing

HUAWEI Pura 90s 5G Hadir Usung 200MP Zoom Maxing, AI, & True Color Maxing

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:00 WIB

Mobil Listrik Makin Ramai, Changan Hadirkan Deepal S05 dan Nevo Q05 di Medan

Mobil Listrik Makin Ramai, Changan Hadirkan Deepal S05 dan Nevo Q05 di Medan

Sumut | Rabu, 19 Agustus 2026 | 14:59 WIB

Tarif Ojol untuk Antar Barang dan Makanan Bakal Diatur Kemkomdigi, Ini Aturannya

Tarif Ojol untuk Antar Barang dan Makanan Bakal Diatur Kemkomdigi, Ini Aturannya

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2026 | 14:51 WIB

Lagu 'Bella Ciao' Bercerita Tentang Apa? Dinyanyikan Massa Demo BEM UI di Bundaran HI

Lagu 'Bella Ciao' Bercerita Tentang Apa? Dinyanyikan Massa Demo BEM UI di Bundaran HI

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 14:51 WIB

Detik-Detik Mobil SPPG Magetan Terguling Usai Hantam Tiang Wi-Fi

Detik-Detik Mobil SPPG Magetan Terguling Usai Hantam Tiang Wi-Fi

Jatim | Rabu, 19 Agustus 2026 | 14:51 WIB

Skandal Rasisme Media Inggris, Kemarahan Rakyat di Balik Kematian Profesor Cambridge

Skandal Rasisme Media Inggris, Kemarahan Rakyat di Balik Kematian Profesor Cambridge

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 14:51 WIB

81 Tahun Indonesia Merdeka, Mengapa Kita Masih Takut Menatap Masa Depan?

81 Tahun Indonesia Merdeka, Mengapa Kita Masih Takut Menatap Masa Depan?

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 14:50 WIB

Sudah Akui Terima Duit Tambang, Bebizie Belum Juga Kembalikan Uang ke KPK

Sudah Akui Terima Duit Tambang, Bebizie Belum Juga Kembalikan Uang ke KPK

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 14:48 WIB

×