Sinyal Damai AS - Iran Menguat, Harga Minyak Dunia Merosot

Dythia Novianty, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Jum'at, 29 Mei 2026 | 09:03 WIB
Sinyal Damai AS - Iran Menguat, Harga Minyak Dunia Merosot
Ilustrasi gencatan senjata antara AS dan Iran. (Dok. Suara.com)
baca 10 detik
  • Harga minyak mentah dunia turun pada Jumat 29 Mei 2026 akibat optimisme pasar terhadap peluang gencatan senjata AS-Iran.
  • Penurunan harga terjadi pada Brent dan WTI menyusul sinyal positif dari Wakil Presiden AS terkait progres kesepakatan tersebut.
  • Kesepakatan belum final karena masih terdapat perdebatan mengenai pengelolaan cadangan uranium serta batasan pengayaan nuklir di Iran.

Suara.com - Harga minyak mentah dunia bergerak turun tipis pada perdagangan Jumat 29 Mei 2026, didorong oleh meningkatnya optimisme pasar terkait peluang perpanjangan kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Kendati demikian, koreksi harga cenderung tertahan setelah Wakil Presiden AS, JD Vance, menyatakan bahwa kedua negara memang "sudah dekat" untuk mencapai kesepakatan, namun "belum sepenuhnya rampung."

Mengutip dari Reuters, harga minyak mentah berjangka Brent untuk kontrak Juli, yang akan berakhir pada penutupan Jumat ini, turun 35 sen atau 0,37 persen ke ke 93,36 dolar AS per barel.

Sementara itu, minyak mentah berjangka AS, West Texas Intermediate (WTI), merosot 63 sen atau 0,71 persen ke posisi 88,27 dolar AS per barel.

Di sisi lain, kontrak Agustus untuk minyak Brent yang lebih aktif diperdagangkan, terpantau turun 46 sen atau 0,50 persen ke level 92,24 dolar AS per barel.

Secara akumulatif, harga minyak sepanjang pekan ini telah anjlok lebih dari 8 persen.

Ilustrasi fasilitas minyak mentah. [Pexels]
Ilustrasi fasilitas minyak mentah. [Pexels]

Brent bahkan sempat menyentuh level terendah di 87,11 dolar AS per barel, berbanding terbalik dengan posisi tertinggi pekan lalu yang sempat menembus 109,47 dolar AS per barel.

Pasar minyak terus bergejolak dalam beberapa sesi terakhir. Dua instrumen acuan minyak mentah tersebut sempat berfluktuasi hingga 6 dolar AS akibat simpang siurnya sinyal kapan berakhirnya perang antara AS dengan Iran, serta ketidakpastian pembukaan kembali Selat Hormuz.

Hingga saat ini, volume lalu lintas kapal yang melewati Selat Hormuz dilaporkan masih sangat kecil jika dibandingkan dengan kapasitas normal sebelum perang pecah.

baca juga

Menurut sumber internal kepada Reuters, AS dan Iran sebenarnya telah mencapai kesepakatan awal pada Kamis (28/5) untuk memperpanjang gencatan senjata sekaligus mencabut pembatasan pelayaran di Selat Hormuz.

Namun, draf tersebut belum mendapat lampu hijau dari Presiden AS Donald Trump, sementara media resmi pemerintah Iran juga menegaskan bahwa kesepakatan itu belum bersifat final.

Wakil Presiden AS, JD Vance, mengkonfirmasi kepada awak media bahwa Washington belum mencapai kata sepakat sepenuhnya dengan Teheran, meski posisinya sudah sangat dekat.

Ia juga menambahkan bahwa AS saat ini berada dalam posisi yang sangat kuat untuk menekan program nuklir Teheran secara signifikan.

Menurut Vance, masih ada beberapa poin krusial yang mengganjal jalannya negosiasi, khususnya terkait pengelolaan cadangan uranium yang diperkaya milik Iran serta batasan aktivitas pengayaan nuklir itu sendiri.

"Saya tidak bisa menjamin kami pasti akan mencapai kesepakatan (final), tetapi untuk saat ini, saya melihat perkembangannya cukup positif," pungkas Vance.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Naik Turun, Berikut Daftar Harga BBM di Pertamina dan SPBU Swasta!

Harga Minyak Dunia Naik Turun, Berikut Daftar Harga BBM di Pertamina dan SPBU Swasta!

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:22 WIB

Dolar AS Ngamuk, Rupiah Ambruk ke Level Rp17.900

Dolar AS Ngamuk, Rupiah Ambruk ke Level Rp17.900

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:03 WIB

Simak Harga Kurs Dolar AS di Bank Mandiri, BNI, BRI dan BCA, Ada yang Jual Rp17.950

Simak Harga Kurs Dolar AS di Bank Mandiri, BNI, BRI dan BCA, Ada yang Jual Rp17.950

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:59 WIB

Trump Bikin Pasar Bergejolak, Harga Minyak Dunia Langsung Naik Tajam

Trump Bikin Pasar Bergejolak, Harga Minyak Dunia Langsung Naik Tajam

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:42 WIB

Harga Minyak Dunia Naik Lagi Gegara AS Serang Iran, Dekati Level USD 100

Harga Minyak Dunia Naik Lagi Gegara AS Serang Iran, Dekati Level USD 100

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 07:20 WIB

Perang AS-Iran Bikin Pertamina Kehilangan 100.000 Barel Minyak

Perang AS-Iran Bikin Pertamina Kehilangan 100.000 Barel Minyak

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:58 WIB

Terkini

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Mahfud MD Ungguli Prabowo dan Gibran dalam Studi Kepemimpinan SMRC

Mahfud MD Ungguli Prabowo dan Gibran dalam Studi Kepemimpinan SMRC

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:54 WIB

×