Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.370,679
LQ45 634,821
Srikehati 316,336
JII 410,153
USD/IDR 17.714

Anggaran MBG Dipangkas, Rupiah Kembali Menguat

Mohammad Fadil Djailani | Rina Anggraeni | Suara.com

Rabu, 20 Mei 2026 | 15:32 WIB
Anggaran MBG Dipangkas, Rupiah Kembali Menguat
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dollar AS di Jakarta, Selasa (19/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Rupiah menguat ke Rp17.653 usai BI naikkan suku bunga 5,25%.
  • Investor sambut positif pemangkasan anggaran MBG pemerintah.
  • Sentimen global masih bayangi penguatan rupiah jangka pendek.

Suara.com - Nilai tukar rupiah berbalik menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan Rabu (20/5/2026). Penguatan mata uang Garuda terjadi setelah Bank Indonesia (BI) mengejutkan pasar dengan menaikkan suku bunga acuan menjadi 5,25 persen.

Mengutip data Bloomberg, rupiah di pasar spot ditutup di level Rp17.653 per dolar AS. Posisi tersebut menguat 52 poin atau 0,29 persen dibandingkan penutupan perdagangan Selasa sebelumnya yang berada di level Rp17.704 per dolar AS.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong menilai penguatan rupiah didorong meningkatnya kepercayaan investor terhadap langkah pemerintah dan kebijakan moneter BI.

Menurutnya, pasar merespons positif kebijakan pemangkasan anggaran pemerintah, terutama pada program Makan Bergizi Gratis (MBG). Di sisi lain, keputusan BI menaikkan suku bunga sebesar 50 basis poin juga dinilai mampu menopang stabilitas rupiah.

“Rupiah ditutup menguat ke 17.650 meski indeks dolar AS masih melanjutkan kenaikan. Penguatan rupiah ini didorong oleh respons positif investor terhadap langkah pemerintah memangkas anggaran, terutama MBG, serta keputusan mengejutkan BI menaikkan suku bunga sebesar 50 bps,” ujar Lukman kepada Suara.com.

Meski demikian, ia mengingatkan penguatan rupiah berpotensi hanya berlangsung sementara. Pasalnya, sentimen global masih membayangi pergerakan mata uang emerging market, termasuk rupiah.

“Perkembangan domestik idealnya masih bisa mendukung penguatan rupiah untuk paling tidak jangka pendek, namun perkembangan eksternal juga masih akan menjadi perhatian, terutama pernyataan-pernyataan Trump terkait Iran dan risalah pertemuan FOMC malam ini,” jelasnya.

Sementara itu, pergerakan mata uang Asia pada perdagangan sore ini terpantau bervariasi. Yuan China dan ringgit Malaysia sama-sama menguat 0,11 persen, disusul dolar Singapura yang naik 0,1 persen.

Kemudian, peso Filipina menguat 0,04 persen, won Korea Selatan naik 0,02 persen, dolar Taiwan menguat 0,016 persen, serta dolar Hong Kong naik tipis 0,009 persen. Yen Jepang bergerak relatif stagnan terhadap dolar AS.

Di sisi lain, rupee India menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah terkoreksi 0,35 persen. Baht Thailand juga tercatat melemah tipis sebesar 0,04 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BI Rate Melonjak 5,25 Persen! Ekonomi RI Dipaksa Tarik Rem Darurat

BI Rate Melonjak 5,25 Persen! Ekonomi RI Dipaksa Tarik Rem Darurat

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:58 WIB

Yakin Rupiah Menguat Usai Pidato Prabowo, Surya Paloh: Selain Optimisme Apalagi yang Kita Punya?

Yakin Rupiah Menguat Usai Pidato Prabowo, Surya Paloh: Selain Optimisme Apalagi yang Kita Punya?

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:43 WIB

BI Mulai Kehabisan Cadev? Prabowo Wajibkan Eksportir Parkir Dolar di RI Mulai 1 Juni 2026

BI Mulai Kehabisan Cadev? Prabowo Wajibkan Eksportir Parkir Dolar di RI Mulai 1 Juni 2026

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:42 WIB

Terkini

Apa Itu Danantara Sumber Daya Indonesia? 'Senjata' Baru Prabowo Sikat Mafia

Apa Itu Danantara Sumber Daya Indonesia? 'Senjata' Baru Prabowo Sikat Mafia

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 15:15 WIB

Hitung-hitungan Kasar Skema Baru Gojek: Angin Segar Buat Uang Belanja Istri Driver Ojol di Rumah

Hitung-hitungan Kasar Skema Baru Gojek: Angin Segar Buat Uang Belanja Istri Driver Ojol di Rumah

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 15:08 WIB

BI Rate Melonjak 5,25 Persen! Ekonomi RI Dipaksa Tarik Rem Darurat

BI Rate Melonjak 5,25 Persen! Ekonomi RI Dipaksa Tarik Rem Darurat

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:58 WIB

BI Mulai Kehabisan Cadev? Prabowo Wajibkan Eksportir Parkir Dolar di RI Mulai 1 Juni 2026

BI Mulai Kehabisan Cadev? Prabowo Wajibkan Eksportir Parkir Dolar di RI Mulai 1 Juni 2026

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:42 WIB

BI Naikkan Suku Bunga Acuan 50 Bps Jadi 5,25 Persen

BI Naikkan Suku Bunga Acuan 50 Bps Jadi 5,25 Persen

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:37 WIB

Bos Bursa Masih Optimistis Meski IHSG Anjlok Usai Pidato Prabowo

Bos Bursa Masih Optimistis Meski IHSG Anjlok Usai Pidato Prabowo

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:19 WIB

Prabowo Sebut Sawit-Batu Bara Bikin Cuan RI

Prabowo Sebut Sawit-Batu Bara Bikin Cuan RI

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:16 WIB

Harga BBM Naik, SiCepat Pilih Tahan Ongkir Ketimbang Bebani Konsumen

Harga BBM Naik, SiCepat Pilih Tahan Ongkir Ketimbang Bebani Konsumen

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:03 WIB

Prabowo Tanya ke Bos Parpol Hingga Ormas, Kenapa Penduduk Miskin RI Bertambah?

Prabowo Tanya ke Bos Parpol Hingga Ormas, Kenapa Penduduk Miskin RI Bertambah?

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:31 WIB

Prabowo Bentuk Danantara Sumber Daya Indonesia, Ekspor Sawit-Cs Wajib Lewat Sini

Prabowo Bentuk Danantara Sumber Daya Indonesia, Ekspor Sawit-Cs Wajib Lewat Sini

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:20 WIB