Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Apa Itu ATM Bitcoin? Ramai Dibicarakan karena Tutup Mendadak

Nur Khotimah, Gagah Radhitya Widiaseno

Rabu, 20 Mei 2026 | 08:05 WIB
Apa Itu ATM Bitcoin? Ramai Dibicarakan karena Tutup Mendadak
Ilustrasi ATM Bitcoin (Gemini AI)
baca 10 detik
  • Raksasa ATM Bitcoin, Bitcoin Depot, resmi bangkrut dan menutup ribuan mesinnya secara global.
  • ATM Bitcoin memfasilitasi transaksi jual beli kripto secara langsung dengan uang tunai fisik.
  • Meski memudahkan akses kripto, bisnis ini rentan peretasan dan tingginya biaya operasional.

Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari dunia kripto. Bitcoin Depot, raksasa penyedia layanan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bitcoin yang bahkan sudah melantai di bursa efek Nasdaq, resmi menutup seluruh layanannya dan mengajukan perlindungan kebangkrutan 'Chapter 11'.

Perusahaan yang berbasis di Atlanta tersebut secara sukarela mengajukan pailit di Pengadilan Distrik Selatan Texas pada Senin (18/5). Imbasnya, sebanyak 9.276 kios ATM yang tersebar di AS, Kanada, dan Australia kini berstatus offline alias mati total.

Di tengah tumbangnya raksasa penyedia mesin ini, sebuah pertanyaan mendasar kerap muncul di benak masyarakat awam: Sebenarnya, apa itu ATM Bitcoin dan untuk apa mesin ini diciptakan?

Mengenal Apa Itu ATM Bitcoin

Secara sederhana dilansir dari reku.id, ATM Bitcoin adalah kios fisik yang menjembatani mata uang tradisional (fiat) seperti Rupiah atau Dolar, dengan mata uang digital seperti Bitcoin.

Jika ATM bank pada umumnya terhubung dengan rekening tabungan Anda untuk menarik atau menyetor uang tunai, ATM Bitcoin terhubung langsung ke bursa pertukaran kripto (crypto exchange) melalui internet.

Mesin ini memberikan akses instan bagi masyarakat untuk membeli atau menjual aset digital tanpa perlu repot membuka aplikasi atau mendaftar di platform pertukaran online.

Bagaimana Cara Kerjanya?

Ilustrasi ATM Bitcoin (Gemini AI)
Ilustrasi ATM Bitcoin (Gemini AI)

Meski terdengar rumit, cara kerja mesin ini dirancang sangat ringkas layaknya mesin penarik tunai konvensional. Berikut adalah alur umumnya:

baca juga
  • Verifikasi Identitas: Pengguna biasanya diminta memindai kartu identitas atau melakukan verifikasi langsung pada layar mesin untuk alasan keamanan.
  • Pilih Transaksi: Pengguna memilih opsi "Beli" (menyetorkan uang tunai untuk ditukar menjadi Bitcoin) atau "Jual" (menukar Bitcoin yang dimiliki untuk ditarik menjadi uang tunai).
  • Pemindaian Dompet Digital: Mesin akan memindai kode QR dari dompet digital (crypto wallet) milik pengguna di ponsel.
  • Penyelesaian: Pengguna memasukkan uang kertas ke dalam mesin (jika membeli), dan Bitcoin akan langsung dikirimkan ke dompet digital tersebut dalam hitungan menit.

Mengapa Mesin Ini Sempat Sangat Populer?

Sebelum badai kebangkrutan melanda perusahaan terbesarnya, ATM Bitcoin menjamur di berbagai pusat perbelanjaan hingga restoran karena menawarkan tiga fungsi utama:

  • Akses Instan dan Cepat: Transaksi jual-beli kripto bisa dilakukan sembari berbelanja harian tanpa harus menunggu proses pencairan bank yang memakan waktu.
  • Inklusi Keuangan: Mesin ini menjadi penyelamat bagi mereka yang tidak memiliki rekening bank (unbanked) atau kartu kredit, karena transaksi murni menggunakan uang tunai fisik.
  • Privasi Tinggi: Beberapa jenis mesin mengizinkan transaksi dengan tingkat anonimitas tertentu, menjaga privasi pengguna saat bersinggungan dengan aset digital.

Tantangan dan Masa Depan

Terlepas dari kemudahannya, bisnis ATM fisik kripto ini menyimpan kerentanan. Risiko peretasan, penipuan, hingga tingginya biaya operasional pemeliharaan ribuan mesin fisik menjadi tantangan berat yang harus ditanggung perusahaan.

Di Indonesia sendiri, ATM kripto masih menjadi barang langka. Namun, edukasi mengenai fungsinya tetap penting mengingat teknologi ini menjanjikan potensi sebagai jembatan antara sistem keuangan tradisional dan masa depan ekonomi digital, asalkan didukung oleh sistem keamanan dan regulasi yang matang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menjelang Bitcoin Pizza Day, Member Indodax Hampir Tembus 10 Juta Pengguna

Menjelang Bitcoin Pizza Day, Member Indodax Hampir Tembus 10 Juta Pengguna

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:10 WIB

Pasar Kripto Ambyar! Inflasi Meledak, Bitcoin dan Altcoin Kompak Terkapar

Pasar Kripto Ambyar! Inflasi Meledak, Bitcoin dan Altcoin Kompak Terkapar

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:40 WIB

Harga Bitcoin Mulai Meroket Tembus USD 80.000

Harga Bitcoin Mulai Meroket Tembus USD 80.000

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:07 WIB

Terkini

Inovasi Terbaru Kecantikan Wajah, Volulift 2.0 Resmi Diperkenalkan

Inovasi Terbaru Kecantikan Wajah, Volulift 2.0 Resmi Diperkenalkan

Foto | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17 WIB

Paradoks Jajanan SD versus MBG: Mengapa Proyek Besar Justru Rawan Keracunan?

Paradoks Jajanan SD versus MBG: Mengapa Proyek Besar Justru Rawan Keracunan?

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:15 WIB

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

×