Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Perang AS-Iran Bikin Pertamina Kehilangan 100.000 Barel Minyak

M Nurhadi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Selasa, 26 Mei 2026 | 14:58 WIB
Perang AS-Iran Bikin Pertamina Kehilangan 100.000 Barel Minyak
Pengendara sepeda motor mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU di Jakarta, Selasa (31/3/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • PT Pertamina Hulu Energi mencatatkan realisasi lifting minyak sebesar 475 ribu barel per hari sepanjang Januari hingga April 2026.
  • Konflik geopolitik di Timur Tengah menyebabkan penutupan sementara lapangan West Qurna di Irak yang menurunkan produksi internasional secara signifikan.
  • Kendala teknis berupa kebocoran pipa di Blok Rokan dan hambatan fasilitas di Blok Cepu menghambat capaian produksi domestik.

Suara.com - PT Pertamina Hulu Energi (PHE) selaku subholding up-stream komoditas migas nasional membukukan realisasi angka lifting (produksi minyak siap jual) sebesar 475 ribu barel per hari (bph) sepanjang periode Januari hingga April 2026.

Akumulasi capaian strategis tersebut ditopang oleh performa produksi sumur domestik sebesar 367 ribu bph, serta tambahan kontribusi dari portofolio produksi internasional yang menyumbang sebanyak 109 ribu bph.

Kendati demikian, rapor pencatatan di awal tahun anggaran ini berjalan di bawah bayang-bayang tantangan berat akibat adanya tren penurunan volume produksi di sejumlah ladang migas utama.

Salah satu faktor eksternal utama yang menjadi pemicu merosotnya produksi adalah eskalasi ketegangan geopolitik dan konflik bersenjata antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran yang pecah pada akhir Februari lalu.

Direktur Utama PHE, Awang Lazuardi, mengungkapkan bahwa konflik militer di kawasan Timur Tengah tersebut secara langsung berdampak pada operasi bisnis luar negeri Pertamina.

Indonesia terpaksa kehilangan potensi lifting minyak mentah yang sangat masif, yakni mencapai 100 ribu bph dari blok lapangan West Qurna yang terletak di Irak.

"Beberapa hari setelah perang, pemerintah Irak meminta lapangan tersebut harus di-shut-in, harus dimatikan. Di situ kita kehilangan sekitar 100 ribu barrel oil per day," ungkap Awang saat menggelar rapat dengar pendapat bersama Komisi XII DPR RI yang dikutip pada Selasa (26/5/2026).

Hingga saat ini, otoritas proteksi ladang minyak West Qurna memang telah memberikan izin bagi fasilitas tersebut untuk beroperasi kembali.

Namun, kapasitas produksinya masih berjalan sangat terbatas dan mandek di level 10 persen saja. Selain itu, seluruh hasil sisa produksi saat ini wajib dialokasikan secara eksklusif untuk memenuhi kebutuhan energi domestik di dalam negeri Irak.

baca juga

Gangguan Pipa Blok Rokan dan Kendala Fasilitas Cepu

Selain dipukul oleh faktor geopolitik internasional, komoditas hulu PHE juga didera oleh kendala teknis di ruang lingkup domestik.

Penurunan volume produksi yang cukup signifikan dilaporkan menimpa wilayah kerja komersial Blok Rokan akibat adanya insiden kebocoran pipa penyalur gas yang berlangsung selama 20 hari berturut-turut.

"Itu yang menyebabkan average produksi minyak kita terutama di Rokan menurun cukup tajam," jelas Awang memaparkan draf evaluasi teknisnya.

Tidak berhenti di Blok Rokan, tantangan pemenuhan target hulu migas ini juga menerpa wilayah kerja Banyu Urip di Blok Cepu, Jawa Timur.

Blok yang dikelola secara kemitraan oleh PHE bersama raksasa energi ExxonMobil tersebut mengalami hambatan laju produksi akibat adanya keterbatasan draf kapasitas pada fasilitas penunjang di lapangan.

"Itu adalah isu utama yang kita alami di kuartal pertama 2026 ini, sehingga saat ini produksi kami hanya mencapai untuk domestik 367 ribu barel," pungkas Awang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Trump Desak Iran Serahkan Uranium ke AS di Tengah Negosiasi Damai

Trump Desak Iran Serahkan Uranium ke AS di Tengah Negosiasi Damai

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:16 WIB

Pemimpin Tertinggi Iran Bersembunyi di Bunker, Intelijen AS Klaim Komunikasi Terputus

Pemimpin Tertinggi Iran Bersembunyi di Bunker, Intelijen AS Klaim Komunikasi Terputus

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:14 WIB

Presiden Meksiko Bongkar Alasan Mengejutkan Timnas Iran Pindah Markas ke Tijuana

Presiden Meksiko Bongkar Alasan Mengejutkan Timnas Iran Pindah Markas ke Tijuana

Bola | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:04 WIB

Pengadaan Fregat Fincantieri yang Terencana Menjamin Kesiapan Operasional Kapal Perang RI

Pengadaan Fregat Fincantieri yang Terencana Menjamin Kesiapan Operasional Kapal Perang RI

Opini | Selasa, 26 Mei 2026 | 12:40 WIB

Harga BBM Pertamina Jelang Idul Adha, Cek Rincian Terbarunya

Harga BBM Pertamina Jelang Idul Adha, Cek Rincian Terbarunya

Otomotif | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:06 WIB

Bombardir Bandar Abbas, AS Klaim Serangan ke 2 Kapal Iran Tak Langgar Gencatan Senjata

Bombardir Bandar Abbas, AS Klaim Serangan ke 2 Kapal Iran Tak Langgar Gencatan Senjata

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 11:55 WIB

Terkini

Apakah Sering Gonta-Ganti Sampo Berbahaya? Ini Jawabannya

Apakah Sering Gonta-Ganti Sampo Berbahaya? Ini Jawabannya

Lifestyle | Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:07 WIB

Di Tengah Karhutla Kalimantan, Bagaimana Belajar Mengendalikan Api dari Pengetahuan Dayak Maayan

Di Tengah Karhutla Kalimantan, Bagaimana Belajar Mengendalikan Api dari Pengetahuan Dayak Maayan

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:07 WIB

The Jakmania Titip Pesan Jelang Persija Jakarta vs Persib Bandung di Tengah Gejolak Demo di Jakarta

The Jakmania Titip Pesan Jelang Persija Jakarta vs Persib Bandung di Tengah Gejolak Demo di Jakarta

Bola | Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:01 WIB

5 Rekomendasi Alat Kopi Praktis untuk Dibawa Liburan, Ngopi Enak Tak Harus di Kafe

5 Rekomendasi Alat Kopi Praktis untuk Dibawa Liburan, Ngopi Enak Tak Harus di Kafe

Sumut | Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Ketika Keadilan Tak Lagi Terasa Adil dalam Novel Tragedi Pedang Keadilan

Ketika Keadilan Tak Lagi Terasa Adil dalam Novel Tragedi Pedang Keadilan

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Malaysia Murka dengan Orang Indonesia Gegara Kevin Diks dan Calvin Verdonk, Kok Bisa?

Malaysia Murka dengan Orang Indonesia Gegara Kevin Diks dan Calvin Verdonk, Kok Bisa?

Bola | Selasa, 25 Agustus 2026 | 11:59 WIB

Slow Cooker vs Rice Cooker, Apa Bedanya? Kenali Fungsi dan Kegunaannya

Slow Cooker vs Rice Cooker, Apa Bedanya? Kenali Fungsi dan Kegunaannya

Lifestyle | Selasa, 25 Agustus 2026 | 11:56 WIB

Target Net Zero Meningkat, Seberapa Siap Kemampuan Merealisasikannya?

Target Net Zero Meningkat, Seberapa Siap Kemampuan Merealisasikannya?

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 11:56 WIB

Tentara AL Tembak Mati Teman Sendiri di Kapal Induk USS John F. Kennedy

Tentara AL Tembak Mati Teman Sendiri di Kapal Induk USS John F. Kennedy

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 11:50 WIB

Apa Kabar Richard Jersey? Pencipta Lagu Oke Gas Prabowo Gibran, Begini Kabarnya Sekarang

Apa Kabar Richard Jersey? Pencipta Lagu Oke Gas Prabowo Gibran, Begini Kabarnya Sekarang

Entertainment | Selasa, 25 Agustus 2026 | 11:47 WIB

×